Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

Apa itu Nuzulul Quran? Mengenal Peristiwa dan Maknanya

Apa itu Nuzulul Quran? Mengenal Peristiwa dan Maknanya
Pexels/GR Stocks
Intinya Sih
  • Nuzulul Quran adalah proses turunnya wahyu Allah kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril, bukan secara fisik, melainkan sebagai penyampaian pesan suci yang berisi pedoman hidup.

  • Al-Quran diturunkan untuk memperbaiki keimanan, sistem sosial yang timpang, serta kemerosotan moral masyarakat Arab pra-Islam agar kembali pada nilai tauhid dan keadilan.

  • Wahyu diturunkan bertahap selama lebih dari dua puluh tahun guna meneguhkan hati Rasulullah SAW, menjawab tantangan kaum musyrik, serta memudahkan umat memahami dan menghafal ajaran Islam.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Pernah mendengar istilah nuzulul quran setiap kali bulan suci Ramadan tiba? Momen ini kerap diperingati secara meriah oleh umat Muslim di berbagai penjuru Nusantara bahkan dunia.

Peristiwa besar ini menyimpan begitu banyak hikmah dan pembelajaran yang relevan hingga masa kini, bukan hanya sekadar perayaan tahunan. Di dalamnya, dibahas secara lengkap mengenai kaitan teks kitab suci dan realitas kehidupan masyarakat pada masa itu. 

Berikut Popmama.com rangkum mengenai apa itu nuzulul quran, Yuk, langsung saja kita simak ulasannya di bawah ini!

Table of Content

1. Pengertian nuzulul quran

1. Pengertian nuzulul quran

Apa Itu Nuzulul Quran 2.jpg
Pexels/Gizem Gökce

Hal pertama yang harus kita pahami bersama adalah definisi dari istilah tersebut. Mengutip dari Jurnal Al-Mutsla, secara kaidah bahasa, frasa ini sesungguhnya terdiri dari kata nuzul dan kata al-quran yang kemudian dirangkai menjadi satu dalam bentuk kata. 

Menariknya, penggunaan kata nuzul dalam istilah turunnya kitab suci ini tidak bisa kita pahami maknanya secara harfiah. Maksudnya, kita sama sekali tidak boleh mengartikannya sebagai peristiwa menurunkan sesuatu dari tempat yang sangat tinggi menuju ke tempat yang lebih rendah, sebab kitab suci ini pada asalnya tidaklah berbentuk wujud fisik ataupun materi.

Lalu, apa makna sebenarnya yang tersirat di baliknya? Menurut penjelasan mendalam para pakar dan ulama, pengertian yang paling tepat untuk digunakan adalah pengertian majazi atau kiasan.

Artinya, Nuzulul Quran adalah sebuah tahapan penyampaian informasi yang berupa wahyu suci kepada sosok Nabi Muhammad SAW dari dimensi alam gaib menuju ke alam nyata, yang mana proses luar biasa ini dilakukan melalui perantara Malaikat Jibril.

2. Mengapa al-quran diturunkan?

Apa Itu Nuzulul Quran 3.jpg
Pexels/belal obeid

Mengutip dari Maliki Interdisciplinary Journal, ada tiga alasan utama diturunkannya pedoman hidup umat Islam ini.

  • Alasan teologis: Pada masa pra-Islam, masyarakat Arab masih menganut kepercayaan menyembah berhala dan politeisme. Al-Quran diturunkan untuk membawa masyarakat kembali kepada keimanan melalui ajaran tauhid.

  • Sistem sosial yang kacau: Masyarakat Arab saat itu belum mengetahui tentang keadilan dan kesetaraan. Bagi mereka, siapa yang kuat bisa menjadi pemimpin dan yang kaya memegang kekuasaan penuh. Turunnya firman Allah ini merupakan upaya untuk memperbaiki sistem sosial yang timpang secara bertahap, khususnya bagi perempuan, orang miskin, dan kaum lemah.

  • Kemerosotan moral: Kacaunya sistem sosial memicu merosotnya moral. Nilai kemanusiaan seolah tidak ada artinya karena pada saat itu laki-laki boleh menikahi perempuan semaunya karena dorongan hasrat, bahkan terjadi pembunuhan bayi perempuan karena alasan kemiskinan atau gengsi keluarga apabila sukunya kalah perang.

3. Kondisi masyarakat pada saat itu

Apa Itu Nuzulul Quran 4.jpg
Pexels/Optical Chemist

Nah, setelah tahu pengertian dasar dan alasannya, ada yang perlu diketahui, yaitu bagaimana gambaran kondisi umat serta lingkungan sosial yang sebenarnya saat firman-firman Allah tersebut mulai diturunkan ke bumi. 

