Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
10 Cemilan untuk Autoimun yang Enak dan Bantu Redakan Peradangan
Pexels/Antoni Shkraba / AI25.studio
  • Penderita autoimun perlu memilih camilan dengan tepat karena pilihan makanan tertentu dapat memicu peradangan, pegal, lemas, atau kambuhnya gejala; ngemil tetap penting dalam porsi sesuai.
  • Pilihan camilan yang disebut ramah autoimun mencakup bluberi, edamame, kacang-kacangan, telur rebus, salmon, buncis panggang kari, dan jamur, dengan kandungan protein, serat, antioksidan, atau omega-3.
  • Teh hijau tanpa gula, makanan fermentasi seperti yogurt, kimchi, sauerkraut, kefir, serta bawang dan keluarga alium disebut mengandung komponen yang mendukung keseimbangan imun, mikrobiota usus, dan pengendalian peradangan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Orang yang punya autoimun perlu pilih camilan dengan hati-hati supaya badannya tidak makin sakit. Mereka bisa makan bluberi, edamame, kacang, telur rebus, salmon, jamur, dan yogurt. Teh hijau tanpa gula juga boleh. Makanan ini bisa membantu badan melawan radang dan membuat perut kenyang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah kebutuhan mengelola peradangan, pilihan camilan dapat tetap terasa beragam dan mudah dinikmati. Bluberi, edamame, kacang, telur, hingga makanan fermentasi menghadirkan protein, serat, antioksidan, atau probiotik, sementara teh hijau tanpa gula memberi pendamping sederhana. Ragam ini menggambarkan bahwa jeda makan bisa dipenuhi pilihan yang mengenyangkan sekaligus selaras dengan kebutuhan tubuh.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Punya kondisi autoimun bikin urusan makan jadi lebih rumit, termasuk saat sekadar ingin ngemil. Salah pilih camilan, bukannya kenyang dan senang, tubuh malah bisa merespons dengan peradangan yang bikin badan pegal, lemas, atau kambuh gejalanya. 

Padahal, ngemil itu wajar dan penting, apalagi buat menahan lapar di sela waktu makan besar, agar tubuh tidak mengalami kelaparan selama porsinya sesuai.

Kabar baiknya, ada banyak camilan enak yang justru ramah untuk tubuh dengan gangguan autoimun. Berikut Popmama.com mengulas 10 cemilan untuk autoimun. Yuk, simak sampai habis!

1. Bluberi

Pexels/Jacob Yavin

Menurut Food Revolution Network, bluberi mengandung senyawa bernama pterostilbene yang terbukti membantu menekan peradangan usus dengan cara menghambat aktivasi sel dendritik, salah satu sel imun yang berperan memicu respons inflamasi. 

Senyawa ini juga mendukung pembentukan sel T regulator yang menjaga sistem imun tetap seimbang dan mencegah reaksi autoimun berlebihan. 

Mengutip Liv Hospital, kandungan antosianin dalam bluberi juga berperan dalam meredakan peradangan. Camilan ini gampang banget dinikmati, tinggal taburkan segenggam bluberi segar di atas yogurt atau oatmeal.

2. Edamame

Pexels/Nunun Dy

Selain buah-buahan, camilan berbahan dasar kedelai juga tidak kalah menarik untuk dicoba. Edamame kerap disebut sebagai salah satu pilihan favorit dalam daftar camilan sehat untuk penderita radang sendi dan gangguan autoimun lain, seperti dikutip dari Everyday Health

Alasannya sederhana, edamame kaya protein nabati dan rendah lemak, sehingga cocok dijadikan camilan yang mengenyangkan tanpa memicu lonjakan gula darah. Rebus atau kukus edamame, beri sedikit garam, lalu nikmati selagi hangat.

3. Teh hijau

Pexels/Anh Nguyen

Ngomongin camilan rasanya kurang lengkap tanpa teman minumnya, dan teh hijau bisa jadi pendamping yang pas. Teh hijau mengandung katekin, salah satu jenis antioksidan yang dikenal luas mampu membantu meredakan peradangan dalam tubuh. 

Melansir Everyday Health, pola makan penderita vaskulitis terkait ANCA (antineutrophil cytoplasmic antibody), menekankan pentingnya mengurangi minuman manis dan makanan olahan tinggi gula, sehingga beralih ke teh hijau tanpa gula bisa jadi kebiasaan kecil yang berdampak besar untuk tubuh.

