Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Jangan Tertukar, Ini Bedanya Full Grain Leather dan Top Grain Leather!

3 min read
Jangan Tertukar, Ini Bedanya Full Grain Leather dan Top Grain Leather!
Popmama.com/Reisya Adelia/AI
  • Full grain leather mempertahankan lapisan kulit teratas tanpa penghalusan, sehingga tekstur, pori-pori, dan serat alaminya tetap utuh.

  • Karena seratnya lebih rapat, full grain lebih tahan gesekan dan awet sedangkan top grain yang di amplas lebih tipis tetapi tetap lebih berkualitas daripada kulit sintetis.

  • Full grain dapat membentuk patina dan awalnya lebih kaku serta mahal, sedangkan top grain berwarna stabil, lebih lentur sejak awal, dan relatif terjangkau.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Saat sedang jalan-jalan ke mal untuk mencari tas, sepatu, hingga dompet baru Mama mungkin sering dibuat bingung dengan istilah bahan yang tertera di label produk. 

Seperti penggunaan istilah full grain leather dan top grain leather yang sama-sama sering diklaim sebagai bahan kulit asli berkualitas tinggi. Tapi ternyata kedua jenis bahan kulit ini punya karakteristik, daya tahan, hingga perawatan yang berbeda.

Maka dari itu, berikut Popmama.com telah rangkum perbedaan antara full grain leather dan top grain leather agar Mama lebih paham dalam memilih barang yang sesuai.

  1. 1. Cek lapisan serat dan permukaan kulitnya

    Perbedaan Full Grain Leather dan Top Grain Leather (2)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Perbedaan yang cukup terasa dari kedua jenis bahan ini terletak pada proses pengolahan permukaannya. Full grain leather diambil dari lapisan kulit paling atas tanpa diubah atau dihaluskan, sehingga tekstur alami dan seratnya tetap utuh. 

    Sementara itu, top grain leather memang masih menggunakan lapisan atas tetapi bagian permukaannya sudah melewati proses pengamplasan. 

    Pengamplasan ini bertujuan untuk menyamarkan noda bawaan atau bekas luka alami hewan agar tampilannya terlihat lebih mulus.

  2. 2. Bandingkan daya tahan material

    Perbedaan Full Grain Leather dan Top Grain Leather (3)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Jika Mama mencari produk olahan kulit yang punya ketahanan ekstra dan investasi jangka panjang, perbedaan serat ini sangat menentukan. 

    Full grain leather memiliki kerapatan serat yang masih kuat, sehingga tahan terhadap gesekan dan tidak gampang rusak walau dipakai bertahun-tahun. 

    Sebaliknya, top grain leather sedikit lebih tipis karena proses pengamplasan di pabrik yang mengurangi tebal alaminya. Meski begitu, top grain tetap jauh lebih awet dan berkualitas dibandingkan bahan kulit sintetis biasa.

  3. 3. Cermati perubahan warna

    Perbedaan Full Grain Leather dan Top Grain Leather (4)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Mama mungkin pernah melihat dompet atau tas kulit yang warnanya semakin lama makin berkilau, ternyata efek dan perubahan warna menjadi lebih gelap berasal dari serapan minyak alami yang disebut patina.

    Full grain leather memiliki pori-pori terbuka yang sangat mudah menyerap minyak alami, sehingga bisa menghasilkan kilau patina yang sangat cantik seiring berjalannya waktu. 

    Di sisi lain, top grain leather biasanya dilapisi pigmen sintetis pelindung yang menutup pori-pori dan menjadikan warna kulitnya cenderung stabil.

  4. 4. Perhatikan kelenturan saat dipakai

    Perbedaan Full Grain Leather dan Top Grain Leather (5)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Kenyamanan bahan tentu menjadi poin utama, terlebih kalau produk yang dibeli merupakan alas kaki seperti sepatu boots atau jaket. 

    Full grain leather cenderung terasa kaku dan cukup keras di awal pemakaian, sehingga butuh waktu bagi bahan ini untuk menyesuaikan bentuk. 

    Sementara top grain leather memiliki tekstur yang terasa lebih lentur, lembut, dan fleksibel sejak pertama kali Mama membelinya. Sifatnya yang langsung nyaman di kulit membuat jenis ini cocok untuk Mama yang tidak mau menunggu bahan melunak.

  5. 5. Bandingkan harga jual di pasaran

    Perbedaan Full Grain Leather dan Top Grain Leather (6)
    Popmama.com/Reisya Adelia/AI

    Dari nilai jual, kedua jenis material ini dipasarkan dengan rentang harga yang cukup berbeda. Produk bahan full grain leather biasanya memiliki harga yang lebih tinggi, karena membutuhkan kriteria bahan mentah tanpa cacat dan pengolahan yang ketat.

    Sedangkan top grain leather menawarkan efisiensi produksi, sehingga harganya relatif lebih terjangkau di kantong. Jadi Mama tinggal menyesuaikan saja, ingin berinvestasi pada kualitas tahan lama atau memilih yang budget friendly.

    Itulah perbedaan antara full grain leather dengan top grain leather yang bisa jadi bahan pertimbangan Mama untuk memilih produk, semoga informasi ini dapat membantu!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More