Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Intinya Sih
  • Jizyah adalah pajak bagi non-Muslim di wilayah Islam sebagai bentuk kontribusi sosial yang menjamin perlindungan jiwa, harta, dan kebebasan beragama.
  • Dasar hukum jizyah terdapat dalam Surah At-Taubah ayat 29 serta berbagai hadis yang menegaskan penerapannya sejak masa Nabi Muhammad SAW.
  • Penerapan jizyah dibedakan berdasarkan individu atau negara, dengan pengecualian bagi perempuan, anak-anak, lansia, orang miskin, dan pemuka agama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Apa itu jizyah? Istilah ini sering muncul dalam pembahasan sejarah Islam, tetapi belum banyak dipahami secara menyeluruh. Tak sedikit yang penasaran, sebenarnya apa makna di balik konsep ini dan bagaimana penerapannya dalam kehidupan bermasyarakat.

Di balik penyebutannya sebagai “pajak”, jizyah ternyata memiliki peran yang lebih luas dalam sistem pemerintahan Islam. Konsep ini berkaitan erat dengan aturan, perlindungan, serta hubungan antara negara dan warganya.

Lalu, bagaimana dasar hukumnya, siapa saja yang dikenai, dan bagaimana praktiknya dalam sejarah Islam? Simak penjelasan Popmama.com berikut ini.

Table of Content

Apa Itu Jizyah?

Apa Itu Jizyah?

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam_20260331_105317_0000.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Jizyah adalah pajak yang dikenakan kepada non-Muslim yang tinggal di wilayah pemerintahan Islam. Pajak ini menjadi bagian dari kesepakatan sosial, di mana mereka memperoleh perlindungan atas jiwa, harta, serta kebebasan menjalankan agama.

Penerapan jizyah sudah ada sejak masa Nabi Muhammad SAW. Kewajiban ini umumnya berlaku bagi laki-laki dewasa yang mampu secara fisik dan ekonomi, sementara perempuan, anak-anak, lansia, dan yang tidak mampu dibebaskan.

Jizyah juga berfungsi sebagai bentuk kontribusi warga non-Muslim kepada negara. Sebagai gantinya, mereka tidak diwajibkan ikut berperang, tetapi tetap mendapatkan jaminan keamanan dari pemerintah.

Dasar Hukum Jizyah

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam_20260331_105317_0002.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Ketentuan tentang jizyah dijelaskan dalam Al-Qur’an, tepatnya pada Surah At-Taubah ayat 29. Ayat ini menegaskan adanya kewajiban tersebut bagi non-Muslim yang yang tinggal di negara Islam.

قَاتِلُوا الَّذِيْنَ لَا يُؤْمِنُوْنَ بِاللّٰهِ وَلَا بِالْيَوْمِ الْاٰخِرِ وَلَا يُحَرِّمُوْنَ مَا حَرَّمَ اللّٰهُ وَرَسُوْلُهٗ وَلَا يَدِيْنُوْنَ دِيْنَ الْحَقِّ مِنَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْكِتٰبَ حَتّٰى يُعْطُوا الْجِزْيَةَ عَنْ يَّدٍ وَّهُمْ صٰغِرُوْنَ

qâtilulladzîna lâ yu'minûna billâhi wa lâ bil-yaumil-âkhiri wa lâ yuḫarrimûna mâ ḫarramallâhu wa rasûluhû wa lâ yadînûna dînal-ḫaqqi minalladzîna ûtul-kitâba ḫattâ yu‘thul-jizyata ‘ay yadiw wa hum shâghirûn

Artinya: Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan hari akhir, tidak mengharamkan (menjauhi) apa yang telah diharamkan (oleh) Allah dan Rasul-Nya, dan tidak mengikuti agama yang hak (Islam), yaitu orang-orang yang telah diberikan Kitab (Yahudi dan Nasrani) hingga mereka membayar jizyah dengan patuh dan mereka tunduk. (Q.S At-Taubah: Ayat 29).

Dalam Hadis, ketentuan mengenai jizyah cukup banyak dijelaskan diantaranya :

Hadis dari Anas dan Usman bin Abi Sulaiman r.a, mereka menceritakan bahwa Nabi SAW mengutus Khalid bin Walid ke Ukaidir Dumah, maka mereka menyambutnya, lalu mereka datang dengan membawa jizyah. Karena itu ia terlindungi keselamatannya dan melakukan perjanjian damai atas jizyah. (HR. Abu Dawud). 

