Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Cara Pakai Parfum agar Wangi Awet Seharian, Mama Wajib Tahu!
Popmama.com/Nadya Julyanti
  • Artikel membahas enam tips agar parfum tahan lama, mulai dari waktu penyemprotan setelah mandi hingga cara penyimpanan yang benar di tempat sejuk dan kering.
  • Josh Frost, Founder & CEO BestPerfume.Store, menekankan pentingnya konsentrasi tinggi pada parfum untuk menghadapi iklim tropis serta teknik aplikasi berlapis agar aroma lebih awet.
  • BestPerfume.Store memperkenalkan produk dengan konsentrasi hingga 50%, tiga kali lebih pekat dari EDP biasa, menjanjikan keharuman yang tetap terasa bahkan setelah beberapa hari.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernah nggak sih, Ma, merasa sudah dandan rapi dan semprot parfum banyak-banyak sebelum berangkat jemput anak sekolah atau arisan, tapi pas sampai di lokasi wanginya sudah hilang entah ke mana? Rasanya kesal ya, Ma, padahal kita ingin tetap tampil percaya diri dengan aroma yang segar di tengah jadwal yang padat. Belum lagi kalau harus berhadapan dengan cuaca Indonesia yang lagi panas-panasnya, keringat seringkali membuat aroma parfum kita kalah telak.

Menjaga agar tubuh tetap harum sepanjang hari memang menjadi tantangan tersendiri ya, Ma. Banyak dari kita yang akhirnya memilih untuk membawa botol parfum besar dalam tas hanya untuk menyemprotkannya ulang berkali-kali. Namun, penggunaan parfum yang terlalu sering sehari tidak hanya menguras kantong, tetapi juga kadang membuat baunya menjadi terlalu menyengat dan kurang nyaman bagi orang di sekitar, termasuk si Kecil.

Sebenarnya, agar tetap wangi sepanjang hari bukan terletak pada seberapa banyak kita menyemprotkannya, tetapi pada cara pemakaian dan pemilihan jenis parfum yang sesuai. Aktivitas yang dilakukan Mama memang berpengaruh, tetapi dengan trik yang tepat, aroma parfum favorit dapat melekat lebih lama di kulit. Ini sangat penting, Ma, karena wangi tubuh yang segar bisa menjadi pendorong semangat instan di tengah lelahnya mengurus rumah tangga.

Dalam peluncuran BestPerfume.Store, terungkap bahwa salah satu faktor utama mengapa parfum dapat bertahan lama adalah konsentrasinya. Parfum yang berasal dari Singapura ini hadir di Indonesia untuk mengatasi kekhawatiran kita para Mama yang mencari keharuman yang tahan lama.

Nah, biar nggak penasaran Popmama.com sudah rangkumin 6 tips praktis berikut ini supaya Mama bisa tetap wangi dari pagi hingga malam tanpa repot!

1. Semprotkan segera setelah mandi

Popmama.com/Nadya Julyanti

Banyak Mama yang sering menyemprotkan parfum menjelang keberangkatan dari rumah atau bahkan ketika sudah berada di dalam mobil. Tetapi, sebenarnga waktu yang paling tepat untuk menggunakan parfum adalah segera setelah mandi ketika kulit masih bersih dan lembap, lho, Ma. Pori-pori yang terbuka karena terkena air hangat akan memfasilitasi penyerapan molekul parfum ke dalam lapisan kulit yang lebih dalam.

Kulit yang lembap bertindak seperti "magnet" bagi wangi parfum. Jika Mama menyemprotkan parfum di atas kulit yang kering atau bersisik, maka aroma tersebut akan lebih cepat menguap dan tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, proses penyemprotan parfum sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas perawatan tubuh setelah mandi agar aromanya dapat menyatu dengan wewangian alami tubuh Mama.

Tahapan penyerapan ini sangat penting karena parfum memerlukan waktu untuk "berdiam" di kulit sebelum terkena udara atau keringat. Dengan membiarkannya meresap dengan baik, Mama akan mendapatkan aroma yang lebih tahan lama dan tidak gampang pudar meskipun beraktivitas di bawah sinar matahari.

Josh Frost, Founder & CEO BestPerfume.Store, memberikan saran menarik mengenai cara aplikasi ini agar hasilnya maksimal layaknya menggunakan produk perawatan kulit.

“Aku menyarankan menggunakan parfum di titik-titik nadi. Setelah itu, seperti memakai pelembap, biarkan meresap terlebih dahulu, lalu semprotkan lagi. Dengan begitu, aromanya akan lebih tahan lama,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa parfum perlu dibiarkan meresap terlebih dahulu sebelum diberikan lapisan tambahan.

