Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Perbedaan Kimpul dan Talas? Kenali Ciri-Cirinya
Popmama.com/Najla Dewi Effendi/AI
  • Kimpul berasal dari Amerika Selatan utara dan relatif lebih baru dibudidayakan, sedangkan talas telah lama menjadi pangan penting bagi ratusan juta orang di wilayah tropis dan subtropis.
  • Kimpul dapat tumbuh lebih dari 2 meter, produktivitasnya 12–20 ton per hektare, serta lebih jarang terserang hama dan penyakit; talas lebih adaptif di lahan tergenang.
  • Kimpul fleksibel dipanggang, digoreng, atau direbus dan memiliki aktivitas antioksidan; talas lebih mudah dicerna karena pati kecil serta mengandung serat, kalium, vitamin C, zinc, tiamin, dan folat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kimpul dan talas merupakan umbi-umbian pangan yang berbeda dalam asal, ketahanan terhadap hama, ukuran tanaman, kondisi tumbuh, cara pengolahan, rasa, tekstur, serta kandungan gizi dan senyawa bioaktif.
  • Who?
    Kimpul (Xanthosoma sigittifolium), juga dikenal sebagai tannia, dan talas (Colocasia esculenta) menjadi dua jenis tanaman umbi yang dibandingkan.
  • Where?
    Kimpul diyakini berasal dari Amerika Selatan bagian utara, sedangkan talas dibudidayakan luas terutama di wilayah tropis dan subtropis.
  • When?
    Talas telah lama dibudidayakan dan dikonsumsi di berbagai wilayah dunia, sementara kimpul tergolong lebih baru diperkenalkan sebagai tanaman pangan. Waktu penyebaran spesifik keduanya per saat ini masih belum diketahui.
  • Why?
    Perbedaan terjadi karena karakter biologis keduanya, termasuk kandungan trypsin inhibitor, kemampuan adaptasi lahan, ukuran pati, serta kandungan senyawa bioaktif yang berbeda.
  • How?
    Kimpul dapat tumbuh hingga 2 meter atau lebih dan diolah dengan dipanggang, digoreng, atau direbus. Talas umumnya hingga 1,5 meter, dapat tumbuh di lahan tergenang, dan lazim direbus atau dikeringkan setelah blansir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kimpul dan talas itu sama-sama umbi yang bisa dimakan, tapi mereka beda. Kimpul asalnya dari Amerika Selatan dan bisa tumbuh lebih tinggi. Kimpul juga lebih jarang sakit karena hama. Talas sudah lama dimakan banyak orang dan bisa hidup di tanah yang basah. Keduanya harus dimasak dulu supaya enak dimakan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kimpul dan talas sekilas memang terlihat mirip karena sama-sama termasuk jenis umbi-umbian yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan pangan.

Namun, kimpul (Xanthosoma sigittifolium) dan talas (Colocasia esculenta) memiliki ciri khas masing-masing yang membuat keduanya dapat dibedakan.

Berikut beberapa perbedaan kimpul dan talas yang telah Popmama.com kutip dari Plant Knowledge Journal.

1. Memiliki sejarah dan daerah asal yang berbeda

Popmama.com/Najla Dewi Effendi/AI

Talas termasuk tanaman pangan yang sudah lama dikenal dan dimanfaatkan oleh masyarakat di berbagai wilayah dunia.

Bahkan, talas diperkirakan menjadi salah satu sumber pangan pokok bagi sekitar 400–500 juta orang. Tanaman ini telah dibudidayakan dan dikonsumsi secara luas, terutama di wilayah tropis dan subtropis.

Sementara, kimpul memiliki sejarah penyebaran yang berbeda. Tanaman yang juga dikenal sebagai tannia ini tergolong relatif baru dibandingkan talas dan diyakini berasal dari kawasan Amerika Selatan bagian utara.

Dari wilayah tersebut, kimpul kemudian menyebar dan mulai dibudidayakan di berbagai daerah lainnya.

