Belakangan ini, Gen Alpha menjadi generasi yang cukup sering diperbincangkan di media sosial.
Anak-anak yang lahir sekitar tahun 2010-2024 ini kerap mendapat berbagai label, mulai dari susah fokus, terlalu bergantung pada gadget, gampang menyerah, hingga tidak tahan panas.
Banyak juga yang membandingkan mereka dengan generasi sebelumnya. Padahal, setiap generasi tumbuh dalam lingkungan yang berbeda.
Gen Alpha lahir ketika teknologi digital sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, sehingga cara mereka belajar, bermain, hingga berinteraksi pun ikut berubah.
Alih-alih langsung memberi cap negatif, orangtua justru perlu memahami apa yang sebenarnya membentuk karakter generasi ini.
Lalu, mengapa Gen Alpha sering menjadi sasaran julid? Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa alasannya. Yuk, simak!
