5 Cara Mudah Atasi Kulit yang Kering dan Mengelupas

Pilih produk perawatan kulit yang lembut untuk menghindari iritasi

12 Februari 2020

5 Cara Mudah Atasi Kulit Kering Mengelupas
Unsplash/Makhmutova Dina

Kondisi kulit kering pada wajah biasanya ditandai dengan kulit yang terlihat bersisik, adanya bercak kemerahan, dan tampak kusam serta kasar.

Kulit wajah yang kering dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti perubahan suhu dan kelembapan, efek dari penggunaan produk perawatan yang tidak cocok, atau adanya iritasi.

Selain penggunaan produk perawatan wajah khusus kulit kering yang memiliki bahan dasar hylaruronic acid dan bahan lain untuk memertahankan kelembapan.

Namun, ada juga beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi kulit wajah yang kering dan mengelupas. Berikut Popmama.com rangkum dari berbagai sumber. 

1. Gunakan pelembap untuk menghidrasi

1. Gunakan pelembap menghidrasi
Unsplash/Laryssa Suaid

Pemilik kulit wajah kering sangat dianjurkan untuk menggunakan pelembap. Hal ini karena pelembap dapat meningkatkan fungsi penghalang alami kulit serta meningkatkan retensi air sehingga menjaga kelembapan wajah.

Produk pelembap pada wajah yang dianjurkan, yaitu mengandung bahan hylaruronic acid, ceramides, dan colloidal oatmeal. Hindari penggunaan pelembap yang mengandung aroma dan alkohol karena dapat memicu alergi atau iritasi kulit.

Jangan lupa untuk memilih pelembap dengan tambahan tabir surya untuk melindungi wajah dari paparan sinar matahari yang cukup berbahaya. Biasanya, pelembap yang cocok untuk kulit kering, yaitu berbentuk krim karena lebih efektif mencegah penguapan air pada wajah sehingga kulit tetap lembap.

Sedangkan pelembap alami yang dapat digunakan untuk mengatasi kulit kering, di antaranya lidah buaya, minyak kelapa, dan shea butter. Sebaiknya, gunakan pelembap secara rutin setiap pagi dan malam hari, ya. 

Editors' Picks

2. Pilih pembersih wajah yang lembut

2. Pilih pembersih wajah lembut
Pexels/Vitoria Santos

Hindari menggunakan pembersih wajah dengan kangandungan pewangi, pewarna, dan bahan kimia lain karena dapat mengiritasi serta menyebabkan kulit semakin kering.

Sebaiknya, pilih lah pembersih wajah yang ringan, bebas pewangi, bebas pewarna, bebas alkohol, dan bebas bahan berbahaya lainnya, seperti SLS, paraben, dan mineral oil.

Dalam menggunakan pembersih wajah juga sebaiknya harus diperhatikan. Oleskan pembersih wajah secara lembut pada kulit. Gunakan ujung jari saja dan gosok dengan lembut tanpa menggunakan spons atau waslap yang cenderung kasar.

Jangan terlalu sering membersihkan wajah, cukup satu kali dalam sehari, yaitu ketika malam hari. Hal ini untuk membersihkan kotoran yang menumpuk pada wajah setelah beraktivitas seharian.

3. Eksfoliasi untuk hilangkan sel kulit mati

3. Eksfoliasi hilangkan sel kulit mati
Unsplash/Amplitude Magazin

Kulit kering yang nampak mengelupas dapat dilakukan dengan menggunakan produk eksfoliasi.

Hal ini untuk membuat sel-sel baru tumbuh sehingga dapat menggantikan sel-sel kulit mati, mengurangi bercak-bercak kering, dan meningkatkan tekstur kulit secara keseluruhan.

Namun, penting untuk diperhatikan bahwa jangan menggunakan produk eksfoliasi terlalu sering karena dapat membuat kering semakin parah.

Segera aplikasikan pelembap setelah melakukan eksfoliasi agar kulit tetap terhidrasi.

Pilih lah produk eksfoliasi berupa scrub wajah atau eksfoliasi kimia yang mengandung asam glikolat dan asam laktat.

Scrub cenderung lebih efektif karena langsung bisa menghilangkan serpihan kulit kering di beberapa bagian wajah sehingga hasilnya dapat dilihat sehabis penggunaan.

Namun, tetap pilih scrub yang lembut dan jangan menggosok kulit terlalu keras.

Sedangkan produk eksfoliasi kimia yang mengandung asam glikolat atau asam laktat ini efektif untuk meningkatkan laju pergantian sel kulit sehingga menghambat pembentukakan serpihan kuli kering.

Penggunaan produk eksfoliasi kimia biasanya memberikan hasil jangka panjang dengan memengaruhi lapisan kulit yang belum terlihat.  

4. Hindari penggunaan AC terlalu sering

4. Hindari penggunaan AC terlalu sering
Unsplash/Andrew Neel

Penggunaan AC mungkin membuat ruangan terasa lebih sejuk dan nyaman. Namun, paparan AC yang terlalu serig dapat membuat kulit wajah cenderung kering. Bahkan, dapat memicu rasa gatal pada kulit karena adanya pengaruh epidermis kulit yang sangat kering dan terjadi peregangan.

Hal ini juga dikarenakan suhu ruangan yang dingin akibat AC dapat mengurangi produksi minyak pada lapisan kulit sehingga kulit kehilangan kelembapan dan terlihat kusam. Jadi, coba lah untuk mengganti AC dengan humidifier sehingga kulit tetap lembap.

Pilih humidifier yang mudah dibersihkan sehingga terhindar dari penumpukan bakteri.

Jika tidak, sebaiknya hindari penggunaan AC yang terlalu lama dan gunakan pelembap sebagai perlindungan kulit.

5. Jangan gunakan air panas untuk membersihkan wajah

5. Jangan gunakan air panas membersihkan wajah
Unspash/The Creative Exchange

Jika terbiasa mandi dan membersihkan wajah menggunakan air panas, sebaiknya segera hentikan. Hal ini karena air panas dapat menghilangkan minyak alami pada wajah sehingga kulit terasa kering. Ganti lah kebiasaan mandi dan membersihkan wajah dengan air hangat.

Menghabiskan waktu terlalu banyak dalam air ketika mandi pun dapat menghilangkan sebum dari kulit. Jadi, sebaiknya batasi waktu mandi sekitar 5-10 menit saja untuk menghindari kulit semakin kering.

Setelah mandi dan membersihkan wajah, segera lah mengaplikasikan pelembap untuk bantu mengunci kelembapan di kulit.

Tak hanya faktor dari luar yang dapat menyebabkan kulit kering, pola hidup juga memengaruhi. Coba lah untuk menjaga kulit tetap terhidrasi dengan mengonsumsi banyak air putih 8 gelas sehari.

Makan makanan yang banyak vitamin dan asam lemak omega 3, seperti ikan, alpukat, dan kacang-kacangan. Hindari juga penggunaan rokok dan alkohol karena juga dapat membuat kulit cenderung kering.

Jangan lupa untuk lakukan olahraga minimal 10 menit sehari dan sebaiknya rutin selama 2-3 kali dalam seminggu. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.