7 Gaya Sepatu untuk Musim Panas dengan Detail Menggemaskan

Pemilihan sepatu di musim panas kini berakar paada kenyamanan tanpa mengorbankan gaya. Dari sepatu kets ramping dan bakiak santai hingga sepatu balet tenun dan sepatu hak rendah yang elegan, siluet unggulan musim ini menyeimbangkan antara kemudahan dan keanggunan.
Ada juga sentuhan yang jelas terinspirasi era 80-an, dengan gaya desain dari era tersebut yang membentuk segalanya, mulai dari proporsi hingga sentuhan akhir. Sepatu loafer tanpa bagian belakang, khususnya, muncul kembali sebagai item kunci, menambahkan kesan sophisticated tanpa usaha pada pakaian sehari-hari.
Menurut penata gaya selebriti Harrison T. Crite, pergeseran ini tidak dapat disangkal, sepatu menjadi lebih mudah dikenakan tanpa kehilangan ciri khasnya. Fokusnya adalah pada sepatu yang dapat mengikuti rutinitas harian sambil tetap terasa berkelas, dengan sepatu kets yang elegan menjadi pilihan utama untuk gaya modern.
Berikut, Popmama.com bagikan 7 gaya sepatu untuk musim panas dengan detail menggemaskan.
1. Sepatu kets ramping

Perbedaan tren sepatu kets tahun ini dengan sebelumnya ada pada pergeseran ke bentuk yang lebih ramping dan terinspirasi oleh gaya retro. Setelah musim-musim yang didominasi oleh gaya sneakers tebal, kini desain yang lebih ringan dengan bentuk yang ramping dan sol tipis lebih diminati.
Keterterikan ini mencerminkan sepatu sneakers tahun 80-an dan 90-an. Sebagian daya tariknya terletak pada keserbagunaannya. Sepatu sneakers minimalis ini dengan mudah dipadukan dengan berbagai penampilan, mulai dari rok panjang hingga setelan jas dan bahkan celana jeans longgar, menjadikannya tambahan yang mudah untuk lemari pakaian modern.
2. Sandal berdesain ekspresif

Kenyamanan mungkin menjadi topik utama dalam dunia alas kaki saat ini, tak heran kini banyak desain unik yang bermunculan. Terutama desain-desain yang lebih ekspresif.
Hiasan dan kilauan halus terus muncul di berbagai koleksi, membuktikan bahwa kepraktisan tidak harus mengorbankan kepribadian. Dengan begitu banyak pilihan yang mencakup berbagai warna, tinggi tumit, dan bahan, kamu akan lebih mudah menemukan sepasang sepatu yang cocok dengan rutinitas Mama sekaligus mencerminkan gaya pribadimu.
3. Loafer tanpa bagian belakang

Loafer mungkin merupakan item pokok yang selalu jadi pilihan, tetapi musim ini, versi tanpa bagian belakang muncul secara konsisten di berbagai peragaan busana dan gaya jalanan.
Siluet ini mengacu pada model klasik seperti penny loafer dan Gucci Horsebit yang ikonik, gaya yang mendefinisikan alas kaki di pertengahan hingga akhir tahun 80-an. Ketertarikan baru pada nostalgia tahun 80-an membentuk arah tren alas kaki musim mendatang.
4. Glove heels

Setelah kemunculan kembali glove flats musim lalu, perhatian kini beralih ke glove heels, gaya yang semakin populer. Sepatu ini menyeimbangkan daya tarik kekinian dengan kenyamanan sehari-hari, menjadikannya tambahan yang mudah untuk lemari pakaian jangka panjang, bukan sekadar tren sesaat.
Meskipun banyak yang hadir dalam variasi hak rendah yang halus, pilihan dengan hak yang lebih tinggi juga muncul bagi mereka yang lebih menyukai sedikit tambahan tinggi. Heels jenis ini pastinya dapat membuat tampilan kamu semakin elegan.
5. Sepatu Bakiak

Sepatu bakiak mungkin bukan kegemaran semua orang, tetapi kembalinya sepatu ini terasa lebih berkelas kali ini. Dahulu dianggap sebagai pilihan yang kontroversial, tampak yang lebih baru kini menghadirkan desain yang lebih menarik.Bentuknya ramping dengan pahatan yang terbuat dari kulit lembut yang dapat menyesuaikan bentuk dan menjadi lebih nyaman seiring waktu.
Bagi Mama yang ingin mencoba sepatu ini, sepatu bakiak platform menawarkan titik masuk yang mudah. Warnanya membuatnya serbaguna, sementara tambahan tinggi memberikan pernyataan yang halus, memperkuat tampilan seperti celana kulit atau menciptakan tambahan efek tinggi saat dipadukan dengan gaun panjang hingga lantai.
6. Sepatu Anyaman

Sepatu anyaman tidak akan hilang dari tren musim ini. Setelah mendominasi musim panas lalu, gaya ini kembali dengan keserbagunaan yang sama.
Seperti sneakers ramping, sepatu anyaman juga mudah untuk dipadukan dengan pakaian santai, maupun gaya yang lebih rapi. Bagi Mama yang ingin memaksimalkan tren ini, pilihlah warna yang lebih gelap seperti hitam, biru tua, atau cokelat tua. Ini akan membuat penataan gaya menjadi lebih mudah.
Palet warna yang lebih gelap memberikan kesan yang sedikit lebih elegan, memungkinkan sepatu untuk dengan mudah digunakan di berbagai suasana. Kamu tak perlu membawa sepatu pengganti, deh.
7. Sepatu dengan tali belakang

Heels model ini tersinpirasi nuansa tahun 80-an, namun gayanya di tahun 2026 terasa jauh lebih santai. Jika versi aslinya cenderung memiliki siluet yang tajam dan hak yang sangat tinggi, versi saat ini mengambil gaya yang lebih lembut.
Meskipun gaya klasik tersebut masih ada, musim ini heels dengan tali belakang fokus pada kenyamanan pemakaian. Bayangkan sepatu flats dan sepatu tebal yang memprioritaskan kenyamanan tanpa kehilangan daya tarik elegannya.
Itu dia, 7 gaya sepatu untuk musim panas dengan detail menggemaskan. Gaya yang mana yang paling menarik dan siap untuk kamu pakai, nih Ma?


