4. Kacang-Kacangan

Pexels/Joel Camelot

Kalau butuh camilan yang praktis dan gampang dibawa ke mana-mana, kacang-kacangan adalah jawaban yang tepat dan menyehatkan.

Mengutip Everyday Health, kacang seperti almond, walnut, atau kenari adalah camilan cepat untuk penderita radang sendi karena kandungan lemak tak jenuh tunggal dan proteinnya yang bikin kenyang lebih lama tanpa memicu peradangan.

5. Telur rebus

Pexels/Ar kay

Beranjak dari camilan renyah, sekarang giliran sumber protein paling praktis, yakni telur rebus.

Melansir Everyday Health, makanan ini cocok untuk penderita autoimun karena kandungan proteinnya yang tinggi, sekaligus membantu melawan rasa lelah yang sering menyertai kondisi autoimun. 

Kamu dapat merebus beberapa butir telur di awal minggu, menyimpannya di kulkas, dan camilan bergizi pun siap kapan saja dibutuhkan tanpa harus repot-repot merebus telur setiap harinya.

6. Salmon

Pexels/Gotta Be Worth It

Menurut Liv Hospital, salmon termasuk ikan berlemak yang kaya asam lemak omega-3, yang berperan meredakan peradangan sekaligus menjaga kekuatan lapisan dinding usus, bagian tubuh yang sering melemah pada kondisi autoimun. 

Salmon juga menjadi sumber vitamin D yang penting untuk sistem imun. Sepotong kecil salmon panggang dengan perasan lemon bisa menjadi camilan berat yang mengenyangkan.

7. Buncis panggang kari

Pexels/Kyle Killam

Melansir Everyday Health, makanan ini cocok untuk penderita radang sendi, karena memadukan serat dari sayuran dengan rempah kari yang mengandung kunyit, bahan alami yang dikenal punya efek antiperadangan. 

Cukup panggang buncis dengan sedikit minyak zaitun dan bubuk kari hingga renyah. Jadilah camilan sehat pengganti keripik yang lebih sering tinggi garam.

8. Jamur

Pexels/Nita

Jamur ternyata punya potensi besar untuk kesehatan imun. Food Revolution Network mengutip sebuah studi yang dipublikasikan di jurnal Mediators of Inflammation yang menemukan bahwa jamur dapat membantu menekan aktivitas autoimun berlebih sekaligus meredakan reaksi alergi. 

Jamur dapat ditumis sebentar dengan sedikit bawang putih, lalu dinikmati sebagai camilan hangat di sore hari yang enak dan menyehatkan.

9. Makanan fermentasi

Pexels/makafood

Nah, ini dia jenis camilan yang sering diremehkan, padahal manfaatnya besar untuk tubuh dengan autoimun, yaitu makanan fermentasi.

Mengutip Food Revolution Network, makanan seperti sauerkraut, kimchi, dan yogurt merupakan functional food karena kaya akan senyawa antiperadangan alami sekaligus probiotik yang mendukung kesehatan mikrobiota usus. 

Melansir Liv Hospital, kimchi, sauerkraut, dan kefir merupakan daftar camilan yang baik untuk mikrobioma usus. Cukup satu-dua sendok makanan fermentasi sebagai pelengkap camilan lain sudah cukup untuk memberi manfaat.

10. Bawang

Pexels/Mateusz Feliksik

Terakhir, ada bahan dapur yang mungkin jarang dianggap sebagai camilan, tapi sebenarnya bisa jadi bumbu penambah rasa sekaligus penjaga kesehatan, yaitu bawang.

Menurut Food Revolution Network, bawang dan keluarga alium lainnya mengandung kuersetin, antioksidan yang terbukti mampu menghambat senyawa pemicu peradangan seperti leukotrien, prostaglandin, dan histamin.

Mengutip Liv Hospital, bawang putih dan bawang bombai dapat membantu menyeimbangkan sistem imun. Iris tipis bawang mentah sebagai pelengkap salad atau camilan lain agar manfaatnya lebih terasa.

Nah, itulah pembahasan mengenai 10 cemilan untuk autoimun yang enak dan dapat dicoba oleh penderita autoimun untuk membantu meredakan peradangan. Semoga informatif dan bermanfaat!

Curated For You

Editorial Team

Related Article