Tips Menghaluskan Ketiak Tanpa Iritasi, Cocok untuk Kulit Sensitif

- Eksfoliasi secara cerdas dengan asam lembut membantu menghaluskan ketiak tanpa iritasi.
- Pelembap dengan bahan keratolitik lembut dan perawatan pasca-mencukur membantu menjaga kondisi kulit ketiak.
- Perawatan laser dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi pertumbuhan bulu kasar di area ketiak.
Begitu banyak energi perawatan kulit kita terfokus pada penyempurnaan kulit wajah, melindungi, menghaluskan, dan mengejar hasil akhir kulit yang berkilau dan halus, sehingga bagian tubuh kita yang lain hampir tidak terpikirkan. Ketiak, khususnya, cenderung diabaikan hanya karena jarang terlihat.
Namun, jika ketiak yang lembut, merata, dan bebas benjolan ada dalam daftar keinginan kecantikan Mama, inilah saatnya untuk memperhatikannya. Kamu bisa mendapatkan ketiak yang lembap, halus, dan bebas iritasi, dengan perawatan yang optimal. Berikut, Popmama.com bagikan 4 tips menghaluskan ketiak tanpa iritasi.
Table of Content
1. Jadikan eksfoliasi sebagai kebiasaan cerdas

Mendapatkan ketiak yang halus bukan berarti menggosok lebih keras, melainkan melakukan eksfoliasi dengan lebih cerdas. Eksfoliasi secara teratur membantu membersihkan sel-sel kulit mati yang dapat menyumbat pori-pori, sekaligus mendorong produksi kolagen untuk memperbaiki tekstur dan menjaga kulit tetap kencang dan sehat.
Dermatolog cenderung lebih menyukai eksfolian kimia untuk area sensitif ini, karena bekerja tanpa gesekan yang dapat menyebabkan iritasi. Asam lembut seperti asam laktat, glikolat, atau salisilat membantu melarutkan penumpukan, mencerahkan kulit, dan meningkatkan kualitas secara keseluruhan tanpa menimbulkan tekanan yang tidak perlu pada ketiak. Sebaliknya, scrub berbasis butiran atau manik-manik mungkin lebih berbahaya daripada bermanfaat, menyebabkan kemerahan atau luka mikro.
Kuncinya, menurut para ahli, adalah moderasi. Mulailah dengan eksfoliasi sekali seminggu dan secara bertahap tingkatkan hanya jika kulit Mama mentolerirnya dengan baik. Memilih formula kimia ringan daripada scrub abrasif memungkinkan Mama untuk menghaluskan benjolan sambil menghormati sifat halus kulit ketiak.
2. Hidrasi menjaga kondisi ketiak

Menjaga area ketiak tetap terhidrasi dengan baik adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit. Menurut Brendan Camp, MD, seorang dokter kulit bersertifikasi ganda yang berspesialisasi dalam dermatologi medis dan kosmetik, pelembap yang diformulasikan dengan bahan keratolitik lembut dapat membantu menghaluskan kulit dengan mengangkat sel-sel mati di permukaan.
Bahan aktif umum seperti asam glikolat, laktat, dan salisilat, yang sering ditemukan dalam pelembap yang mudah didapat, bekerja untuk memperbaiki tekstur sekaligus mendukung hidrasi jangka panjang, mirip dengan bahan-bahan yang digunakan dalam eksfolian kimia.
Sejalan dengan ini, Divya Shokeen, seorang dokter spesialis kulit bersertifikasi di bidang medis, bedah, dan kosmetik, menyarankan untuk mengoleskan losion atau krim ke ketiak segera setelah mandi. Melakukan hal itu membantu menenangkan dan melembutkan kulit, mengurangi risiko iritasi atau peradangan. Pelembapan secara teratur juga dapat meminimalkan tampilan benjolan dan tekstur yang tidak rata, terutama jika dipadukan dengan eksfoliasi.
3. Persiapkan proses cukur

Mencukur ketiak terburu-buru tanpa persiapan yang tepat mungkin terasa tidak berbahaya, tetapi itu adalah salah satu cara tercepat untuk mengalami iritasi dan kulit kasar. Melewatkan krim atau gel cukur lebih umum daripada yang Mama kira, sesuatu yang sering diperhatikan para ahli saat membahas rutinitas pasien.
Menurut Murphy-Rose, seorang dokter kulit kosmetik dan medis bersertifikasi, menggunakan gel cukur berkualitas yang dipadukan dengan pisau cukur yang bersih dan sering diganti sangat penting untuk menjaga ketiak tetap halus. Alat dan produk yang tepat membantu meminimalkan gesekan, yang pada gilirannya mengurangi kemerahan dan benjolan.
Selain gel cukur, penyesuaian kecil dapat membuat perbedaan besar. Mandi air hangat dan beruap sebelumnya membantu melembutkan rambut, sementara pengelupasan lembut mempersiapkan kulit untuk pencukuran yang lebih bersih. Pisau yang tajam tidak dapat ditawar, dan mengunci semuanya dengan pelembap setelahnya menjaga kulit tetap tenang, terhidrasi, dan nyaman lama setelah bercukur.
4. Coba perawatan ketiak

Bagi kamu yang mencari solusi jangka panjang untuk kehalusan ketiak, penghilangan bulu dengan laser sering direkomendasikan oleh para profesional. Meskipun cenderung merupakan investasi yang lebih besar, baik secara finansial maupun waktu, imbalannya adalah berkurangnya pertumbuhan kembali bulu dan kulit yang tampak lebih halus seiring waktu.
Menurut para ahli, perawatan laser menargetkan akar rambut, membantu meminimalkan bulu kasar yang biasanya muncul setelah bercukur. Prosedur ini umumnya ditoleransi dengan baik dan, ketika dilakukan di area ketiak, dapat secara signifikan mengurangi pertumbuhan rambut setelah beberapa sesi.
Sebagian besar rencana perawatan berlangsung sekitar enam bulan, dengan sesi dijadwalkan setiap empat hingga enam minggu tergantung pada siklus rambut individu. Hasilnya bervariasi, beberapa orang melihat perubahan sejak dini, sementara yang lain mungkin memerlukan janji temu tambahan untuk bulu yang lebih membandel.
Untuk memaksimalkan hasil dan mendukung pemulihan kulit yang tepat, para profesional menekankan pentingnya mengikuti panduan perawatan pasca-perawatan dengan cermat setelah setiap sesi laser.
Itulah, 4 tips menghaluskan ketiak tanpa iritasi. Kamu bisa mencoba tips-tips ini dan buktikan sendiri.


-FxHfQhwCfmYdAhsfbImbNrKpIbDkxt7y.jpg)