Hadis dari Abd al-Rahman bin Auf r.a, ia berkata bahwa Nabi SAW mengambil jizyah dari orang Majusi Hajar” (HR. Bukhari). 

Hadis dari Ibn ‘Abbas r.a, ia berkata : Rasulullah SAW telah bersabda, tidak wajib bagi seorang muslim membayar jizyah. Muhammad bin Kasir mengatakan kepada kita bahwa Sufyan ditanya tentang makna pernyataan tersebut, ia menjawab, jika seseorang (ahl al-zimmah) masuk islam, maka tidak ada lagi jizyah atas dirinya. (HR. Abu Dawud). 

Pembagian Jizyah

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam_20260331_105317_0003.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Dalam konteks penerapannya, jizyah dibagi menjadi beberapa bentuk. Secara garis besar, jizyah dapat dibedakan berdasarkan individu dan negara yang membayarnya. Berikut ini adalah pembagian jizyah:

  • Individual Jizyah: Dikenakan kepada non-Muslim (ahl al-zimmah) yang tinggal di wilayah kekuasaan negara Islam.
  • Kolektif Jizyah: Dikenakan kepada negara-negara non-Muslim yang telah membuat perjanjian damai dengan negara Islam.

Selain itu, jizyah juga dibagi berdasarkan cara penetapannya:

  • Sulhiyah: Jizyah yang dibayar atas dasar perjanjian damai. Kadarnya ditentukan berdasarkan kesepakatan antara kedua belah pihak.
  • Ghair Sulhiyah: Jizyah yang dikenakan setelah penaklukan dalam peperangan. Kadarnya ditentukan oleh pemerintahan Islam.

Tidak Semua Wajib Bayar, Ini Golongan yang Dikecualikan

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam_20260331_105317_0004.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Islam sangat menjunjung tinggi keadilan, sehingga jizyah tidak dipukul rata kepada semua orang. Ada aturan main yang sangat manusiawi terkait siapa saja yang wajib membayarnya.

Kewajiban jizyah hanya ditujukan kepada laki-laki dewasa yang sehat secara fisik dan memiliki kemampuan finansial. Artinya, ada banyak kelompok yang dibebaskan dari kewajiban ini, di antaranya:

  • Perempuan dan anak-anak.
  • Lansia atau orang tua yang sudah tidak bekerja.
  • Orang sakit atau penyandang disabilitas.
  • Orang miskin yang tidak mampu secara ekonomi.
  • Pemuka agama (seperti pendeta) yang fokus pada ibadah.

Besaran Jizyah Tidak Bersifat Tetap dan Berbeda-Beda.

Apa Itu Jizyah? Kenali Pengertian dan Aturannya dalam Islam_20260331_105317_0005.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Menurut Imam Malik, jizyah bagi individu baik kaya maupun miskin ditetapkan sebesar 4 dinar atau 40 dirham. Sementara itu, Imam Syafi’i berpendapat bahwa kewajiban jizyah cukup sebesar 1 dinar.

Dalam praktiknya, jumlah jizyah juga dapat disesuaikan dengan kebijakan penguasa. Hal ini sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW yang menetapkan jizyah bagi kaum Bani Najran berupa 2000 potong pakaian setiap tahunnya.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang jizyah yang bukan sekadar pajak, tetapi juga bagian dari sistem keadilan dan perlindungan dalam Islam.

FAQ Seputar Apa Itu Jizyah?

Apakah Muslim juga membayar jizyah?

Tidak. Umat Muslim tidak dikenai jizyah, tetapi memiliki kewajiban lain seperti zakat.

Apa tujuan diberlakukannya jizyah?

Jizyah bertujuan sebagai bentuk kontribusi kepada negara sekaligus imbalan atas perlindungan jiwa, harta, dan kebebasan beragama.

Apakah jizyah masih berlaku saat ini?

Penerapan jizyah bergantung pada sistem pemerintahan suatu negara, sehingga tidak semua negara menerapkannya di masa sekarang.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More