Dok. Aruna International Summit 2026
Perkembangan teknologi membuat para ahli mempelajari bagaimana energi tertentu bisa berinteraksi dengan sel kulit dan memengaruhi proses di dalamnya. Menurut dr. Feilicia, hal tersebut menjadi titik temu antara science, teknologi, dan praktik klinis.
“Kami tidak berhenti pada pertanyaan what the device does on the skin. Lebih jauh, kami ingin memahami what happens inside the cell, bagaimana energi cahaya berinteraksi dengan cellular chromophores, dan bagaimana interaksi tersebut diterjemahkan menjadi respons biologis,” ujar dr. Feilicia Henrica, Sp.D.V.E, FINSDV, anggota Celluma Indonesia Advisory Board, dalam media press yang sama, bertajuk Healthy Skin: Rewritten at The Cellular Level.
Pada akhirnya, konsep longevity dalam dunia kecantikan mengajak untuk melihat proses penuaan dengan cara yang berbeda. Bukan lagi semata-mata fokus memperbaiki kulit agar tampak awet muda, tetapi menjaga kesehatan dan fungsi kulit agar tetap optimal dalam jangka panjang.
Kulit yang sehat dapat dimulai dari kondisi yang terjaga hingga ke dalam. Jadi, daripada hanya fokus mengatasi tanda-tanda penuaan, yuk mulai berikan perhatian pada kesehatan kulit di setiap fase usia!