Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

7 Fakta Diet Skincare yang Tren di Korea Selatan, Praktis tapi Ampuh!

7 Fakta Diet Skincare yang Tren di Korea Selatan, Praktis tapi Ampuh!
Freepik/freepik
  • Tren skincare diet di Korea Selatan menyederhanakan rutinitas dari enam hingga sepuluh produk menjadi sekitar tiga atau empat produk esensial, terutama cleanser, moisturizer, dan sunscreen.
  • Penggunaan produk lebih sedikit memudahkan pemantauan respons kulit dan evaluasi manfaat tiap produk, serta dapat membantu mengurangi risiko kemerahan, sensitivitas, atau dermatitis akibat banyak lapisan bahan aktif.
  • Metode minimalis ini diterapkan sejumlah figur Korea, termasuk Hani EXID dan Jae DAY6, serta dinilai cocok bagi kulit berjerawat dan kondisi tropis yang panas-lembap.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Korea Selatan selama ini dikenal sebagai salah satu kiblat tren kecantikan, termasuk dalam hal rutinitas perawatan wajah. Salah satu tren yang sempat populer adalah ten-step skincare routine, yaitu penggunaan skincare dengan banyak tahapan dalam satu rangkaian perawatan.

Biasanya, rutinitas tersebut melibatkan berbagai produk, seperti sabun cuci muka, toner, essence, serum, pelembap, hingga tabir surya. Kini, muncul tren baru dari Negeri Ginseng yang justru mengajak masyarakat untuk mengurangi jumlah produk dalam rutinitas sehari-hari. 

Tren tersebut dikenal sebagai skincare diet. Alih-alih menggunakan banyak produk, skincare diet menekankan penggunaan produk yang benar-benar diperlukan oleh kulit.

Melansir dari WomanlyLive, berikut Popmama.com siap membahas informasi mengenai fakta diet skincare yang tren di Korea Selatan. 

  1. 1. Menyederhanakan rutinitas perawatan kulit

    Menyederhanakan rutinitas perawatan kulit
    Pexels/KATRIN BOLOVTSOVA

    Berbeda dengan rutinitas skincare yang terdiri dari banyak tahapan, skincare diet mengajak seseorang untuk memangkas jumlah produk yang digunakan. 

    Jika sebelumnya terbiasa mengaplikasikan enam hingga sepuluh produk dalam satu kali perawatan, jumlah tersebut dapat dikurangi menjadi sekitar tiga atau empat produk saja. 

    Produk yang tetap digunakan dalam metode ini adalah produk yang memiliki fungsi utama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit. Umumnya, rangkaian dasar tersebut terdiri dari cleanser, moisturizer, serta produk dengan SPF. 

  2. 2. Memudahkan diri dalam mengevaluasi efektivitas setiap produk

    Memudahkan diri dalam mengevaluasi efektivitas setiap produk
    Pexels/Pavel Danilyuk

    Terlalu banyak menggunakan produk dalam satu rutinitas terkadang membuat seseorang kesulitan mengetahui mana skincare yang sebenarnya memberikan hasil.

    Ketika kondisi kulit tidak mengalami perubahan sesuai harapan, penggunaan produk yang berlapis-lapis juga bisa menyulitkan proses untuk mencari tahu penyebabnya.

    Melalui skincare diet, kamu dapat mengurangi jumlah produk yang digunakan dan mulai memperhatikan respons kulit terhadap rutinitas yang lebih sederhana. 

    Dengan begitu, kamu bisa melihat produk mana yang memberikan manfaat serta produk mana yang ternyata tidak memberikan perubahan yang berarti.

    Kamu dapat mencoba menerapkan metode ini selama kurang lebih satu bulan sambil mengamati kondisi kulit.

    Setelah itu, perubahan terjadi dapat menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan produk apa saja yang masih ingin dipertahankan dalam rutinitas perawatan wajah.

  3. 3. Dapat membantu mengurangi risiko iritasi pada kulit

    Dapat membantu mengurangi risiko iritasi pada kulit
    Pexels/ROMAN ODINTSOV

    Menggunakan terlalu banyak produk skincare secara bersamaan ternyata dapat meningkatkan risiko iritasi pada kulit.

    YouTuber Liah Yoo mengungkapkan bahwa penggunaan berbagai lapisan produk perawatan kulit bisa membuat sebagian orang mengalami kemerahan, kulit menjadi lebih sensitif, hingga dermatitis. 

    Karena alasan tersebut, Liah Yoo memutuskan untuk menerapkan tren skincare diet. Rutinitas lebih sederhana dianggap dapat membantu mengurangi risiko kerusakan kulit akibat paparan berbagai kandungan atau bahan aktif dari banyak produk yang digunakan secara bersamaan. 

    Para dermatolog juga menjelaskan bahwa penggunaan terlalu banyak produk dalam satu kali rutinitas berpotensi menyebabkan iritasi pada kulit. 

