Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Hasil BPS 2026: Gen Alpha & Beta Dominasi Populasi Terbesar Indonesia

4 min read
Hasil BPS 2026: Gen Alpha & Beta Dominasi Populasi Terbesar Indonesia
Magnific
Share Article

Mama, pernah kepikiran nggak sih kalau si Kecil yang masih suka mainan balok atau baru belajar jalan itu sebenarnya adalah kelompok terbesar di Indonesia?

Berdasarkan data resmi terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), anak-anak usia 0 sampai 4 tahun kini menjadi kelompok umur dengan jumlah paling banyak di seluruh negeri, Ma.

Hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) 2025 yang dirilis Juli 2026 ini mengejutkan publik, karena ternyata anak-anak balita inilah yang paling dominan.

Mereka adalah perpaduan antara Generasi Alpha dan Generasi Beta yang sedang berada di titik peralihan, dan faktanya, jumlah anak laki-laki di kelompok ini paling banyak dibanding yang lainnya.

Itu artinya, struktur penduduk Indonesia sedang bergerak menuju generasi yang sangat muda, Ma. Untuk menyiapkan masa depan para penerus bangsa ini, berikut Popmama.com rangkumkan fakta selengkapnya.

  1. 1. Perbedaan antara Gen Alpha dan Beta di usia balita

    anak-anak membaca buku
    Magnific/jcomp

    Anak-anak yang tercatat dalam kelompok usia 0-4 tahun ini sebagian besar lahir di periode 2021 hingga 2025, yang mana anak-anak kelahiran ini disebut sebagai Generasi Alpha.

    Dalam laporan yang dibagikan BPS sebagaimana dilansir dari RRI, dijelaskan bahwa anak yang lahir di akhir 2020 masih bisa masuk ke kelompok ini jika saat pendataan usianya belum genap lima tahun.

    Di sisi lain, bayi-bayi yang lahir sepanjang 2025 sudah mulai masuk dalam generasi baru, yaitu Generasi Beta. Jadi, rentang usia balita ini benar-benar menjadi jembatan peralihan antara dua generasi besar, Ma.

    Yang menarik untuk dibahas adalah bagaimana karakteristik dua generasi berbeda bertemu di satu titik usia yang sama. Kehadiran mereka yang begitu banyak menandakan bahwa angka kelahiran di Indonesia masih sangat tinggi dan memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan populasi.

    Meski hasil survey BPS mencatat anak laki-laki usia 0-4 tahun menjadi kelompok dengan jumlah penduduk terbanyak, tapi kelompok masyarakat berusia 75 tahun ke atas justru memiliki proporsi paling kecil, Ma.

    Ini semakin menegaskan bahwa Indonesia masih memiliki struktur penduduk yang sangat muda dan dinamis.

  2. 2. Gen Z dan Milenial tak kalah mendominasi

    anak indonesia
    Pexels/Nasirun Khan

    Meskipun anak-anak balita menjadi kelompok umur terbesar, dominasi generasi muda juga tak berhenti di situ, Ma.

    Sebagian dari kita mungkin sering menyebutkan, "Gen Z ini, Gen Z itu" yang menggambarkan banyaknya generasi Z (kelahiran 1997-2012) saat ini.

    Bukan hanya candaan semata, ternyata data BPS per 5 Mei 2026 menunjukkan bahwa generasi Z memang masih memegang posisi terbesar dengan porsi 24,93 persen.

    Tak jauh di belakangnya, ada Generasi Milenial atau Mama yang mungkin kelahiran 1981-1996, dengan persentase 24,34 persen.

    Nah, kalau kedua generasi ini digabungkan, totalnya mencapai 49,27 persen dari seluruh penduduk Indonesia. Artinya, hampir satu dari dua orang yang kita temui sehari-hari adalah bagian dari generasi muda produktif ini.

    Untuk catat hasil survey BPS lainnya, Generasi X menyumbang 19,70 persen, disusul oleh Generasi Alpha (Post Gen Z) sebesar 19,65 persen. Kemudian, Baby Boomer tercatat 10,31 persen, dan Pre-Boomer hanya 1,07 persen.

    Dari hasil survey demografi ini, jelas menunjukkan bahwa Indonesia sedang didominasi oleh generasi yang lahir di era modern dan digital.

  3. 3. Modal besar menuju Indonesia Emas 2045

    anak indonesia
    Pexels/anggit priyandani

    Kkabar baiknya, Ma, komposisi penduduk yang didominasi oleh anak muda dan balita ini adalah modal emas untuk Indonesia.

    Jumlah penduduk usia produktif yang sangat besar ini berpotensi menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi, inovasi, dan produktivitas nasional. Kita sedang berada di masa bonus demografi yang sayang jika dilewatkan.

    Namun, potensi sebesar ini tentu harus diimbangi dengan persiapan yang matang. Kementerian PPN/Bappenas pun menekankan bahwa pembangunan manusia adalah fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

    Itu artinya, kita para orangtua punya peran penting untuk memastikan si Kecil mendapatkan pendidikan yang merata, pelayanan kesehatan yang baik, serta penguasaan teknologi dan keterampilan.

    Perubahan struktur penduduk ini menjadi dasar penting bagi pemerintah, dunia pendidikan, hingga pelaku usaha untuk saling bahu-membahu menciptakan ekosistem yang mendukung. Tujuannya untuk melahirkan generasi penerus yang sehat, berdaya saing, dan siap menjawab tantangan zaman.

    Peran kita dalam mendidik dan mempersiapkan mereka dari sekarang adalah investasi terbaik untuk Indonesia. Yuk, sambut masa depan dengan penuh semangat dan persiapan sedini mungkin, Ma.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More