Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Sering Ikat Rambut Terlalu Kencang Bikin Rontok? Ini Faktanya!

3 min read
Sering Ikat Rambut Terlalu Kencang Bikin Rontok? Ini Faktanya!
Popmama.com/Erica Santoso/AI
  • Mengikat rambut terlalu kencang secara berulang dapat memicu traction alopecia, ditandai garis rambut menipis di dahi dan samping kepala akibat tekanan pada akar serta folikel.

  • Karet elastis ketat, terutama pada rambut basah, dapat mengikis kutikula dan membuat rambut rapuh hingga patah di area ikatan; mengikat saat tidur menambah gesekan bantal.

  • Nyeri, perih, atau rasa tertarik pada kulit kepala menandakan iritasi folikel; gunakan scrunchie kain, variasikan gaya rambut longgar, dan biarkan rambut terurai saat beristirahat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mengikat rambut menjadi solusi paling praktis untuk merapikan penampilan saat beraktivitas harian. Gaya rambut ekor kuda (ponytail) atau sanggul tinggi kerap dipilih karena memberikan kesan rapi dan tidak mengganggu pergerakan.

Namun, kebiasaan menarik rambut secara berlebihan dapat memberikan tekanan konstan pada akar dan folikel rambut. Jika dilakukan terus-menerus, kondisi ini berisiko memicu masalah kerontokan serius yang dikenal sebagai traction alopecia.

Penasaran bagaimana kebiasaan sederhana ini memengaruhi kesehatan rambut? Berikut Popmama.com bagikan fakta sering ikat rambut terlalu kencang bikin rontok!

  1. 1. Tekanan konstan memicu traction alopecia

    Tekanan konstan memicu traction alopecia
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Kerontokan akibat ikatan yang terlalu ketat dikenal dengan istilah traction alopecia. Penarikan rambut secara terus-menerus dapat merusak folikel dan melemahkan akar rambut secara perlahan.

    Kondisi ini biasanya ditandai dengan menipisnya garis rambut di area dahi serta bagian samping kepala.

    Jika dibiarkan tanpa penanganan, folikel rambut berisiko mengalami kerusakan permanen hingga menghentikan pertumbuhan rambut baru.

  2. 2. Penggunaan karet kencang memicu patahnya batang rambut

    Penggunaan karet kencang memicu patahnya batang rambut
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Selain merusak akar, gesekan antara karet elastis yang ketat dan batang rambut dapat mengikis lapisan kutikula luar. Hal ini membuat helai rambut kehilangan elastisitas alaminya dan menjadi sangat rapuh.

    Kerusakan ini sering kali menyebabkan rambut patah di bagian tengah tempat ikatan berada, bukan rontok dari akar.

    Memilih ikatan yang terlalu kencang saat rambut basah juga akan mempercepat proses kerusakan tersebut.

  3. 3. Mengikat rambut saat tidur memperburuk kerontokan

    Mengikat rambut saat tidur memperburuk kerontokan
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Kebiasaan mengikat rambut sebelum tidur meningkatkan risiko gesekan antara helai rambut dan permukaan bantal. Gerakan tubuh selama tidur akan memberikan tarikan ekstra pada folikel rambut yang sudah tegang.

    Kombinasi antara ikatan yang ketat dan gesekan bantal membuat jaringan kulit kepala memerah dan mengalami iritasi.

    Membiarkan rambut terurai bebas saat beristirahat malam menjadi langkah penting untuk proses regenerasi sel kulit kepala.

  4. 4. Nyeri kulit kepala menandakan folikel rambut teriritasi

    Nyeri kulit kepala menandakan folikel rambut teriritasi
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Rasa sensitif, perih, atau ketarik pada kulit kepala setelah ikatan dilepas merupakan tanda bahaya yang tidak boleh diabaikan. Sensasi nyeri ini muncul akibat peradangan pada saraf dan otot di sekitar folikel rambut.

    Kondisi stres mekanis ini jika berlangsung lama akan mengganggu sirkulasi darah di area kulit kepala.

    Aliran darah yang terhambat menyebabkan pasokan nutrisi ke folikel rambut berkurang drastis.

  5. 5. Pilih scrunchie kain dan variasi gaya rambut

    Pilih scrunchie kain dan variasi gaya rambut
    Popmama.com/Erica Santoso/AI

    Mencegah kerontokan bukan berarti harus berhenti mengikat rambut sepenuhnya dalam kehidupan sehari-hari. Penggunaan aksesori yang lebih ramah seperti scrunchie bahan sutra atau kain lembut sangat disarankan.

    Gantilah gaya rambut secara berkala dengan kepangan longgar atau membiarkannya terurai agar tekanan terbagi rata.

    Langkah pencegahan sederhana ini akan menjaga kekuatan akar serta keindahan rambut jangka panjang.

    Merawat keindahan rambut membutuhkan perhatian pada kebiasaan kecil yang sering dianggap sepele setiap harinya. Mulailah lebih peka terhadap kenyamanan kulit kepala agar rambut tetap tumbuh lebat, kuat, dan sehat sepanjang waktu!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More