Popmama.com/Novy Agrina/AI
Sejak hari itu, Oki berubah. Kalau mendapatkan buah banyak, ia tidak lagi menyimpannya sendirian.
“Teman-teman, ayo makan bersama!”
Kalau menemukan makanan yang cukup untuk beberapa hewan, Oki selalu mengajak teman-temannya.
Suatu hari, Oki menemukan satu buah mangga yang sangat besar. Ia memandang mangga itu. “Wah, aku suka sekali mangga.”
Oki hampir saja memakannya sendiri. Tetapi ia teringat Lala. Oki tersenyum.
“Lebih enak kalau dimakan bersama.”
Ia pun membawa mangga itu ke tempat teman-temannya berkumpul. Mereka membagi mangga menjadi beberapa bagian. “Nyam! Waaah, enak!”
Semua tertawa bahagia. Oki ikut tertawa. Kini Oki tahu satu hal penting.
Berbagi tidak membuat kita kekurangan.
Justru dengan berbagi, kita bisa membuat lebih banyak hati merasa bahagia.
Dan sejak saat itu, Oki dikenal sebagai Orangutan kecil yang selalu punya satu kalimat untuk teman-temannya:
“Kalau kita punya lebih, yuk berbagi!”
Pesan untuk Anak:
Kalau kita punya makanan, mainan, atau sesuatu yang bisa digunakan bersama, kita boleh berbagi dengan teman.
Berbagi bukan berarti kita harus memberikan semuanya.
Kita bisa membagi sebagian dan tetap menyimpan sebagian untuk diri sendiri.
Yang penting, kita belajar melihat apakah ada teman yang membutuhkan.
Karena ketika kita berbagi, kita belajar peduli dengan perasaan orang lain.
Dan ingat, ya:
“Teman yang bahagia bisa membuat hati kita ikut bahagia.”
Dari dongeng fabel berjudul Oki si Orangutan yang Belajar Berbagi, anak-anak jadi bisa ikut memahami tentang seberapa penting berbagi dan mau mencipatakan suasana kebersamaan. Nilai yang dikenalkan melalui cerita ini adalah tentang belajar berbagi, empati, kejujuran, tanggung jawab, dan persahabatan.
Anak mama tentu mau kan, jadi orang baik yang suka berbagi dan memiliki banyak teman?