7 Tips Beli Baju Lebaran Online agar Tak Salah Ukuran

- Memerhatikan ukuran tubuh secara detail sebelum membeli baju online
- Gunakan jasa ekspedisi yang aman dan dekat dari rumah
- Pilih model baju sesuai bentuk tubuh dan jenis bahan yang nyaman
Menjelang Hari Raya, belanja baju Lebaran secara online sering menjadi pilihan praktis di tengah aktivitas yang padat.
Mulai dari modelnya yang beragam dan bisa dibeli lewat smartphone, tanpa harus keluar rumah. Namun, salah satu masalah yang selalu dialami adalah ukuran baju yang tidak sesuai saat barang sudah tiba.
Berikut Popmama.com merangkum 7 tips membeli baju lebaran secara online, agar Mama tidak salah ukuran dan tetap nyaman saat mengenakannya. Yuk simak berikut ini.
Table of Content
1. Memerhatikan ukuran tubuh secara detail

Sebelum membeli baju secara online, sebaiknya Mama mengukur tubuh menggunakan meteran baju. Kemudian, ukur bagian tubuh utama seperti lingkar dada, pinggang, pinggul, serta panjang baju yang biasa dikenakan.
Selain itu, jangan gunakan ukuran yang lama untuk hasil yang detail, sehingga Mama bisa menyesuaikan dengan ukuran yang terdapat di etalase toko tersebut.
2. Gunakan jasa ekspedisi yang aman

Menjelang Lebaran, peningkatan jumlah pengiriman membuat proses pengantaran menjadi lebih lama dari hari biasa.
Karena itu, Mama disarankan memilih jasa ekspedisi yang lokasinya dekat dari rumah dan sesuai dengan kebutuhan, terutama jika membeli baju mendekati Lebaran.
Selain itu, tetap memerhatikan estimasi waktu paket, sebab beberapa ekspedisi atau platform belanja memiliki kebijakan pengembalian, apabila barang tidak diterima dalam jangka waktu tertentu, sehingga membuat paket tertahan atau kembali ke penjual.
3. Pilih model baju sesuai bentuk tubuh

Model potongan baju cukup memengaruhi kenyamanan saat dipakai, dimana baju dengan potongan slim fit biasanya mengikuti bentuk tubuh dan terasa lebih pas. Sementara potongan regular atau oversized biasanya lebih longgar.
Mama sebaiknya menyesuaikan pilihan model dengan kebutuhan dan preferensi sendiri, terutama jika baju akan digunakan dalam waktu lama saat Lebaran.
4. Pilih jenis bahan yang nyaman

Selain ukuran dan model, jenis bahan juga berperan penting, karena terdapat beberapa bahan bersifat elastis dan mengikuti bentuk tubuh, sementara bahan lainnya cenderung kaku.
Selain itu, terdapat jenis kain yang bisa terasa panas atau rusak setelah dicuci. Oleh karena itu, membaca deskripsi bahan dengan teliti dapat membantu Mama memilih busana Lebaran yang nyaman dan sesuai kebutuhan.
5. Gunakan alat yang sesuai untuk mengukur tubuh

Menentukan ukuran baju hanya berdasarkan berat badan bukanlah cara yang tepat, sebab berat badan kurang maksimal untuk menjelaskan detail ukuran tubuh.
Oleh karena itu, Mama sebaiknya tetap mengukur ukuran tubuh dalam sentimeter, bukan sekadar angka di timbangan, agar hasilnya lebih akurat.
6. Cek ulasan pembeli di akun toko

Ulasan dari para pembeli dapat menjadi referensi penting sebelum Mama memutuskan untuk membeli, karena banyak pembeli yang membagikan pengalaman mereka terkait ukuran baju, seperti terlalu kecil, pas, atau lebih besar dari ukuran standar.
Selain itu, dokumentasi dari pembeli juga dapat membantu Mama mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana baju tersebut terlihat saat dikenakan.
7. Pilih toko yang menyediakan garansi tukar ukuran baju

Untuk mengantisipasi kemungkinan ukuran yang kurang sesuai, Mama sebaiknya memilih toko online yang menyediakan opsi penukaran atau pengembalian barang.
Pastikan Mama memahami syarat dan ketentuannya sebelum membeli, sehingga Mama tidak perlu khawatir jika ukuran yang datang ternyata kurang pas.
Inilah 7 tips belanja baju Lebaran secara online yang praktis. Mulai dari mengukur tubuh sendiri, memahami model dan bahan, serta memeriksa ulasan pembeli.
Tips ini dapat membantu Mama mencegah risiko yang tidak diinginkan, agar bisa tampil nyaman dan percaya diri saat merayakan Lebaran bersama keluarga.


















