Tenggorokan yang tiba-tiba gatal, perih, dan susah menelan memang menyebalkan. Radang tenggorokan atau faringitis ini dapat muncul begitu saja, entah karena kelelahan, cuaca yang sedang berubah-ubah, atau tertular dari teman yang sedang flu.
7 Cara Menyembuhkan Radang Tenggorokan Secara Alami dan Cepat

- Radang tenggorokan umumnya tidak serius dan dapat reda dalam beberapa hari, tetapi pemulihan bisa dibantu dengan istirahat cukup, mengistirahatkan suara, serta menghindari rokok dan asapnya.
- Berkumur air garam hangat, mengonsumsi madu dan jahe, serta memilih makanan lembut dan hangat dapat meredakan iritasi; hindari makanan asam, pedas, bersoda, dingin, atau minuman sangat panas.
- Antibiotik hanya digunakan sesuai resep dokter untuk infeksi bakteri, sedangkan antihistamin dapat membantu bila gejala terkait alergi dan sebaiknya dikonsultasikan sebelum digunakan.
Rasanya, urusan makan sampai bicara pun jadi tidak nyaman.
Kabar baiknya, radang tenggorokan umumnya bukan kondisi serius dan bisa reda sendiri dalam beberapa hari. Meski begitu, kamu tetap bisa mempercepat proses pemulihan dengan beberapa cara sederhana di rumah.
Buat kamu yang sedang mengalami radang tenggorokan dan ingin menyembuhkannya, berikut Popmama.com mengulas 7 cara menyembuhkan radang tenggorokan. Yuk, simak sampai habis!
Table of Content
1. Menggunakan antibiotik

Alo Dokter Kalau radang tenggorokan yang kamu alami disebabkan oleh infeksi bakteri, seperti radang akibat bakteri streptococcus, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik.
Melansir Cleveland Clinic, kebanyakan orang perlu mengonsumsi antibiotik selama sekitar 10 hari hingga infeksi benar-benar usai.
Penting untuk diingat, antibiotik hanya efektif melawan bakteri, bukan virus, jadi penggunaannya harus sesuai resep dan anjuran dokter agar tidak menimbulkan resistensi obat di kemudian hari.
2. Berkumur air garam

Pexels/Marek Kupiec Cara ini mungkin terdengar klasik, tapi khasiatnya nyata dan sudah dipercaya turun-temurun. Menurut Cleveland Clinic, berkumur dengan larutan setengah sendok teh garam yang dicampur dengan satu cangkir air hangat bisa membantu meredakan peradangan dan iritasi di tenggorokan.
Dikutip dari Livasa Hospitals, air garam efektif membunuh bakteri, meredakan rasa sakit, sekaligus melepaskan lendir yang menumpuk di area tenggorokan.
Caranya mudah, cukup larutkan garam ke dalam air hangat, lalu kumur-kumur selama beberapa detik sebelum dibuang. Lakukan beberapa kali sehari untuk hasil yang maksimal.
3. Konsumsi madu dan jahe

Pexels/Daniel Dan Madu dikenal memiliki sifat antibakteri alami yang membuatnya menjadi salah satu penyembuh luka terbaik, sekaligus mampu meredakan rasa sakit dan menurunkan peradangan di tenggorokan, dikutip dari Livasa Hospitals.
Bahkan, madu disebut dapat membantu tubuh melawan infeksi virus penyebab radang tenggorokan. Tambahkan jahe yang memiliki efek menenangkan, dan kamu memiliki kombinasi alami yang nyaman untuk tenggorokan yang meradang.
Namun, satu hal yang perlu diingat, madu tidak boleh diberikan pada bayi berusia di bawah satu tahun. Dikutip dari Cleveland Clinic, meminum teh hangat yang dicampur lemon dan madu dapat melembapkan tenggorokan yang kering dan gatal.
4. Istirahat yang cukup

Pexels/Ron Lach Tubuh butuh energi untuk melawan infeksi dan energi itu didapat dari istirahat yang cukup. Dilansir dari Livasa Hospitals, tidur selama 7 sampai 8 jam setiap malam membantu proses penyembuhan.
Mengutip Cleveland Clinic, jika tenggorokan sakit karena kamu banyak bicara, berteriak, atau bernyanyi, mengistirahatkan suara juga menjadi bagian penting dari pemulihan. Jadi, kalau bisa, kurangi dulu aktivitas yang memaksa tenggorokan bekerja ekstra keras, ya.
5. Berhenti merokok

Pexels/Nafsika G. Asap rokok, baik yang dihirup langsung maupun asap dari orang lain di sekitar, dapat memperparah iritasi pada lapisan tenggorokan. Dilansir dari Livasa Hospitals, hindari rokok maupun asap rokok saat tenggorokan sedang meradang.
Kalau kamu perokok aktif, disarankan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai cara berhenti merokok, sebab kebiasaan ini justru bisa membuat radang tenggorokan lebih lama sembuh dan mudah kambuh kembali.
6. Hindari makanan asam dan pedas

Pexels/Wahyu Prabowo Saat tenggorokan sedang sensitif, makanan asam dan pedas bisa memperparah rasa perih dan iritasi yang sudah ada. Dilansir dari Livasa Hospitals, makanan pedas dan asam merupakan salah satu hal yang perlu dihindari, ditambah minuman bersoda dan makanan dingin.
Mengutip Cleveland Clinic, menjauhi makanan pedas dan minuman yang sangat panas selama tenggorokan masih terasa sakit.
Sebagai gantinya, pilih makanan yang lembut, hangat, dan tidak terlalu banyak bumbu, seperti sup hangat atau bubur, agar tenggorokan tidak semakin teriritasi selama proses penyembuhan.
7. Konsumsi obat antihistamin

Pexels/Anna Shvets Jika radang tenggorokan yang kamu alami berhubungan dengan alergi, misalnya karena debu atau serbuk sari, obat antihistamin bisa jadi solusi.
Dikutip dari Cleveland Clinic, antihistamin membantu mengeringkan lendir yang menetes ke belakang tenggorokan akibat reaksi alergi atau yang biasa disebut postnasal drip.
Dilansir dari Livasa Hospitals, penggunaan antihistamin sederhana satu kali sehari bisa membantu meredakan gejala, tetapi sebaiknya tidak digunakan lebih dari tiga hari berturut-turut agar tidak menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Kalau ragu, konsultasikan dulu ke dokter atau apoteker sebelum mengonsumsinya.
Nah, itulah pembahasan mengenai 7 cara menyembuhkan radang tenggorokan. Semoga informatif dan bermanfaat!
-OdB3azCbrWXlk8pABO1Pw05ayZ3r39ZV.jpg)











-AIymW3oPNEywE45P2Tt3SKkdqElUnzIF.jpg)








