5 Perawatan yang Tepat untuk Meredakan Jerawat Kistik

Jerawat kistik adalah jenis jerawat yang paling serius, lho!

3 Desember 2021

5 Perawatan Tepat Meredakan Jerawat Kistik
Pexels/Andrea Piacquadio

Secara medis, bahwa jerawat kistik adalah jenis jerawat yang paling serius. Kondisi ini berkembang ketika kista terbentuk jauh di bawah kulit. Biasanya terjadi akibat kombinasi bakteri, minyak dan sel kulit kering yang terperangkap di pori-pori.

Siapa pun dapat mengembangkan jerawat. Khususnya, jerawat kistik cenderung terjadi pada orang dengan kulit berminyak. Terutama pada anak remaja dan orang dewasa dengan ketidakseimbangan hormon.

Pada umumnya jerawat kistik bisa membaik seiring bertambahnya usia. Namun kamu juga perlu tahu 5 perawatan yang tepat untuk jerawat kistik. Berikut Popmama.com sajikan ulasannya:

1. Membersihkan kulit wajah dengan rutin

1. Membersihkan kulit wajah rutin
Pexels/Ron Lach

Melakukam pembersihan wajah adalah langkah pertama dalam setiap perawatan kulit di rumah. Terutama bagi kamu yang memiliki jerawat kistik.

Dengan rutin membersihkan kulit wajah dapat menghilangkan kotoran, polutan dan sel kulit mati yang tidak diinginkan. Selain itu juga membuat kulit jadi lebih prima, meningkatkan penampilan kulit dan memperbaikinya.

Yuk, dapatkan kulit yang sehat dan menjaga pori-pori tetap bersih menggunakan produk facial wash sebagai perawatan jerawat kistik!

Editors' Picks

2. Hindari melakukan eksfoliasi dengan scrub wajah

2. Hindari melakukan eksfoliasi scrub wajah
Pexels/Polina Kovaleva

Eksfoliasi dengan scrub wajah adalah jenis produk perawatan kulit yang perlu kamu hindari ketika sedang alami jerawat kistik.

Meski scrub wajah kulit dapat membuat kulit terasa bersih, namun itu bukan cara yang efektif untuk mengobati jerawat kistik. Bahkan mungkin membuat kondisinya lebih buruk dan tidak membantu memperbaiki benjolannya.

Apalagi jerawat kistik juga cenderung berukuran paling besar. Sebab scrub hanya bekerja pada permukaan kulit. Tapi tidak bisa menembus lebih dalam ke pori-pori, yakni di tempat jerawat berkembang.

3. Kompres es batu dapat mematikan rasa sakit

3. Kompres es batu dapat mematikan rasa sakit
Pexels/Enrique Zafra

Saat digunakan pada jerawat yang meradang, es batu juga berpotensi mengurangi kemerahan. Dengan begitu, langkah perawatan ini membuat jerawat kistik jadi kurang terlihat. 

Dilansir dari Medicalnewstoday, es batu dapat membantu mengurangi kemerahan dan pembengkakan. Termasuk meredakan nyeri dari jerawat tipe inflamasi.

Selain itu, mengompres menggunakan es batu juga menurunkan suhu jaringan dan mematikan beberapa rasa sakit yang terkait.

3. Menggunakan retinoid mencegah jerawat parah

3. Menggunakan retinoid mencegah jerawat parah
Pexels/Monstera

Ketika kamu alami jerawat kistik yang menyebabkan peradangan, maka gunakan produk dengan retinoid secara topikal. Ini dapat mengurangi ketidaknyamanan dan mengobati jerawat kistik.

Retinoid adalah inti dari terapi topikal untuk jerawat yang bersifat komedolitik, mengatasi lesi prekursor mikrokomedo dan antiinflamasi.

Retinoid pun juga berasal dari vitamin A yang menghilangkan dan mencegah jerawat parah. Nah, kamu pun bisa memaka antibiotik topikal dalam bentuk krim, gel, dan lotion.

5. Minum obat isotretinoin untuk mengecilkan kelenjar sebaceous

5. Minum obat isotretinoin mengecilkan kelenjar sebaceous
Pexels/Castorly Stock

Isotretinoin (Accutane) adalah obat resep yang sering dianggap sebagai tindakan pengobatan paling efektif untuk jerawat kistik. Ini karena jenis obat isotretinoin berasal dari bentuk vitamin A yang kuat.

Dikutip dari Medicinenet, isotretinoin termasuk obat oral yang terbukti menjadi salah satu perawatan jerawat kistik. Khusus perawatan, kamu dapat meminumnya berlangsung selama 16-20 minggu. 

Isotretinoin sendiri juga bekerja dengan mengecilkan kelenjar sebaceous dan mengeluarkan sebum yang menyebabkan jerawat.

Itulah 5 perawatan untuk jerawat kistik. Bicaralah dengan dokter tentang metode paling tepat yang sesuai kondisi kulit kamu, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.