Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Buah untuk Radang Tenggorokan, Bantu Redakan Rasa Tidak Nyaman

5 Buah untuk Radang Tenggorokan, Bantu Redakan Rasa Tidak Nyaman
Magnific/4045
  • Pisang, alpukat, mangga matang, dan semangka direkomendasikan saat radang tenggorokan karena bertekstur lembut, mudah ditelan, serta cenderung tidak memperparah iritasi.

  • Melon dan semangka kaya air untuk membantu hidrasi, sementara melon juga mengandung elektrolit; keduanya dapat membantu menjaga tenggorokan tetap lembap saat sakit.

  • Pisang, melon, dan mangga mengandung vitamin serta nutrisi pendukung daya tahan tubuh, tetapi buah-buahan ini bukan obat dan radang yang tak membaik tetap memerlukan penanganan lanjut.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tenggorokan sedang sakit, tetapi tetap ingin makan buah? Boleh saja, tapi jangan asal pilih, ya.

Beberapa buah sebaiknya tidak dikonsumsi karena dapat memperparah peradangan. Namun, beberapa buah lainnya justru direkomendasikan untuk dikonsumsi karena sejumlah kandungannya mampu membantu meredakan rasa tidak nyaman akibat radang tenggorokan.

Lantas, buah apa saja yang dapat dikonsumsi saat radang tenggorokan? Simak artikel Popmama.com berikut ini tentang 5 buah untuk radang tenggorokan yang bantu redakan rasa tidak nyaman.

  1. 1. Pisang

    Pisang
    Magnific/freepik

    Pisang menjadi pilihan saat radang tenggorokan karena teksturnya lembut dan mudah dikunyah dan ditelan, sehingga tidak menyakiti tenggorokan yang sedang iritasi saat ditelan.

    Selain itu, dilansir dari laman Vinmec, pisang termasuk buah yang rendah asam yang dapat dikonsumsi tanpa mengiritasi tenggorokan lebih lanjut. 

    Pisang juga memiliki indeks glikemik yang relatif rendah serta mengandung beberapa nutrisi, seperti vitamin B6, vitamin C, dan zinc yang dibutuhkan tubuh.

  2. 2. Melon

    Melon
    Magnific/jcomp

    Mengutip dari laman Women’s Health, melon mengandung sekitar 90 persen air, sehingga bisa menjadi pilihan untuk membantu menjaga tubuh tetap terhidrasi saat sedang sakit. Buah ini juga mengandung elektrolit yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

    Tak cuma itu, melon termasuk buah yang relatif rendah gula dan kaya akan vitamin C serta vitamin A. Kandungan tersebut dapat membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh selama masa pemulihan.

  3. 3. Alpukat

    Alpukat
    Magnific/jcomp

    Alpukat memiliki tekstur yang lembut dan creamy sehingga relatif mudah ditelan ketika tenggorokan sedang sakit. Buah ini juga mengandung lemak sehat yang dapat membantu memenuhi kebutuhan energi tubuh.

    Agar lebih nyaman, alpukat bisa dikonsumsi langsung setelah dihaluskan. Dalam mengonsumsi alpukat saat radang tenggorokan, menambahkan bahan lain yang bisa membuat tenggorokan terasa kurang nyaman.

  4. 4. Mangga

    Mangga
    Magnific/atlascompany

    Mangga yang sudah matang memiliki tekstur lembut dan cukup berair, sehingga lebih mudah ditelan saat tenggorokan sedang sakit.

    Dikutip dari laman Biology Insights, mangga mengandung vitamin C dan vitamin A yang dapat membantu mendukung fungsi sistem kekebalan tubuh serta menjaga kesehatan jaringan mukosa.

    Kamu dapat mengonsumsi mangga secara langsung maupun diolah menjadi smoothies tanpa tambahan bahan yang asam.

  5. 5. Semangka

    Semangka
    Magnific/fabrikasimf

    Semangka dapat menjadi pilihan untuk radang tenggorokan karena mengandung banyak air dan memiliki tekstur lembut yang akan terasa nyaman dikonsumsi saat tenggorokan sedang sakit.

    Kandungan air yang tinggi juga membantu menjaga tenggorokan tetap lembap dan mengurangi rasa kering dan perih yang tidak nyaman.

    Kamu daat mengonsumsi semangka seperti biasanya atau dibuat menjadi frozen fruits dengan membekukan semangka sebelum dimakan layaknya es krim.

    Nah, itulah tadi 5 buah untuk radang tenggorokan yang bantu redakan rasa tidak nyaman. Perlu diingat, buah-buah di atas bukanlah obat radang tenggorokan, sehingga tetap memerlukan penanganan lebih lanjut apabila radang tenggorokan tidak kunjung sembuh.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More