Mengenalkan susu kepada anak sebaiknya dilakukan dengan cara yang menyenangkan tanpa menjadikannya sebagai sebuah kewajiban yang membuat si Kecil merasa terpaksa.
Mama bisa memasukkan susu atau produk olahannya ke dalam rutinitas makan anak sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaannya.
Misalnya, susu dapat menjadi bagian dari menu sarapan atau dikonsumsi sebagai pendamping camilan. Mama juga bisa memberikan pilihan kepada anak, seperti memilih antara susu cair, yoghurt, atau produk olahan susu lainnya yang sesuai dengan usianya.
Namun, jangan lupa bahwa setiap anak memiliki kebutuhan gizi yang berbeda.
Jumlah susu yang dibutuhkan tidak bisa disamaratakan untuk semua anak. Karena itu, Mama sebaiknya menyesuaikan konsumsi susu dengan:
usia,
pola makan,
aktivitas,
kondisi anak.
Susu bukan pengganti makanan utama, karena ini bisa jadi pilihan pelengkap asupan nutrisi anak. Tetap ajarkan anak untuk menikmati berbagai jenis makanan bergizi, minum air putih yang cukup, aktif bergerak, dan memiliki waktu tidur yang berkualitas.
Itulah informasi seputar Hari Susu Nasional yang diperingati setiap 2 Oktober, mulai dari sejarah, manfaat susu, hingga perannya sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang.
Momen ini bisa menjadi pengingat bagi Mama bahwa memenuhi kebutuhan nutrisi anak bukan hanya soal memberikan susu, tetapi juga memastikan si Kecil mendapatkan makanan yang beragam dan bergizi.