Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
3 Gejala Kanker Prostat Stadium Awal, Diam-Diam Mengintai
Freepik.com/jcomp
  • Kanker prostat termasuk kanker mematikan pada laki-laki, namun pertumbuhannya cenderung lambat sehingga deteksi dini melalui pemeriksaan rutin sangat penting.

  • Pada stadium awal, penderita biasanya tidak merasakan gejala karena ukuran tumor masih kecil dan belum menekan saluran kemih.

  • Saat tumor membesar, muncul gangguan buang air seperti frekuensi meningkat, urine menetes setelah kencing, hingga tanda serius seperti darah pada urine atau nyeri saat buang air.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Dilansir dari National Library of Medicine, kanker prostat berada pada peringkat keenam kanker paling mematikan pada laki-laki. 

Umumnya sel kanker prostat cenderung tumbuh lambat dengan risiko relatif rendah. Namun, sebagai pencegahannya diperlukan pengawasan sedini mungkin dengan memerhatikan gejala-gejala yang muncul. 

Lantas apa saja gejala kanker prostat yang perlu diwaspadai? dalam artikel ini, Popmama.com akan membahas gejala kanker prostat stadium awal yang perlu Papa ketahui. Simak selengkapnya berikut ini.

1. Fase Tanpa Gejala

Freepik.com/pressfoto

Penderita kanker prostat stadium awal umumnya tidak merasakan gejala apapun. Seseorang bisa tetap terlihat sehat dan merasakan kondisi yang fit. 

Hal itu dikarenakan ukuran tumor pada kelenjar prostat masih sangat kecil. Kelenjar prostat sendiri terletak di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra (saluran air kencing). Selama tumor belum memberikan tekanan pada saluran kandung kemih, penderita kanker prostat akan tetap merasa sehat.

Untuk itu, pemeriksaan rutin dianjurkan bagi laki-laki dengan batasan umur tertentu untuk mendeteksi sel kanker sedini mungkin.

2. Gangguan Saluran Kemih

Freepik.com/jcomp

Jika ukuran tumor mulai membesar, penderita kanker prostat mulai merasakan rasa tidak nyaman pada saluran kemih. Merujuk pada daftar dari National Health Service UK (NHS), penderita kanker prostat akan mengalami perubahan kebiasaan buang air (Lower Urinary Tract Symtomps).

Gejala ini ditandai dengan frekuensi buang air kecil yang semakin sering khususnya di malam hari. Walaupun frekuensinya meningkat, penderita kanker prostat umumnya tetap merasa kandung kemih masih penuh setelah buang air kecil. 

Kandung kemih yang masih penuh juga menyebabkan air kencing terus menetes secara tidak sengaja setelah buang air.

3. Tanda-tanda yang Lebih Serius

Freepik.com/8photo

Dilansir dari Mount Elizabeth Hospital Singapore, terdapat beberapa tanda lanjutan yang lebih serius bersamaan dengan perubahan frekuensi buang air.

Adanya darah pada air kencing (urine berwarna kemerahan), air mani, dan sperma, rasa nyeri atau sensasi terbakar saat buang air kecil, serta gangguan fungsi ereksi yang terjadi secara mendadak. 

Jika penderita kanker prostat mengalami tanda-tanda tersebut, jangan tunda lagi dan segera periksakan ke dokter. Tanda-tanda ini merupakan red flags berbahaya bagi penderitanya. 

Itu tadi tahapan gejala kanker prostat stadium awal. Perlu diperhatikan bahwa setiap gejala tidak selalu berarti seseorang menderita kanker prostat. Untuk itu, pemeriksaan lanjutan sangat dianjurkan agar penanganan yang tepat dapat segera dilakukan.

Editorial Team