Instagram.com/connorstorrieofficial
Menurut hair stylist selebriti, Chris McMillan, perubahan ini sebenarnya sudah terasa sejak beberapa waktu lalu. Laki-laki yang dulu selalu main aman dengan potongan pendek sekarang mulai berani memanjangkan rambut. Ternyata, opsi tampilannya jauh lebih banyak dari yang mereka kira.
Tekstur alami yang sebelumnya sering diabaikan, seperti rambut ikal dan bergelombang, kini justru menjadi daya tarik utama. Ketika kamu mulai menerima pujian atas tekstur alaimu, rasa percaya diri itu akan membekas. Begitu penampilan rambutmu mulai mendapat perhatian positif, keinginan untuk kembali ke gaya lama yang membosankan pun biasanya akan hilang.
Kalau kamu sedang mempertimbangkan potongan baru atau sekadar membantu pasangan dan teman menemukan gaya yang penuh karakter, tren 2026 ini terbuka untuk siapa saja. Kamu tidak perlu melakukan perubahan drastis sekaligus, kuncinya ada pada pendekatan yang ringan dan playful. Mulailah dari hal kecil, lalu lihat ke mana arahnya.
Chris McMillan menyarankan langkah awal bisa sesederhana merapikan bagian leher dan cambang tanpa harus langsung berkomitmen pada gaya fade penuh. Bahkan bagi kamu yang sudah terbiasa dengan potongan fade, menurunkan levelnya bisa memberikan nuansa yang lebih santai. Ia juga menyebut Harry Jowsey sebagai referensi yang bagus, bukan gaya ekstrem seperti mullet, melainkan menjaga sisi rambut tetap rapi dengan bagian atas yang dibuat sedikit acak dan "hidup".
Pada akhirnya, semuanya kembali ke referensi dan rasa. Lihatlah sekeliling, kumpulkan inspirasi, lalu temukan penata rambut yang benar-benar memahami visi yang kamu inginkan.
Itulah rangkuman eksperimen gaya rambut laki-laki yang lagi trending di 2026. Untuk kamu yang ingin mulai bereksperimen, sangat menyenangkan melihat semakin banyak laki-laki yang berani bermain dengan gaya dan lebih percaya diri dengan penampilan mereka!