Pada masa-masa awal tersebut, Rasulullah SAW harus berhadapan langsung dengan kaum yang secara turun-temurun memiliki watak serta sikap yang begitu keras. Perjalanan dakwah beliau pada saat itu terbilang sangat berat, penuh liku, dan jauh dari kata instan.

Risalah Islam yang baru seumur jagung pada waktu itu terus-menerus mengalami ujian demi ujian, mulai dari berbagai keraguan, tuduhan-tuduhan palsu yang tak berdasar, kondisi panggung politik yang sangat tidak menentu, serta ragam cobaan lain yang sebagian besar dihembuskan oleh kaum musyrik. 

Kaum musyrikin di masa itu memiliki kebiasaan buruk yang sering kali mengajukan berbagai macam pertanyaan aneh. Niat mereka sebenarnya bukanlah untuk mencari kebenaran, melainkan murni untuk melemahkan argumen sekaligus menantang demi menguji keabsahan kenabian Rasulullah SAW.

Di sisi lain, wajah kondisi sosial budaya masyarakatnya juga terbilang unik. Mayoritas masyarakat Makkah dan sekitarnya saat itu berstatus sebagai umat yang ummi, yaitu mereka belum pandai dalam hal membaca dan menulis. 

4. Peristiwa berlangsungnya nuzulul quran

Apa Itu Nuzulul Quran 5.jpg
Pexels/mohammad ramezani

Tentu, hal selanjutnya yang tak kalah memancing rasa penasaran adalah bagaimana wahyu tersebut diturunkan. Proses turunnya wahyu ini ternyata memakan waktu yang sangat panjang dan dirancang sangat berbeda bila kita bandingkan dengan proses turunnya kitab-kitab suci umat terdahulu. 

Kitab panduan umat Islam ini tidak diturunkan dalam wujud satu buku utuh secara tiba-tiba, melainkan diturunkan silih berganti memakan waktu selama dua puluh tahun, dua bulan, dan dua puluh dua hari lamanya. 

Mengenai tahapan rinci peristiwanya, para pemikir Islam dan ulama besar rupanya memiliki beberapa ragam pandangan yang kaya atau luas.

Ada kelompok yang berpendapat, pada riwayat dari sahabat Ibnu Abbas, bahwa kitab ini di tahap awal diturunkan secara sekaligus terlebih dahulu menuju ke Baitul 'Izzah yang berada di langit dunia, barulah setelah itu secara spesifik diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW secara bertahap selama rentang waktu dua puluh tiga tahun menyesuaikan dengan peristiwa sosial yang tengah terjadi.

Ada pula pandangan lain yang meyakini wahyu diturunkan berangsur pada dua puluh malam kemuliaan secara bertahap tiap tahunnya. 

Apa pun pandangannya, semuanya bersepakat kuat bahwa wahyu agung ini sengaja diturunkan secara berangsur-angsur untuk menemani secara langsung perjuangan berat Nabi SAW di lapangan.

5. Dampak setelahnya

Apa Itu Nuzulul Quran 6.jpg
Pexels/Thirdman

Tentu saja, gaya penurunan bertahap yang memakan waktu belasan hingga puluhan tahun ini dirancang sedemikian rupa untuk membawa dampak dan ragam manfaat yang luar biasa besar.

Manfaat atau hikmah utamanya adalah demi memantapkan dan memperteguh ketegaran hati Rasulullah SAW. Pasalnya, di setiap kesulitan, penolakan, dan peristiwa berat yang beliau alami, selalu disusul dengan kehadiran wahyu baru yang seketika menenangkan batinnya. 

Selain urusan batiniah, deretan wahyu yang turun perlahan ini secara luar biasa jitu selalu bisa menjadi jawaban tegas dan pamungkas yang mampu menepis segala tantangan logika dari kaum musyrikin yang sering mempertanyakan berbagai hal batil dan di luar nalar.

Keuntungan lainnya sangat terasa bagi umat Islam sendiri. Mengingat masyarakat kala itu adalah kaum ummi, penurunannya secara bertahap tentu sangat memudahkan mereka dalam mencerna, menghafal, dan memahami makna ayatnya secara mendalam. 

Dari kacamata hukum sosial, metode progresif ini relevan dan pas untuk melakukan pentahapan pembentukan hukum.

Dengan begitu, manusia yang dulunya jahiliah perlahan-lahan diajak bersikap rasional dan tunduk pada agama baru ini, hingga pada akhirnya tatanan martabat mereka yang sempat rusak sukses direkonstruksi. 

Nah, itulah ulasan mengenai apa itu nuzulul quran. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan keislaman.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More