2. Fokus pada titik nadi (pulse points)

Popmama.com/Nadya Julyanti

Mama mungkin sering melihat orang-orang menyemprotkan parfum ke seluruh pakaian mereka atau hanya menyemprotkannya ke udara dan melangkah melewatinya. Metode ini sebenarnya tidak begitu efektif dan cenderung menjadikan cairan parfum terbuang dengan sia-sia karena aroma tersebut tidak akan melekat dengan baik. Tempat terbaik untuk menyemprotkan parfum adalah di titik-titik nadi tubuh yang menghasilkan panas alami, Ma.

Titik-titik nadi tersebut meliputi bagian dalam pergelangan tangan, leher, belakang telinga, dan lipatan siku. Suhu yang dihasilkan oleh darah di daerah-daerah ini akan membantu “menghidupkan” aroma parfum Mama dan menyebarkannya secara perlahan ke udara sepanjang hari. Dengan menyemprotkan pada titik yang tepat, keharuman parfum akan tercium lebih lembut namun tetap konsisten mengikuti gerakan tubuh Mama.

Selain itu, menyemprotkan parfum ke titik nadi juga mengurangi risiko noda pada pakaian favorit Mama. Beberapa jenis parfum yang memiliki konsentrasi tinggi kadang-kadang menimbulkan bekas pada bahan kain tertentu. Dengan fokus pada kulit di area nadi, Mama tidak perlu khawatir merusak baju sambil tetap memastikan aroma yang dihasilkan tetap optimal.

Hal ini juga penting bagi Mama yang sering menggendong si Kecil untuk memilih titik nadi yang strategis, seperti di belakang telinga. Dengan cara ini, Mama bisa tetap wangi tanpa harus membiarkan kulit bayi bersentuhan langsung dengan pakaian yang basah oleh parfum. Keharuman lembut di sekitar leher akan membuat momen kebersamaan dengan anak menjadi lebih menyenangkan.

3. Hindari kebiasaan menggosok pergelangan tangan

Media Kit Bestperfume.Store

Hayo, siapa yang secara otomatis menggosok kedua pergelangan tangan setelah menyemprot parfum? Meskipun tampak biasa dalam film-film, kebiasaan ini sebenarnya adalah kesalahan teknis yang dapat merusak karakteristik aroma parfum Mama. Gesekan yang terjadi saat menggosok tangan akan menghasilkan suhu yang berlebihan, yang dapat merusak partikel-partikel halus di dalamnya.

Panas dari gesekan ini akan mengurai molekul aroma, terutama pada bagian top notes yang biasanya memberikan kesan segar dan tercium pertama kali. Akibatnya, aroma parfum Mama tidak akan berkembang dengan cara yang alami sesuai dengan urutan aromanya, dan malah menjadi lebih cepat lenyap. Alih-alih bertahan lama, metode ini justru membuat parfum terasa lebih cepat "basi" di kulit.

Metode yang tepat adalah dengan menyemprotkan parfum pada jarak sekitar 15 cm dari kulit dan membiarkannya kering secara alami. Mama sebaiknya menunggu beberapa detik agar cairan parfum terserap secara alami tanpa perlu disentuh atau digosok. Dengan membiarkannya menguap tanpa gangguan, Mama akan merasakan perubahan aroma yang lebih kaya seiring berjalannya waktu.

Josh Frost, Founder & CEO BestPerfume.Store, sangat menyarankan agar kebiasaan menggosok ini segera dihentikan oleh para pecinta wewangian agar kualitas parfum tetap terjaga.

"Kesalahan utama adalah orang-orang menggosok parfum setelah disemprotkan. Aku tidak menyarankan untuk menggosoknya," ungkapnya.

Ia juga memperingatkan bahwa menggosok parfum merupakan kesalahan umum yang sering kali secara tidak sadar dilakukan oleh banyak pengguna parfum.

4. Gunakan teknik re-spray yang tepat

Media Kit Bestperfume.Store

Jika Mama merasa memerlukan perlindungan aroma tambahan untuk menghadiri acara penting dari siang hingga sore, terapkan metode lapisan atau pengulangan yang efektif. Alih-alih menyemprotkan banyak sekaligus di pagi hari, lebih baik lakukan penyemprotan secara bertahap sehingga lapisan wewangian terbentuk dengan baik dan kuat di permukaan kulit.

Cukup semprotkan parfum sedikit sebelum Mama meninggalkan rumah, biarkan sepenuhnya terserap, lalu semprotkan lagi secara ringan di titik nadi yang sama. Metode ini menghasilkan lapisan aroma yang lebih kokoh sehingga wangi parfum tidak mudah terpengaruh oleh bau sekitar atau polusi saat Mama berada di luar.

Pengulangan ini bukan berarti Mama perlu mengangkut botol besar ke mana-mana. Mama bisa memindahkan sebagian parfum ke dalam atomiser kecil yang bisa diisi ulang dan mudah dibawa dalam tas. Jadi, setiap kali Mama merasa memerlukan penyegaran tambahan, Mama bisa melakukan touch-up aroma dengan cepat dan efisien tanpa mengganggu penampilan.

