Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Cara Mengatasi Eksim Kering di Kaki yang Gatal dan Pecah-Pecah
istockphoto/NoonVirachada

Intinya sih...

  • Jaga kelembapan kulit dengan pelembap yang tepat, seperti petrolatum, ceramide, glycerin, atau urea dosis rendah.

  • Hentikan kebiasaan menggaruk dan gunakan salep antiinflamasi sesuai anjuran dokter untuk meredakan gatal.

  • Gunakan sabun lembut, batasi waktu mandi dan hindari air panas untuk mengatasi eksim kering di kaki.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Eksim kering di kaki bukan hanya membuat kulit terasa kasar dan tidak nyaman, tetapi juga bisa menimbulkan gatal intens, perih, hingga pecah-pecah yang menyakitkan.

Kondisi ini sering dianggap sepele, padahal bila dibiarkan, eksim kering dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan meningkatkan resiko infeksi kulit. Banyak orang sudah mencoba berbagai cara, mulai dari mengganti sabun hingga mengoleskan salep, namun eksim tetap kambuh.

Hal ini biasanya terjadi karena perawatan yang kurang tepat atau tidak konsisten. Untuk itu, penting memahami cara mengatasi eksim kering di kaki secara menyeluruh, bukan hanya meredakan gejala sementara.

Berikut Popmama.com akan memberikan 7 cara mengatasi eksim kering di kaki yang gatal dan pecah-pecah. Yuk, simak pembahasan berikut ini.

1. Jaga kelembapan kulit dengan pelembap yang tepat

istockphoto/Adennysyahputra

Salah satu penyebab utama eksim kering di kaki adalah rusaknya lapisan pelindung kulit, sehingga air mudah menguap dan kulit menjadi sangat kering. Karena itu, menjaga kelembapan kulit adalah langkah paling krusial dalam mengatasi eksim kering.

Gunakan pelembap khusus kulit kering atau eksim yang mengandung petrolatum, ceramide, glycerin, atau urea dosis rendah. Bahan-bahan ini membantu mengunci kelembapan sekaligus memperbaiki skin barrier.

Oleskan pelembap segera setelah mandi dan ulangi setidaknya 2–3 kali sehari, terutama saat kulit terasa kencang atau gatal.

2. Hentikan kebiasaan menggaruk, meski gatal terasa hebat

istockphoto/Chanidapa Burarat

Rasa gatal pada eksim kering di kaki sering kali sulit ditahan. Namun, menggaruk justru memperparah peradangan, merusak permukaan kulit, dan membuat luka semakin dalam. Garukan berulang juga bisa menyebabkan kulit menebal dan berubah warna.

Sebagai alternatif, kamu bisa mengompres area kaki dengan handuk dingin untuk meredakan gatal. Penggunaan salep antiinflamasi sesuai anjuran dokter juga membantu mengontrol rasa gatal tanpa merusak kulit.

Menjaga kuku tetap pendek penting untuk mencegah luka tidak disengaja. Selain itu, kamu bisa mengusap-usap bagian yang gatal secara perlahan.

3. Gunakan sabun lembut agar kulit tidak makin kering

istockphoto/Reimphoto

Sabun mandi yang mengandung deterjen keras dan pewangi dapat menghilangkan minyak alami kulit. Akibatnya, eksim kering di kaki bisa semakin parah dan sulit sembuh. Inilah alasan mengapa pemilihan sabun sering kali menentukan keberhasilan perawatan eksim.

Pilih sabun dengan label gentle cleanser, soap-free, atau hypoallergenic. Hindari sabun antibakteri yang tidak diperlukan karena dapat membuat kulit semakin kering. Saat mandi, cukup bersihkan kaki dengan lembut tanpa menggosok terlalu keras.

4. Batasi waktu mandi dan hindari air panas

istockphoto/Narai Cha

Mandi terlalu lama, apalagi dengan air panas, dapat memperburuk kondisi eksim kering. Air panas membuat minyak alami kulit cepat hilang, sehingga kulit kaki terasa makin kering dan mudah pecah.

Idealnya, mandi dilakukan 5–10 menit dengan air hangat suam-suam kuku. Setelah itu, keringkan kaki dengan cara ditepuk perlahan menggunakan handuk bersih. Jangan lupa langsung mengoleskan pelembap untuk mengunci kelembapan kulit.

5. Gunakan salep eksim sesuai tingkat keparahan

istockphoto/Denis Valakhanovich

Untuk eksim kering di kaki yang disertai kemerahan dan gatal berat, pelembap saja sering kali tidak cukup. Penggunaan salep eksim dari apotek, seperti steroid ringan atau obat non-steroid, dapat membantu meredakan peradangan.

Namun, pemakaian salep tidak boleh sembarangan. Salep steroid, misalnya, sebaiknya digunakan dalam jangka pendek dan sesuai dosis. Jika eksim sering kambuh atau tidak membaik, konsultasi ke dokter kulit diperlukan untuk menentukan jenis salep yang paling aman dan efektif.

6. Pilih alas kaki yang tidak memicu iritasi

istockphoto/Kostikova

Eksim kering di kaki bisa semakin parah akibat gesekan sepatu, kaus kaki yang kasar, atau bahan yang tidak menyerap keringat. Lingkungan lembap dan panas di dalam sepatu juga dapat memperburuk rasa gatal.

Gunakan alas kaki yang longgar, berbahan lembut, dan memiliki sirkulasi udara baik. Pilih kaus kaki berbahan katun dan ganti secara rutin, terutama jika kaki berkeringat. Hindari penggunaan sepatu tertutup terlalu lama saat eksim sedang kambuh.

7. Kenali dan hindari pemicu eksim kering

istockphoto/SPmemory

Eksim kering di kaki seringkali dipicu oleh faktor tertentu, seperti udara dingin, stres, alergi, keringat berlebih, atau bahan kimia tertentu. Tanpa mengenali pemicunya, eksim akan mudah kambuh meskipun sudah diobati.

Cobalah mencatat kapan eksim muncul dan apa saja yang kamu lakukan sebelumnya. Dengan mengenali pemicu, kamu bisa menghindarinya dan mengurangi frekuensi kekambuhan secara signifikan.

7 cara mengatasi eksim kering di kaki yang gatal dan pecah-pecah tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan perawatan rutin, pemilihan produk yang tepat, serta perubahan kebiasaan sehari-hari agar kulit dapat pulih secara bertahap.

Meski eksim tergolong kondisi kronis, gejalanya bisa dikendalikan dengan perawatan yang tepat. Dengan menjaga kelembapan kulit, menghindari pemicu, dan tidak ragu berkonsultasi ke dokter, kamu bisa mencegah eksim kering di kaki.

Editorial Team