6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Softlens

Agar mata tak iritasi, coba cara ini ya!

11 Maret 2021

6 Hal Harus Diperhatikan Saat Menggunakan Softlens
Pexels/Gratisography

Selain kacamata, softlens atau lensa kontak jadi alternatif bagi yang memiliki kekurangan dalam penglihatan seperti rabun jauh.

Saat ini lensa kontak juga menjadi sebuah pelengkap untuk menambah penampilan semakin menawan karena miliki beragam warna.

Nggak sedikit lho yang menggunakan softlens seharian penuh untuk menunjang penampilannya. 

Padahal pada kemasan softlens saja sudah ada peringatan untuk tidak menggunakannya lebih dari 8 jam. 

Nah, bagi kamu yang menggunakan softlens setiap hari harus perhatikan penggunaannya jika tak ingin alami iritasi mata.

Jangan sampai berniat tampil manarik dengan softlens malah jadi berakibat fatal untuk kesehatan mata. 

Untuk itu, simak yuk Ma tips dari Popmama.comcara menggunakan softlens yang tepat berikut ini! 

1. Ketahui masa kedaluwarsa softlens dan kandungan airnya

1. Ketahui masa kedaluwarsa softlens kandungan airnya
pinapina.net

Saat membeli softlens jangan hanya melihat dari warnanya saja. Tapi juga perhatikan masa kedaluwarsanya. Selain itu kamu juga harus cek berapa kandungan airnya, semakin tinggi kandungan airnya akan semakin baik menjaga kelembaban softlens dan akan semakin nyaman digunakan.

Menurut rekomendasi yang disarankan Food and Drugs Administration (FDA), kadar air lensa kontak itu terbagi menjadi 2, yaitu kadar air tinggi (diatas 50%) dan kadar air rendah (dibawah 50 %). 

Tapi kadar air yang diperlukanpun tergantung kondisi mata kita. Jika kondisi mata cenderung normal, maka disarankan menggunakan lensa kontak dengan kadar air yang tinggi.  

Softlens dengan kadar air yang tinggi dapat meneruskan oksigen lebih banyak ke mata. Jadi, mata nggak akan cepat terasa kering. 

Namun, jika kamu memiliki kondisi mata yang tidak normal maka sebaiknya gunakan kadar air rendah. 

Softlens dengan kadar air rendah akan lebih sedikit menyerap air mata sehingga kelembaban tetap lebih terjaga dan kamu bisa lebih nyaman. 

2. Cuci tangan sebelum menggunakan softlens

2. Cuci tangan sebelum menggunakan softlens
Freepik/shayne_ch13

Tangan kita menjadi penyebar bakteri, mencuci tangan sebelum menggunakan softlens harus dilakukan agar tidak ada bateri yang menempel pada softlens. Gunakan sabun dan keringkan dengan handuk bersih. 

Editors' Picks

3. Bersihkan softlens sebelum dan sesudah digunakan

3. Bersihkan softlens sebelum sesudah digunakan
allaboutvision.com

Meskipun dalam kondisi terendam saat disimpan, kamu sebaiknya bersihkan lagi ya saat ingin menggunakannya. Membersihkan lensa kontak dengan rutin akan membuat nyaman saat digunakan.

4. Lepas softlens saat tidur

4. Lepas softlens saat tidur
Freepik/jcomp

Jangan pernah sepelekan ini, walaupun hanya tidur sebentar sebaiknya kamu melepas softlens saat tidur.

Kamu tidak mau kan softlens  menempel tak bisa dilepas karena dipakai saaat tertidur. Kasus ini banyak dialami bahkan hingga ada yang mengalami kebutaan.

Aduh, ngeri banget ya! 

5. Simpan softlens di tempat bersih

5. Simpan softlens tempat bersih
allaboutvision

Jangan sembarangan menyimpan softlens. Simpanlah di wadah khusus untuk softlens dan jangan biarkan softlens kering dan tidak direndam.

Konntak lensa yang tidak direndam cairan khusus softlens akan mengeras. Jangan gunakan lagi jika softlens sudah mengeras atau berubah bentuk.

6. Hindari pemakaian softlens terlalu lama

6. Hindari pemakaian softlens terlalu lama
trenzing.id

Dalam menggunakan softlens biasanya ada batas durasi penggunaan agar tetap nyaman. Masing-masing softlens berbeda namun biasanya durasi penggunaan kontak lensa dalam sehari hanya 4-8 jam saja.

Ini untuk menghindari mata kering karena terlalu lama menggunakan softlens. Saat ini para ahli mata merekomendasikan penggunaan softlens sekali pakai agar mata lebih sehat.

Itu dia tips menggunakan softlens yang tepat. Semoga berguna ya!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.