Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Bolehkah Anak Mandi di Malam Hari? Ternyata Ada Manfaatnya!
Freepik/user18526052
  • Tidak ada larangan medis bagi anak mandi malam, asalkan kondisi tubuh dan cara mandinya diperhatikan dengan benar.
  • Mitos bahwa mandi malam menyebabkan rematik terbantahkan karena rematik dipicu faktor imun, genetik, dan lingkungan, bukan kebiasaan mandi.
  • Mandi malam dengan air hangat membantu anak lebih rileks, tidur nyenyak, serta menjaga kebersihan tubuh setelah beraktivitas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di Indonesia, mandi di malam hari masih menjadi salah satu hal yang dipertanyakan banyak orang, terlebih jika yang melakukannya adalah anak-anak.

Beberapa orangtua melarang anaknya untuk mandi di malam hari karena khawatir si Kecil akan jatuh sakit, seperti masuk angin atau demam. 

Anggapan yang beredar di masyarakat ini membuat mandi malam sering dinilai sebagai kebiasaan kurang baik, khususnya bagi anak-anak. Lantas, bolehkah anak mandi di malam hari?

Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com siapkan melansir dari berbagai sumber. 

Bolehkah Anak Mandi di Malam Hari?

Pexels/pixabay

Berdasarkan Harvard Health Publishing, sesungguhnya tidak ada aturan medis yang melarang anak mandi di malam hari. Yang terpenting bukan waktunya, melainkan kondisi anak dan cara memandikannya.

Bahkan, mandi dapat membantu anak tetap menjaga kebersihannya sebelum tidur. Sebab, beberapa anak mudah sekali berkeringat dan kotor setelah melakukan aktivitas.

Mandi membantu menghilangkan kotoran, bakteri, dan alergen pada kulit anak, sehingga penting dilakukan setelah aktivitas tertentu.

Apakah Mandi di Malam Hari Membuat Rematik?

Freepik

Banyak orangtua tidak menganjurkan anak mandi di malam hari karena dapat memicu rematik. Faktanya, tidak ada hubungan sebab-akibat antara mandi malam dan timbulnya penyakit rematik

Rematik merujuk pada Rheumatoid Arthritis, yaitu kondisi autoimun di mana sistem kekebalan tubuh menyerang sendi. Penyebabnya berkaitan dengan faktor sistem imun, genetik, dan lingkungan tertentu, bukan karena kebiasaan mandi malam.

Artinya, tidak ada bukti medis yang menyatakan bahwa mandi di malam hari bisa langsung menyebabkan rematik. Mandi malam hari dengan air dingin terkadang memang bisa membuat otot menjadi lebih kaku akibat suhu dingin. 

Inilah yang sering disalahartikan sebagai ‘kena rematik’, padahal sebenarnya hanya reaksi tubuh terhadap suhu dingin, bukan penyakit tertentu.

Perhatikan Cara Mandinya, Bukan Waktunya!

Pexels/Cottonbro Studio

Faktor paling penting dalam kebiasaan mandi anak bukan terletak pada pagi atau malam hari, melainkan bagaimana proses mandinya dilakukan. 

Para ahli dari American Academy of Pediatrics menekankan bahwa keamanan, suhu air, serta kondisi anak saat mandi jauh lebih berpengaruh terhadap kesehatan dibandingkan waktu mandi itu sendiri. 

Artinya, selama prosedurnya tepat, mandi malam tetap aman dilakukan tanpa meningkatkan risiko penyakit. Hal utama yang perlu diperhatikan adalah suhu air dan durasi mandi. 

Air yang digunakan sebaiknya hangat, bukan terlalu panas atau dingin, karena suhu ekstrem dapat membuat kulit anak menjadi kering atau memicu ketidaknyamanan pada tubuh. 

Selain itu, durasi mandi idealnya tidak terlalu lama, cukup sekitar 5–10 menit agar kulit tidak kehilangan kelembapan alaminya. Panduan dari MedlinePlus juga menyarankan agar anak segera dikeringkan setelah mandi untuk mencegah tubuh menjadi dingin terlalu lama.

Pengawasan dan kondisi lingkungan juga tidak kalah penting. Pastikan anak selalu dalam pengawasan orangtua selama mandi untuk menghindari risiko terpeleset atau kecelakaan di kamar mandi. 

Setelah mandi, anak sebaiknya langsung mengenakan pakaian bersih dan hangat agar tubuh tetap nyaman.

Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, mandi pagi maupun malam bisa menjadi rutinitas yang aman, menenangkan, sekaligus bermanfaat bagi kebersihan dan kesehatan anak.

Manfaat Mandi di Malam Hari

Freepik

Mandi di malam hari untuk anak ternyata tidak hanya aman, tetapi juga memberikan berbagai manfaat jika dilakukan dengan cara yang tepat. Berikut penjelasan lengkapnya:

1. Membantu anak tidur lebih nyenyak

Mandi air hangat di malam hari dapat memberikan efek relaksasi pada tubuh anak. Hal ini membantu menenangkan sistem saraf setelah seharian beraktivitas, sehingga anak menjadi lebih siap untuk tidur.

Menurut Sleep Foundation, rutinitas seperti mandi sebelum tidur bisa membantu mengatur ritme tidur anak. Ketika tubuh terasa nyaman dan rileks, anak cenderung lebih cepat terlelap dan kualitas tidurnya pun menjadi lebih baik.

2. Membersihkan kotoran dan kuman setelah beraktivitas

Sepanjang hari, anak aktif bermain, berkeringat, dan terpapar debu serta kuman dari lingkungan sekitar. Mandi di malam hari membantu membersihkan semua kotoran tersebut sebelum anak beristirahat.

Menjaga kebersihan tubuh penting untuk mencegah iritasi kulit dan mengurangi paparan bakteri. Dengan mandi sebelum tidur, kulit anak menjadi lebih bersih dan nyaman sepanjang malam.

3. Membantu anak lebih tenang dan tidak rewel

Air hangat memiliki efek menenangkan pada otot dan pikiran anak. Ini sangat membantu terutama jika anak sedang lelah atau rewel setelah aktivitas seharian.

Mandi malam juga bisa menjadi momen bonding antara orangtua dan anak. Saat dilakukan dengan suasana santai, anak akan merasa lebih aman, nyaman, dan emosinya lebih stabil menjelang waktu tidur.

Itu dia penjelasan tentang mandi di malam hari yang ternyata aman dilakukan di malam hari oleh anak. Yang terpenting, pastikan mandi dilakukan dengan air hangat, tidak terlalu lama, dan selalu dalam pengawasan orangtua agar tetap aman dan nyaman.

Editorial Team