Selain adanya beragam sudut pandang mengenai definisi dan asal-usul munculnya pelangi. Banyak masyarakat kuno juga yang memperdebatkan jumlah warna pada pelangi.
Seorang penyair epik asal Yunani bernama Homer percaya bahwa pelangi terbuat hanya dari satu warna, yaitu ungu.
Sedangkan filsuf dari Yunani, Xenophanes mengatakan bahwa pelangi tidak hanya terbuat dari warna ungu. Namun, ditambah dua warna lain sehingga ia percaya jika pelangi terdiri dari warna ungu, kuning-hijau, dan merah.
Aristoteles pun setuju dengan pendapat Xenophanes akan warna pelangi. Dalam risalahnya, Meteorologica disebutkan bahwa: "Pelangi memiliki 3 warna, dan 3 warna ini, dan tidak ada yang lain (hanya ungu, kuning-hijau, dan merah)."
Pada zaman Renaissance, diputuskan bahwa pelangi terdiri dari 4 warna, yaitu merah, biru, hijau, dan kuning.
Hingga abad ke–17, para ahli dari barat akhirnya menyimpulkan bahwa pelangi terdiri atas 5 warna, yaitu merah, kuning, hijau, biru, dan ungu.