2. Ketahanan terhadap hama dan penyakit

Popmama.com/Najla Dewi Effendi/AI

Dari segi ketahanan tanaman, kimpul cenderung lebih jarang mengalami serangan hama dan penyakit dibandingkan talas. Padahal, keduanya memiliki kadar kalsium oksalat dan tingkat rasa gatal yang relatif serupa.

Salah satu perbedaannya terdapat pada kandungan trypsin inhibitor. Kimpul memiliki kadar senyawa tersebut yang lebih rendah dibandingkan talas.

Sementara itu, kandungan senyawa pertahanan alami pada talas secara umum lebih rendah sehingga tanaman ini diduga lebih rentan terhadap serangan penyakit.

Perbedaan tersebut juga kemungkinan berkaitan dengan sejarah keduanya.

Kimpul relatif lebih baru diperkenalkan sebagai tanaman pangan, sedangkan talas telah tumbuh dan dibudidayakan di berbagai wilayah selama ratusan tahun.

3. Tinggi tanaman dan kondisi tumbuhnya berbeda

Popmama.com/Najla Dewi Effendi/AI

Dari segi ukuran, kimpul dapat tumbuh lebih tinggi dibandingkan talas. Tanaman kimpul bisa mencapai tinggi sekitar 2 meter atau lebih, sementara talas umumnya tumbuh hingga sekitar 1,5 meter.

Kimpul dikenal sebagai tanaman yang kuat dengan produktivitas cukup tinggi. Dalam skala dunia, hasil panennya rata-rata mencapai 12–20 ton per hektare, dan umumnya lebih tinggi dibandingkan talas.

Sementara itu, talas memiliki kemampuan beradaptasi yang lebih luas terhadap kondisi lahan. Selain dapat tumbuh di dataran tinggi dan rendah, talas juga mampu bertahan di lahan yang tergenang air.

Kemampuan ini berkaitan dengan sistem tanamannya yang dapat menyalurkan oksigen dari daun menuju akar.

4. Cara pengolahan dan cita rasanya berbeda

Popmama.com/Najla Dewi Effendi/AI

Kimpul dinilai memiliki rasa dan tekstur yang lebih unggul dibandingkan talas. Hal ini membuat kimpul cukup fleksibel untuk diolah menjadi berbagai hidangan, baik dengan cara dipanggang, digoreng, maupun direbus.

Sementara itu, talas umumnya diolah dengan cara direbus. Umbi ini juga dapat dikeringkan di bawah sinar matahari setelah melalui proses blansir atau perebusan singkat sebelum dimasak kembali.

Perbedaan cara pengolahan tersebut turut membuat karakter rasa dan tekstur kimpul dan talas terasa berbeda saat disantap.

5. Kandungan dan manfaatnya beda

Popmama.com/Najla Dewi Effendi/AI

Talas memiliki butiran pati yang berukuran sangat kecil sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Karena karakteristik tersebut, talas dapat menjadi salah satu pilihan sumber karbohidrat, terutama untuk orang yang membutuhkan makanan yang lebih mudah dicerna, seperti lansia.

Tidak hanya itu, talas juga memiliki sejumlah zat gizi penting, di antaranya kalium, vitamin C, zinc, tiamin, dan folat. Talas juga dikenal sebagai sumber serat yang dapat mendukung pola makan sehat.

Sementara itu, kimpul memiliki keunggulan tersendiri dari sisi kandungan senyawa bioaktif. Sejumlah penelitian menemukan adanya aktivitas antioksidan pada ekstrak umbi kimpul.

Tanaman ini juga secara tradisional telah digunakan untuk membantu menjaga kesehatan tulang.

Itulah beberapa perbedaan kimpul dan talas yang menarik untuk diketahui. Meski memiliki karakteristik yang berbeda, keduanya sama-sama dapat menjadi pilihan pangan yang sehat untuk dikonsumsi selama diolah dengan cara yang tepat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article