Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Gejala Sakit Perut setelah Minum Susu
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI
  • Sakit perut setelah minum susu bisa muncul karena intoleransi laktosa, ditandai kram dan nyeri melilit akibat gas hasil fermentasi laktosa di usus besar.
  • Penumpukan gas dari proses fermentasi menyebabkan perut terasa penuh, kembung, serta meningkatkan frekuensi buang angin sebagai cara tubuh mengeluarkan gas berlebih.
  • Laktosa yang tidak terserap dapat memicu diare cair atau berbusa dan rasa mual hingga muntah akibat gangguan pencernaan di lambung bagian atas.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Lima gejala sakit perut yang dapat muncul setelah seseorang minum susu, termasuk kram, perut kembung, sering buang angin, diare, serta rasa mual hingga muntah.
  • Who?
    Orang-orang yang mengalami intoleransi laktosa atau kesulitan mencerna laktosa dalam susu sehingga timbul gangguan pada sistem pencernaan mereka.
  • Where?
    Kondisi ini dapat terjadi pada siapa pun di berbagai tempat karena berkaitan dengan reaksi tubuh terhadap konsumsi susu dan produk olahannya.
  • When?
    Gejala biasanya muncul beberapa jam setelah seseorang mengonsumsi susu atau makanan yang mengandung laktosa.
  • Why?
    Penyebab utama adalah ketidakmampuan tubuh memecah laktosa akibat kekurangan enzim laktase, sehingga terjadi fermentasi oleh bakteri usus yang menghasilkan gas dan cairan berlebih.
  • How?
    Laktosa yang tidak tercerna difermentasi oleh bakteri di usus besar, menghasilkan gas dan menarik air ke dalam usus, menyebabkan nyeri perut, kembung, diare, serta rasa mual.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada orang yang kalau minum susu malah sakit perut. Perutnya bisa kram dan rasanya melilit. Kadang perut jadi kembung dan terasa penuh angin. Ada juga yang jadi sering kentut atau malah diare. Beberapa orang merasa mual dan bisa muntah. Semua itu terjadi karena tubuhnya susah cerna susu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Artikel ini memberikan penjelasan yang informatif dan mudah dipahami tentang berbagai gejala sakit perut setelah minum susu, sehingga pembaca dapat lebih mengenali reaksi tubuhnya sendiri. Dengan uraian ilmiah mengenai proses fermentasi laktosa dan dampaknya pada pencernaan, tulisan ini membantu meningkatkan kesadaran akan pentingnya memahami kondisi intoleransi laktosa secara lebih bijak dan sehat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Susu merupakan salah satu pelengkap nutrisi yang kita peroleh dari makanan sehari-hari. Bukan cuma kaya nutrisi, rasanya yang segar juga menjadikan susu favorit berbagai kalangan. 

Meski menyegarkan, ternyata ada lho orang-orang yang malah mengalami sakit perut setelah mengonsumsinya. Bahkan gejalanya bisa terasa sampai melilit dan kram!

Untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana gejalanya, simak penjelasan tentang 5 gejala sakit perut setelah minum susu yang telah Popmama.com rangkum berikut ini.

1. Kram dan nyeri melilit di perut bagian bawah

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Kram atau rasa sakit melilit di sekitar pusar hingga perut bagian bawah merupakan salah satu gejala yang paling sering dialami dalam kondisi ini. 

Menurut Healthline, keluhan ini terjadi karena bakteri di usus besar memfermentasi laktosa yang tidak tercerna dan menghasilkan banyak gas. Tekanan dari gas tersebut membuat dinding usus meregang, sehingga otot saluran cerna berkontraksi lebih kuat. 

Kontraksi inilah yang kemudian menimbulkan rasa nyeri atau mulas yang datang dan pergi setelah minum susu.

2. Perut kembung dan terasa penuh

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Pada sebagian orang, gejala pertama yang dirasakan justru bukan rasa sakit, melainkan perut yang terasa begah dan lebih penuh dari biasanya. 

Dilansir dari Gastrointestinal Consultants of San Antonio, proses fermentasi laktosa di dalam usus umumnya menghasilkan gas hidrogen dan karbon dioksida dalam jumlah cukup banyak.

Penumpukan gas tersebut akan membuat perut terasa kencang dan seperti membesar beberapa jam setelah susu masuk ke dalam tubuh. Tidak sedikit orang yang menggambarkan sensasi ini seperti perut penuh angin atau terasa tidak nyaman saat bergerak.

3. Lebih sering buang angin

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Kalau setelah minum susu kamu jadi lebih sering kentut dari biasanya, hal itu bisa berkaitan dengan intoleransi laktosa.

National Health Service menjelaskan bahwa gas hasil fermentasi laktosa yang terbentuk di dalam usus pada akhirnya memang harus dikeluarkan oleh tubuh. 

Karena itulah frekuensi buang angin bisa meningkat dan terkadang disertai suara perut bergemuruh. Kondisi ini sebenarnya merupakan cara alami tubuh untuk membuang gas yang menumpuk di dalam saluran pencernaan.

4. Diare dengan feses cair atau berbusa

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Menurut Healthdirect Australia, laktosa yang tidak berhasil diserap akan menarik lebih banyak air ke dalam usus besar. Hal ini berujung pada isi usus menjadi lebih cair dan gerakan usus meningkat. 

Kondisi ini dapat menyebabkan buang air besar dengan tekstur yang lebih encer, berbusa, dan terkadang memiliki bau yang lebih asam dibandingkan biasanya.

Keluhan ini umumnya muncul beberapa jam setelah mengonsumsi susu atau makanan yang mengandung laktosa.

5. Rasa mual yang kadang disertai muntah

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Tidak semua gejala intoleransi laktosa berpusat di usus bagian bawah. Pada beberapa orang, gangguan pencernaan ini juga bisa memengaruhi lambung bagian atas. 

Hal itu terjadi karena penumpukan gas dan lambatnya proses pencernaan yang memicu rasa tidak nyaman dan kemudian diterjemahkan oleh otak sebagai sensasi mual.

Itulah sebabnya, sebagian penderita bisa merasakan mual setelah minum susu hingga  muntah. Gejala ini memang lebih jarang terjadi, tetapi tetap termasuk salah satu tanda yang bisa muncul.

Itu dia 5 gejala sakit perut setelah minum susu. Semoga membantu!

Editorial Team

Related Article