Popmama.com/Sania Chandra
Selain zat gizi yang sudah umum dikenal, kolin juga menjadi salah satu nutrisi yang penting untuk diperhatikan dalam mendukung perkembangan otak anak. Namun, masih banyak orangtua yang tidak tahu betapa pentingnya kolin.
“Dari banyaknya kandungan yang penting, jarang banget dibahas soal kolin. Padahal kolin penting sekali buat otak anak. Selain nutrisi, anak juga perlu stimulasi, karena anak yang sehat dan cerdas itu perlu paparan interaksi. Anak pun perlu tinggal di lingkungan bersih untuk tumbuh kembang yang optimal,” ujar dr. Leonirma.
Kolin sendiri termasuk dalam kelompok keluarga vitamin B dan dapat diperoleh dari sejumlah sumber makanan, terutama protein hewani. Beberapa di antaranya adalah hati sapi, hati ayam, serta kuning telur.
“Kolin adalah kelompok keluarga vitamin B. Kolin bisa didapat dari sumber protein hewani seperti hati sapi, ayam, dan kuning telur. Kolin fungsinya ibarat kayak daging mentah yang harus dimasak, ada asetilkolin yang berfungsi sebagai transmitter ke otak. Kolin makin bagus kalau bersatu dengan vitamin lainnya,” lanjutnya.
Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, stimulasi melalui interaksi sehari-hari juga tidak kalah penting. Orangtua dapat mengajak anak berbicara, bermain, membaca buku, bernyanyi, maupun melakukan aktivitas sederhana bersama untuk memberikan stimulasi yang sesuai dengan usianya.