    Jika kulit sudah menunjukkan tanda-tanda seperti kemerahan atau sensitivitas, menyederhanakan rutinitas skincare dan menghentikan penggunaan produk yang diduga memicu masalah bisa menjadi langkah yang perlu dipertimbangkan. 

  4. 4. Diet skincare juga dilakukan oleh sejumlah idol dan artis Korea Selatan

    Diet skincare juga dilakukan oleh sejumlah idol dan artis Korea Selatan
    Unsplash/Look Studio

    Liah Yoo bukan satu-satunya sosok yang menerapkan skincare diet. Tren perawatan kulit dengan jumlah produk yang lebih sedikit ini juga mulai dilakukan oleh banyak orang di Korea Selatan, termasuk sejumlah idol dan artis. 

    Salah satu yang menerapkan konsep tersebut adalah ahli kecantikan Korea sekaligus pendiri merek kecantikan, Angela Kim.

    Ia memilih menjalani skincare diet karena menilai rutinitas yang lebih sederhana terasa lebih realistis untuk dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. 

    Menurut Angela Kim, rutinitas skincare yang tidak dilakukan secara konsisten juga tidak akan memberikan hasil yang diinginkan. Oleh karena itu, memilih rutinitas yang lebih sederhana tetapi dapat dilakukan secara rutin dinilai menjadi pilihan yang lebih mudah untuk dipertahankan.

  5. 5. Beberapa idol K-Pop bahkan memiliki rutinitas skincare yang sangat sederhana

    Beberapa idol K-Pop bahkan memiliki rutinitas skincare yang sangat sederhana
    Pexels/Anna Keibalo

    Ada pula beberapa idol K-Pop yang diketahui memiliki rutinitas skincare minimalis. Hani EXID disebut hanya menggunakan dua produk skincare setiap hari dan merasa kondisi kulitnya menjadi lebih baik dengan rutinitas tersebut.

    Sementara itu, Jae dari DAY6 juga pernah mengungkapkan kepada para penggemarnya bahwa rutinitas perawatan kulitnya sangat sederhana. Produk yang digunakannya bahkan hanya berupa foam cleanser atau pembersih wajah.

  6. 6. Cocok untuk pemilik kulit yang mudah berjerawat

    Cocok untuk pemilik kulit yang mudah berjerawat
    Pexels/Hanna Pad

    Bagi pemilik kulit mudah berjerawat, tren skincare diet mungkin bisa menjadi pilihan untuk menyederhanakan rutinitas perawatan kulit. 

    Mengurangi jumlah produk yang digunakan dapat membantu meminimalkan paparan kulit terhadap berbagai kandungan yang berpotensi tidak cocok atau memicu masalah. 

    Terlebih, beberapa produk mengandung bahan yang cukup kuat, pewangi atau fragrance, serta essential oil yang pada sebagian orang dapat memicu munculnya jerawat atau iritasi. 

    Dengan rutinitas yang lebih minimalis, kamu bisa lebih mudah mengontrol produk apa saja yang diaplikasikan pada kulit. Selain itu, skincare diet juga terasa cocok diterapkan oleh orang yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia. 

    Menggunakan terlalu banyak lapisan produk dapat meninggalkan rasa lengket dan kurang nyaman, terutama saat cuaca sedang panas dan lembap. Mengurangi jumlah lapisan skincare dapat membuat kulit terasa lebih ringan dan nyaman. 

  7. 7. Cukup menggunakan tiga basic produk untuk skincare sehari-hari

    Cukup menggunakan tiga basic produk untuk skincare sehari-hari
    Freepik/freepik

    Umumnya, ada tiga produk yang dianggap paling esensial dalam rutinitas perawatan kulit, yaitu pembersih wajah atau face wash, pelembap atau moisturizer, dan tabir surya atau sunscreen. Berikut penjelasannya:

    • Pembersih wajah berfungsi untuk membersihkan kulit dari kotoran dan debu yang menempel sepanjang hari. Jika menggunakan makeup, kamu juga dapat melakukan double cleansing dengan memakai produk pembersih makeup terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan cleanser.
    • Pelembap berfungsi untuk membantu menjaga hidrasi kulit. Untuk membantu menjaga kelembapan dan kekenyalan kulit, kamu bisa memilih moisturizer dengan kandungan yang sesuai dengan kebutuhan kulit, seperti antioksidan dan hyaluronic acid.
    • Sunscreen alias tabir surya berfungsi membantu melindungi kulit dari paparan sinar UV yang dapat memberikan dampak buruk pada kulit.

    Demikian pembahasan mengenai fakta diet skincare yang sedang ngetren dI Korea Selatan. Jika rutinitas skincare yang kamu jalani saat ini terasa tidak memberikan hasil optimal atau justru membuat kulit mudah mengalami iritasi, mencoba skincare diet bisa menjadi salah satu alternatif.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More