7 Bahaya Memiliki Perut Buncit dan Cara Mengatasinya

Ada banyak penyakit bahaya yang mengintai

2 Agustus 2020

7 Bahaya Memiliki Perut Buncit Cara Mengatasinya
lifehubcenter.com

Diawali dengan lipatan kecil, lemak perut bisa makin banyak jika asupan makanan dan olahraga tidak diperhatikan. Padahal, perut buncit bisa berbahaya bagi kesehatan. 

Makanan yang tidak seimbang dan malasnya tubuh untuk diajak bergerak menjadi beberapa penyebab utama kenapa seseorang bisa berperut buncit. 

Penyebab perut buncit adalah terjadinya penumpukan lemak di bagian perut. Lemak tak hanya ada di bagian bawah kulit saja, melainkan di sekitar organ tubuh juga. 

Hal ini tidak saja berpengaruh pada rasa percaya diri, tapi juga berbahaya bagi kesehatan. 

Disusun. Popmama.com, inilah bahayanya memiliki perut buncit dan cara mengatasinya.

1. Menjadi pertanda obesitas

1. Menjadi pertanda obesitas
mirror.co.uk

Ukuran pinggang bisa jadi salah satu pertanda apakah kamu obesitas atau tidak. Seorang pria dinyatakan obesitas jika lingkar pinggangnya melebihi 102 cm. Sedangkan pada perempuan, obesitas jika sudah di atas 89 cm. 

Untuk mengukur pinggang, lakukan menggunakan meteran bahan. Tempatkan meteran sejajar dengan tulang panggul dan pusar. Dari sana akan terlihat berapa centimeter lingkar pinggang kamu. 

Untuk mengetahui status gizi kamu, bisa menghitung indeks massa tubuh. Semakin tinggi angka indeks massa tubuh, berarti makin banyak jumlah lemak di tubuh kamu. 

2. Dibayangi penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi

2. Dibayangi penyakit jantung, stroke, tekanan darah tinggi
Freepik

Kumpulan lemak di dalam tubuh bisa mengeluarkan senyawa peradangan dan hormon yang bisa mengganggu metabolisme tubuh. Senyawa peradangan tersebut disebut dengan nama sitokin. 

Zat sitokin ini bisa menyebabkan peradangan dalam tubuh. Efeknya adalah meningkatnya risiko penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. 

Menurut penelitian, senyawa sitokin juga bisa menjadi pemicu dari kanker tertentu seperti kanker usus besar, kanker kerongkongan dan kanker pankreas. 

Editors' Picks

3. Meningkatkan produksi kolesterol buruk

3. Meningkatkan produksi kolesterol buruk
euractiv.com

Apakah selama ini kamu mudah merasa sakit kepala saat mengonsumsi makanan tertentu? Bisa jadi itu sebagai pertanda kamu memiliki penyakit kolesterol tinggi. 

Perut yang buncit juga berhubungan dengan peningkatan produksi kolesterol buruk dan penurunan produksi kolesterol baik. 

4. Bisa jadi pemicu diabetes

4. Bisa jadi pemicu diabetes
Freepik/xb100

Lemak di dalam tubuh memang penting, namun jika berlebihan malah jadi berbahaya. Salah satunya adalah menyebabkan insulin jadi kurang efektif dalam mengontrol gula darah di tubuh. 

Efek sampingnya adalah kamu memiliki kemungkinan terkena diabetes. Jika sudah sampai diabetes, banyak makanan yang akan jadi pantangan. 

Sebelum itu terjadi, lebih baik cari tahu cara mengatasi perut yang buncit. 

5. Perhatikan asupan makanan yang masuk ke tubuh

5. Perhatikan asupan makanan masuk ke tubuh
Freepik/nensuria
Ī

Untuk mengurangi lemak perut, kamu perlu mengurangi asupan kalori dalam tubuh. Untuk memulainya, kamu bisa mengurangi konsumsi 1.000 kalori per hari dari total kebutuhan. 

Selain itu, kurangi juga karbohidrat dan mulailah beralih untuk rutin mengonsumsi makanan sehat. Kamu bisa memasukkan lebih banyak sayuran, buah, susu rendah lemak, biji-bijian utuh, dan protein tanpa lemak di menu harian. 

Salah satu penyebab utama perut jadi buncit adalah kebiasaan minum alkohol. Jadi jika ingin mengecilkan perut, kamu bisa menahan diri untuk tidak minum alkohol terlebih dahulu. 

6. Perbanyak aktivitas fisik

6. Perbanyak aktivitas fisik
freepik.com/freepik

Kaum rebahan yang memiliki perut buncit bisa mulai lebih rajin dari sekarang. Kamu bisa melakukan beberapa gerakan sederhana seperti sit up, squat, dan sejenisnya. 

Lakukan secara rutin seperti berlari, berenang, yoga, atau pilates untuk mempercepat prosesnya. 

Aktivitas fisik seperti ini mampu membantu mengurangi lemak tubuh secara total dan juga menghilangkan lemak di perut. 

7. Hindari stres dan tidur yang cukup

7. Hindari stres tidur cukup
Freepik

Siapa sangka bahwa stres juga bisa memicu perut jadi buncit. Sedangkan penyakit sulit tidur bisa jadi penyebab lemak perut berlebih. 

Kurangnya tidur bisa menyebabkan nafsu makan meningkat. Dengan begitu, memengaruhi pola makan. Sedangkan banyak juga penelitian yang menemukan bahwa kurang tidur berpengaruh pada peningkatan berat badan. 

Setelah mengetahui fakta tentang perut buncit di atas, yuk mulai hidup dengan lebih sehat!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.