Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Daftar Buku untuk People Pleaser dengan Rating Terbaik
Freepik


Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

People pleasing kerap dipandang sebagai sikap baik dan penuh empati. Namun, kebiasaan selalu berusaha menyenangkan orang lain sering membuat seseorang mengabaikan kebutuhan diri sendiri demi menjaga perasaan sekitar. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada kelelahan emosional.

Tanpa disadari, people pleaser cenderung sulit berkata “tidak”, merasa bersalah saat menolak, serta terlalu bergantung pada penilaian orang lain. Pola tersebut dapat memengaruhi kesehatan mental, hubungan sosial, dan produktivitas sehari-hari.

Membaca buku yang tepat dapat menjadi langkah awal untuk memahami akar masalah sekaligus membangun batasan yang sehat. Berikut Popmama.com rangkum 7 buku tentang people pleasing dengan rating terbaik dan popularitas tinggi di Goodreads.

1. Set Boundaries, Find Peace: A Guide to Reclaiming Yourself

Shopee

Buku karya Nedra Glover Tawwab ini menyoroti pentingnya membangun batasan diri yang sehat tanpa rasa bersalah. Sebagai seorang terapis, penulis membagikan panduan praktis untuk menetapkan boundaries dalam berbagai jenis hubungan.

Buku ini menekankan bahwa menjaga batasan bukan berarti berhenti bersikap baik, melainkan memahami dan menghargai kebutuhan diri sendiri. Pendekatannya aplikatif dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan rating tinggi dan ribuan ulasan positif, buku ini sering direkomendasikan bagi people pleaser yang ingin belajar berkata “tidak” tanpa takut merusak hubungan.

Rating: 4.25

Harga: Sekitar Rp85.000

2. The Courage to Be Disliked

Shopee

Disajikan dalam format dialog filosofis, buku ini mengulas psikologi Adler yang menekankan kebebasan individu dan tanggung jawab personal. Inti pembahasannya adalah bahwa kebahagiaan tidak bergantung pada penerimaan orang lain.

Pendekatan reflektif dalam buku ini cocok bagi pembaca yang ingin memahami akar ketergantungan pada penilaian eksternal. Pembaca diajak meninjau ulang peran ekspektasi sosial dalam membentuk perilaku.

Buku ini tetap populer dan relevan bagi people pleaser yang ingin mengubah pola pikir secara mendalam.

Rating: 3.92

Harga: Sekitar Rp98.000

3. No More Mr. Nice Guy

Lazada

Robert A. Glover membahas fenomena Nice Guy Syndrome, yaitu keyakinan bahwa dengan selalu bersikap baik, seseorang akan mendapatkan penerimaan tanpa konflik. Buku ini ditujukan untuk laki-laki, namun banyak prinsipnya dapat diterapkan secara umum.

Penulis mengajak pembaca mengenali pola mengalah yang merugikan diri sendiri dan mendorong sikap asertif yang sehat. Fokusnya pada kejujuran terhadap kebutuhan pribadi dan keberanian mengekspresikannya.

Dengan pendekatan praktis berbasis psikologi, buku ini membantu pembaca memulai perubahan secara bertahap namun berdampak.

Rating: 4.04

Harga: Sekitar Rp50.000

4. When It’s Never About You

goodreads

Buku karya Ilene S. Cohen ini mengulas kecenderungan people pleaser yang merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain. Akibatnya, seseorang bisa kehilangan batasan dan jati diri.

Melalui penjelasan yang lugas, buku ini membantu pembaca mengenali tanda-tanda kebiasaan tersebut dan belajar membangun batasan emosional yang sehat. Isinya mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.

Pendekatan psikologis yang digunakan membuat buku ini cocok bagi pembaca yang ingin memulihkan diri dari pola relasi yang tidak seimbang.

Rating: 4.02

Harga: Sekitar Rp200.000

5. Not Nice: Stop People Pleasing, Staying Silent, & Feeling Guilty

Facebook.com/Literature & Book Lovers

Aziz Gazipura menegaskan bahwa menjadi tegas bukan berarti menjadi kasar. Buku ini mendorong pembaca untuk bersikap autentik tanpa rasa takut akan penolakan.

Berbagai strategi yang dibagikan membantu pembaca berhenti merasa bersalah atas kebutuhan diri sendiri dan belajar menyuarakan pendapat. Fokus utamanya adalah membangun kepercayaan diri dan asertivitas yang sehat.

Buku ini cocok bagi pembaca yang ingin melakukan refleksi diri sekaligus mengambil langkah konkret untuk berubah.

Rating: 3.96

Harga: Sekitar Rp50.000

6. Please Yourself: How to Stop People-Pleasing and Transform the Way You Live

bookxcess

Emma Reed Turrell mengelompokkan people pleaser ke dalam beberapa tipe, seperti penghindar konflik atau penyelamat. Pendekatan ini membantu pembaca memahami pola yang paling dominan dalam dirinya.

Dengan sudut pandang psikoterapis, buku ini mengajak pembaca melihat people pleasing sebagai respons terhadap kebutuhan emosional tertentu. Pemahaman tersebut menjadi dasar untuk perubahan yang lebih berkelanjutan.

Buku ini cocok bagi pembaca yang ingin memahami motivasi internal secara mendalam, bukan sekadar mencari solusi instan.

Rating: 3.94

Harga: Sekitar Rp58.000

7. The Disease to Please

pangobooks

Harriet B. Braiker membahas people pleasing sebagai masalah psikologis yang serius, bukan sekadar sifat terlalu ramah. Buku ini membantu pembaca mengenali pola perilaku tersebut secara sistematis.

Selain mengulas akar penyebabnya, buku ini juga menawarkan langkah-langkah bertahap untuk membangun batasan pribadi yang lebih sehat. Fokusnya pada perubahan kebiasaan jangka panjang.

Buku ini tetap relevan karena pendekatannya yang komprehensif dan mendalam.

Rating: 3.89

Harga: Sekitar Rp200.000

Nah, itulah 7 rekomendasi buku yang bisa membantu people pleaser memahami diri sendiri dengan lebih baik dan mulai membangun batasan yang sehat.

FAQ Seputar Buku untuk People Pleaser

Apakah buku people pleaser bisa membantu mengurangi rasa cemas?

Bisa. Banyak buku people pleaser membahas kecemasan sosial dan rasa takut ditolak, sehingga membantu pembaca lebih tenang dan percaya diri.

Bagaimana cara memilih buku people pleaser yang paling sesuai?

Sesuaikan dengan kebutuhan,  jika ingin praktis pilih workbook, jika ingin pemahaman emosional pilih buku reflektif atau berbasis pengalaman penulis.

Apa tanda seseorang perlu membaca buku people pleaser?

Jika sering merasa lelah karena sulit menolak, takut mengecewakan orang lain, atau merasa tidak didengar, buku people pleaser bisa sangat membantu.

Editorial Team