7 Kandungan Skincare yang Perlu Dihindari Saat Hamil

Baca dulu yuk sebelum pakai skincare!

19 Oktober 2019

7 Kandungan Skincare Perlu Dihindari Saat Hamil
Unsplash.com/Charisse Kenion

Selain pola makan dan gaya hidup, perawatan wajah juga penting untuk diperhatikan saat sedang hamil. Terutama soal kandungan skincare yang digunakan.

Jika tidak cermat, formula dalam produk perawatan wajah tersebut bisa memengaruhi kesehatan janin lho.

Untuk menghindari risiko ini, simak dulu 7 kandungan skincare yang harus dihindari di bawah ini. 

1. Retinoid meningkatkan risiko cacat pada janin

1. Retinoid meningkatkan risiko cacat janin
clartici.com

Retinoid merupakan komponen vitamin A yang memiliki banyak manfaat untuk kulit wajah.

Misalnya, mengencangkan kulit, menyingkirkan flek-flek hitam, dan memudarkan hiperpigmentasi pada kulit.

Meski demikian, retinoid sebaiknya tidak digunakan jika Mama sedang mengandung.

Pasalnya, retinoid bisa meningkatkan risiko cacat pada janin. Kandungan ini memiliki banyak istilah lain seperti retinoid acid, retinyl palmitate, retinaldehyde, adapalene, tretinoin, tazarotene, dan isotretinoin. 

Jadi, jika Mama melihat kandungan dengan nama-nama ini sebaiknya jangan digunakan lagi ya. 

2. Sebaiknya hindari kandungan Benzoyl Peroxide saat hamil

2. Sebaik hindari kandungan Benzoyl Peroxide saat hamil
Allure.com

Jika urusan membasmi jerawat, kandungan Benzoyl Peroxide memang selalu jadi andalan. Namun, tidak untuk ibu hamil.

Kandungan ini kabarnya juga bisa menyebabkan cacat janin. Jika Mama mengalami kondisi wajah yang berjerawat sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ke dokter.

3 kandungan Hydroquinone tak baik untuk janin

3 kandungan Hydroquinone tak baik janin
skincare.com

Biasanya sebagian besar produk pemutih wajah memiliki kandungan Hydroquinone.

Meski sedang tidak hamil, sebaiknya kandungan ini tetap dihindari. 

Hydroquinone memiliki efek samping, salah satunya adalah iritasi kulit. 

Editors' Picks

4. Paraben sangat berbahaya bagi ibu hamil

4. Paraben sangat berbahaya bagi ibu hamil
litllegreendot.com

Perlu diingat nih Ma, jika tidak semua Paraben berbahaya.

Namun, yang sebaiknya diperhatikan adalah bahwa paraben bisa terakumulasi dalam tubuh.

LKarenanya, selama hamil sebaiknya Mama menghindari kandungan ini.

Penggunaan produk perawatan dengan kandungan Paraben dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin. 

5. Benzophenone bisa pengaruhi keseimbangan hormon

5. Benzophenone bisa pengaruhi keseimbangan hormon
rd.com

Biasanya kandungan ini juga dikenal dengan nama Oxybenzone.

Kandungan ini sering terdapat di dalam beberapa produk tabir surya.

Efek penggunaan Benzophenone yaitu bisa mengakibatkan ketidakseimbangan hormon dan menganggu perkembangan janin.

6. Salicylic acid juga bisa meningkatkan risiko lahir cacat

6. Salicylic acid juga bisa meningkatkan risiko lahir cacat
theskincareedit.com

salicylic acid atau asam salisilat juga merupakan satau kandungan andalan untuk mengatasi jerawat.

Namun, jika digunakan dalam dosis yang banyak, kandungan ini dapat menyebabkan risiko cacat pada janin. 

7. Merkuri sangat tak dianjurkan untuk ibu hamil

7. Merkuri sangat tak dianjurkan ibu hamil

Sama halnya dengan HydroquinoneMerkuri pun sebaiknya dihindari meski sedang tidak hamil.

Kandungan ini memiliki bahaya yang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen dan gangguan perkembangan janin.

Merkuri biasanya terdapat dalam produk-produk pemutih wajah. 

Itulah beberapa kandungan skincare yang sebaiknya jangan digunakan saat hamil. Rata-rata kandungan tersebut memiliki risiko kelahiran cacat. 

Sebagai gantinya, Mama bisa menggunakan produk dengan kandungan skincare dengan kandungan alami atau vegan.

Selain aman untuk kulit, kandungan berbahan dasar alami ini memiliki tingkat bahaya yang lebih kecil untuk kehamilan. 

Baca juga:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!