Lia Soraya Luncurkan Koleksi Baroque Bloom yang Sophisticated

- Lia Soraya meluncurkan koleksi Baroque Bloom: A Modest Reverie dalam Indonesia Fashion Aesthetic Archipelago Kalimantan Selatan 2026 pada 11 Agustus 2026.
- Koleksi ini menafsirkan ulang kemewahan estetika era Barok melalui perspektif berbeda, dengan pendekatan modest yang tetap sophisticated.
- Baroque Bloom menghadirkan belasan look yang memadukan kemegahan era Victoria dengan nuansa timeless.
Desainer Lia Soraya kembali bersinar dengan koleksi baru. Kali ini adalah Baroque Bloom: A Modest Reverie.
Koleksinya ini dipamerkan di acara Indonesia Fashion Aesthetic (IFA) Archipelago Kalimantan Selatan 2026 pada tanggal 11 Agustus 2026 kemarin. Koleksi ini menafsirkan kembali kemewahan estetika era Barok dengan perspektif yang berbeda.
Koleksi ini terdiri dari belasan look dan memadukan kemegahan era Victoria yang sophisticated dan tak lekang oleh waktu.
Seperti apa detail koleksinya? Popmama.com akan merangkumkannya untuk kamu.
Table of Content
1. Koleksi modest dengan sentuhan barok
Dok. Lia Soraya Kali ini, Lia Soraya meluncurkan koleksi modest dengan menafsirkan kembali kemewahan estetika era barok melalui perspektif yang kontemporer dan elegan. Koleksi ini terdiri dari 15 look, yang memadukan kemegahan era Victoria dengan siluet yang anggun.
Detail kerah tinggi, puff sleeves yang bervolume, detail ruffle berlapis serta tailoring yang refined menghadirkan kesan sophisticated yang tak lekang oleh waktu.
2. Terinspirasi dari bunga dan buah
Dok. Lia Soraya Masih dari koleksi yang sama, look-nya memang terinspirasi dari motif bunga dan buah untuk merepresentasikan kelimpahan, kemakmuran, serta keindahan alam. Elemen ini memang sering terlihat dalam seni dan dekorasi era barok.
Dengan perpaduan yang tepat, motif tersebut diolah secara apik ke dalam komposisi ornamen yang kaya. Hasilnya, menciptakan keseimbangan harmonis antara kemewahan, feminitas, serta nilai modest yang mengedepankan keanggunan dan refinement.
3. Material yang digunakan
Dok. Lia Soraya Koleksi ini menggunakan perpaduan dari material silky, organdy, dan chiffon untuk memperkuat kualitas visual dan teksturnya. Material silky memberikan permukaan yang halus dengan kilau lembut yang merefleksikan kemewahan estetika barok.
Sedangkan organdi menghadirkan struktur dan volume yang ringan, memungkinkan siluet dramatis serta detail dekoratif jadi lebih menonjol. Terakhir, material chiffon memberikan kelembutan dan efek yang flowy, menciptakan gerakan yang anggun sekaligus tampilan yang ringan dan ethereal.
4. Detail aplikasi bordir yang jadi statement
Dok. Lia Soraya Salah satu karakteristik utama koleksi ini adalah aplikasi bordir 3 dimensi yang menjadi elemen dekoratif utama. Motif bunga dan buah dikerjakan secara detail menggunakan kombinasi teknik fill stitch embroidery, satin stitch embroidery, serta embellishment berupa manik dan sequin.
Teknik fill stitch memberikan kedalaman dan bentuk yang solid pada setiap motif, sementara statin stitch memperkuat tekstur dan detail yang refined. Sequin yang ditempatkan secara presisi menghadirkan kilau lembut sekaligus menegaskan karakter mewah pada setiap koleksinya. Perpaduan teknik bordir tersebut menghasilkan ornamen yang bersifat sculptural, memperkaya busana melalui dimensi, craftsmanship, dan nilai artistik.
5. Koleksi yang sophisticated
Dok. Lia Soraya Melalui harmonisasi estetika barok, elemen desain terinspirasi dari era Victoria yang mewah dan elegan. Sedangkan motif botani dan buah, material mewah, serta teknik bordir 3D yang detail menghasilkan koleksi modest yang sophisticated, menjembatani keanggunan historis dengan desain yang kontemporer.
Koleksi ini ditujukan untuk perempuan modern yang menghargai keindahan yang timeless, craftsmanship yang berkualitas, serta modesty yang anggun, menghasilkan busana yang merayakan feminitas, kreativitas, dan kemewahan yang refined.
Tertarik memilikinya?





