Mengenai teknik pengulangan ini, Josh Frost, Founder & CEO BestPerfume.Store, membagikan trik repetition yang sangat efektif untuk memperpanjang usia wangi di tubuh.

"Kemudian, lima menit sebelum kamu pergi, semprotkan lagi. Pengulangan ini akan membuat aromanya bertahan lebih lama," ungkapnya.

Josh memberikan cara yang simpel namun berdampak besar agar Mama tidak perlu sering-sering menyemprot ulang sepanjang hari.

5. Pilih parfum berkonsentrasi tinggi untuk iklim tropis

Popmama.com/Nadya Julyanti

Mama pasti setuju bahwa cuaca panas di kota besar Indonesia merupakan "musuh" utama bagi ketahanan parfum. Banyak parfum internasional yang terkenal cepat pudar dalam hitungan jam karena memang dirancang untuk cuaca yang lebih sejuk di Eropa atau Amerika. Oleh karena itu, penting bagi Mama untuk mempertimbangkan parfum dengan konsentrasi minyak yang lebih tinggi supaya aromanya tetap bertahan lama.

Di pasaran, umumnya terdapat Eau de Toilette (EDT) dengan konsentrasi sekitar 10% dan Eau de Parfum (EDP) sekitar 15%. Namun, untuk cuaca panas yang lembap, angka tersebut sering kali tidak cukup untuk bertahan lama. Josh Frost, Founder & CEO BestPerfume. Store, menekankan bahwa produk yang diciptakannya memang dirancang dengan konsentrasi yang sangat tinggi untuk mengatasi tantangan iklim tropis.

"Bagian utama dari konsentrasinya adalah untuk melawan panas. Jadi, ini 100% dibuat agar bisa membantu kita menghadapi hari-hari yang panas," ungkapnya.

Koleksi BestPerfume. Store sendiri memiliki konsentrasi hingga 50%, yang artinya tiga kali lipat lebih pekat dibandingkan dengan EDP biasa. Dengan konsentrasi setinggi ini, Mama tidak perlu khawatir lagi tentang wangi parfum yang menghilang setelah terpapar sinar matahari. Bahkan, ketahanan aromanya sangat luar biasa meskipun Mama hanya menyemprotkannya sekali di pagi hari.

Josh Frost bahkan menjamin bahwa kualitas wangi dari produknya tetap bisa tercium dengan jelas hingga berhari-hari kemudian.

"Rata-rata, misalnya saya pakai parfum sekarang, tiga hari kemudian meski sudah saya bersihkan, aromanya masih bisa tercium. Seratus persen," ungkapnya.

Ia menunjukkan betapa kuatnya daya tahan aroma yang ditawarkan untuk mendukung aktivitas padat para Mama.

6. Simpan koleksi parfum di tempat sejuk

Media Kit Bestperfume.Store

Tips terakhir yang juga sangat penting untuk menjaga performa parfum Mama adalah tentang cara penyimpanannya. Koleksi parfum mewah dapat dengan cepat mengalami penurunan kualitas aroma jika sering terpapar perubahan suhu yang ekstrem. Paparan sinar matahari langsung dan tingkat kelembapan tinggi adalah faktor utama yang dapat merusak komposisi kimia dalam botol parfum Mama.

Mungkin Mama biasa meletakkan parfum di dalam kamar mandi agar mudah digunakan setelah mandi, namun kelembapan di kamar mandi justru dapat mempercepat penguraian molekul parfum. Begitu pula dengan menyimpan parfum di dalam mobil yang sering terpapar sinar matahari, panas yang terperangkap bisa mengubah aroma asli parfum menjadi lebih asam dan tidak segar.

Josh Frost, Founder & CEO BestPerfume.Store, menjelaskan bahwa setiap negara memiliki standar keamanan yang ketat dan mereka sangat menjaga kualitas bahan baku dari produsen Eropa.

"Setiap regulasi di masing-masing negara akan memeriksa parfum tersebut. Dari sisi kami, bahan bakunya berasal dari distributor yang berbasis di Eropa," ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas produk yang sudah melewati proses produksi standar tinggi.

Oleh karena itu, simpanlah koleksi parfum Mama di tempat yang sejuk, kering, dan gelap, seperti di dalam laci meja rias atau lemari pakaian. Dengan menjaga kestabilan suhu penyimpanan, Mama telah berinvestasi untuk memastikan setiap semprotan parfum tetap memberikan aroma yang segar dan berkualitas hingga tetes terakhir di dalam botolnya.

Nah, itu dia 6 tips jitu supaya Mama tetap wangi seharian. Ternyata tidak sulit ya, Ma? Dengan teknik yang benar dan pemilihan parfum berkualitas tinggi yang memang didesain untuk iklim kita, tampil segar sepanjang hari bukan lagi sekadar impian.

Kalau Mama sendiri, lebih suka aroma yang manis, segar, atau yang memberikan kesan dewasa nih?

Editorial Team