Banyak perempuan sering menganggap remeh rasa lelah berlebihan, nyeri sendi, atau sulit berkonsentrasi sebagai efek dari jadwal yang padat.
Mengutip Novartis, hampir 80 persen orang yang hidup dengan autoimun adalah perempuan, bahkan untuk kondisi seperti sindrom Sjogren, risikonya bisa sampai sembilan kali lebih tinggi dibandingkan dengan laki-laki.
Melansir PelviCare, hormon estrogen berperan dalam meningkatkan aktivitas sistem imun, sehingga perubahan hormon saat pubertas, kehamilan, hingga menopause dapat memicu atau memperparah gejala autoimun.
Nah, biar tidak salah sangka dengan kondisi tubuh, berikut Popmama.com mengulas 7 ciri autoimun pada perempuan. Yuk, simak sampai habis!
