Wajar jika si Kecil memiliki banyak ide kreatif untuk mengajak teman baru atau orang lain bermain bersama di taman bermain. Namun, perilaku ini dianggap tidak wajar jika mereka mengajak bermain dengan cara yang membahayakan, seperti menarik tangan terlalu keras, mendorong, atau memaksa orang lain mengikuti kemauannya tanpa kompromi.
Interaksi yang sehat harus didasari pada rasa nyaman satu sama lain, bukan paksaan. Mama perlu membimbing si Kecil untuk memahami isyarat sosial sederhana, seperti kapan seseorang bersedia diajak bermain dan kapan mereka ingin bermain sendiri, agar si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang menyenangkan.
Kebiasaan yang bisa diterapkan:
Mencontohkan cara menyapa teman baru dengan kalimat "halo, boleh main bareng?".
Mengajarkan si Kecil untuk berhenti jika teman bermainnya sudah menunjukkan tanda tidak nyaman.
Membiasakan si Kecil untuk berbagi giliran saat menggunakan fasilitas bermain di tempat umum.
Membiasakan perilaku sopan sejak dini akan membantu si Kecil tumbuh menjadi pribadi yang mampu menempatkan diri dengan baik di masyarakat. Dengan memberikan batasan yang jelas, Mama sedang membantu mereka merasa aman dan percaya diri saat menjelajahi dunia luar.
Dari ketujuh poin di atas, perilaku mana yang paling sering membuat Mama harus memberikan perhatian ekstra saat sedang mengajak si Kecil pergi ke tempat umum?