Ini Asal-usul Peringatan Hari Hijab Sedunia, Jatuh pada 1 Februari!

- Peringatan Hari Hijab Sedunia jatuh pada 1 Februari.
- Hijab identik dengan identitas dan bentuk ekspresi muslimah di seluruh dunia.
- Hari Hijab Sedunia dibuat sebagai gerakan untuk mengenalkan hijab ke masyarakat umum.
Bulan depan, ada peringatan Hari Hijab Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Februari. Seperti apa sejarahnya?
Tanggal 1 Februari diperingati sebagai Hari Hijab Sedunia. Selama ini, hijab identik dengan identitas dan bentuk ekspresi muslimah di seluruh dunia. Biasanya, hijab dikenakan untuk menutup kepala, leher, dan dada.
Bagi perempuan berhijab yang tinggal di bukan tempat mayoritas Muslim, mengenakan hijab merupakan tantangan tersendiri. Oleh karena itu, dibuatlah Hari Hijab Sedunia sebagai gerakan untuk mengenalkan hijab ke masyarakat umum.
Seperti apa gerakan yang dilakukan pada Hari Hijab Sedunia? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama.
Table of Content
1. Digagas oleh perempuan asal Bangladesh

Semua berawal dari seorang perempuan asal Bangladesh yang bernama Nazma Khan. Ia menggagas gerakan World Hijab Day untuk menumbuhkan kebebasan pribadi dalam mengekspresikan agama dan budaya.
Ia juga mengundang seluruh lapisan masyarakat baik muslim maupun non-muslim untuk mengenakan hijab setiap tanggal 1 Februari di setiap tahunnya.
2. Dimulai pada tahun 2013

Gerakan ini pertama kali dilakukan pada tahun 2013. Dengan membuat gerakan ini, Nazma berusaha melawan kontroversi mengenai perempuan berhijab dalam kesehariannya.
Menurutnya, bagi perempuan berhijab, ia sering mengalami tantangan yang sulit, terutama saat menjadi kaum minoritas. Nazma bercerita bagaimana dirinya menjadi satu-satunya orang yang mengenakan hijab di sekolah di Bronx, New York.
3. Diskriminasi yang sering dialami

Lebih lanjut, Nazma bercerita kala ia berada di sekolah menengah. Ia yang mengenakan hijab sering dipanggil Batman atau ninja. Kala peristiwa 9/11 terjadi, kala itu ia sedang belajar di universitas dan ia dipanggil Osama bin Laden atau teroris.
Berangkat dari diskriminasi seperti itu, ia pun menganggap salah satu hal yang bisa dilakukan adalah dengan meminta sesama saudari untuk mengenakan hijab. Di hari tersebut, siapa saja diajak untuk mengenakan hijab, untuk merasakan seperti apa menjadi seorang muslimah di tengah ramainya dunia ini.
4. Telah diperingati oleh lebih dari 150 negara

Setelah belasan tahun berjalan, World Hijab Day telah diperingati di lebih dari 150 negara setiap tahunnya. Telah banyak tokoh populer dunia yang turut merayakannya, seperti cendikiawan, politisi, hingga seleb. Banyak media juga turut meliput seperti TIME, BBC, CNN, hingga Al-Jazeera.
Di tahun 2018, gerakan ini telah menjadi organisasi nirlaba yang memiliki misi menghapuskan kefanatikan, diskriminasi, dan prasangka negatif terhadap perempuan muslim. Hal itu dilakukan melalui kesadaran, pendidikan, dan pemberdayaan pada masyarakat.
5. Tema tahun ini

Tahun ini, World Hijab Day jatuh pada hari Minggu, 1 Februari 2026. Tahun ini temanya adalah #PersatuanDalamHijab atau #UnityInHijab. Di tahun ini, tujuan peringatannya adalah bagaimana mengurangi stereotip terhadap muslimah, melawan Islamofobia, dan meningkatkan toleransi.
Mempromosikan inklusivitas, gerakan ini mengajak perempuan dari seluruh dunia dan dari berbagai latar belakang untuk merasakan berhijab dan merayakan keberagaman.
Masih ada beberapa hari lagi untuk menuju Hari Hijab Sedunia, berencana mengikuti gerakannya?
FAQ Seputar Peringatan Hari Hijab Sedunia
| Bagaimana cara merayakan Hari Hijab? | Cara terbaik untuk berpartisipasi dalam hari ini adalah dengan mengenakan hijab . Anda juga dapat mendorong semua teman dan kerabat perempuan Anda untuk melakukan hal yang sama. Anda juga dapat mempelajari tentang jenis penutup kepala lainnya, seperti niqab, burka, shayla, khimar, dan chador. Ini juga merupakan hari untuk mempelajari lebih lanjut tentang agama Islam. |
| Apa saja 8 aturan hijab? | Delapan syarat hijab adalah: menutupi seluruh tubuh, longgar, kain tebal, tidak menarik perhatian, tidak memakai parfum, tidak menyerupai pakaian pria, tidak menyerupai pakaian non-Muslim, dan bukan untuk mempertontonkan kesombongan. |
| Hijab melambangkan apa? | Hijab melambangkan kesopanan, keimanan, identitas Muslimah, ketaatan pada Allah, perlindungan diri, kesederhanaan, dan pemberdayaan, lebih dari sekadar penutup aurat fisik; ia mencakup perilaku, karakter, dan komitmen spiritual sebagai bentuk pengabdian kepada Tuhan dan kebanggaan diri sebagai seorang Muslimah. |


















