Popmama.com/Putri Syifa N
Bagi Andy Rusli, generasi ketiga Batik Keris, perkembangan batik saat ini berada di titik yang cukup menantang. Di satu sisi, semakin banyak anak muda yang ingin mengenakan batik. Namun, di sisi lain, masih ada anggapan bahwa batik terlalu “penuh” atau identik dengan gaya generasi sebelumnya.
Karena itu, Batik Keris berusaha mempertahankan motif-motif tradisional sambil membawanya ke konteks yang lebih modern.
“Kita tidak mau meninggalkan motif-motif yang original, tapi kita membawa batik yang original itu ke era modern,” ujar Andy.
Menurutnya, penyesuaian dilakukan lewat motif, warna, dan desain. Batik Keris kini kembali mengeksplorasi dasar motif batik klasik, tetapi menghadirkannya dengan isen-isen, detail, serta warna yang lebih modern dan sebelumnya jarang digunakan.
Tren warna pun ikut diperhatikan. Andy menyebut Batik Keris telah merilis warna pastel dalam beberapa bulan terakhir dan akan terus menghadirkan palet yang relevan dengan perkembangan dunia fashion.
Salah satu desain yang tetap dipertahankan lintas generasi adalah rok lilit. Model tersebut disebut sebagai salah satu pionir Batik Keris sejak 1947 dan hingga kini masih terus diproduksi. Ke depan, rok lilit tersebut juga akan dikembangkan dalam versi yang lebih high fashion.