"Keberanian untuk menatap kenyataan pahit. Dan keyakinan tak tergoyahkan bahwa kita akan menang," kata Winston Utomo, Founder & CEO IDN, saat opening speech Indonesia Summit 2026 di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Indonesia Summit 2026 Dibuka, Winston Utomo Optimis dengan Generasi Muda

- Indonesia Summit 2026 resmi dibuka di Jakarta dengan tema The Next Us, menghadirkan pemimpin dan generasi muda untuk membahas masa depan Indonesia di era teknologi dan kecerdasan buatan.
- Winston Utomo menekankan pentingnya optimisme terhadap generasi muda yang menjadi kekuatan utama bangsa melalui kreativitas, inovasi, serta kontribusi nyata dalam berbagai sektor industri.
- Rasa nasionalisme tinggi dan semangat gotong royong generasi muda dinilai sebagai modal penting untuk mendorong kolaborasi lintas sektor demi kemajuan Indonesia di masa depan.
Indonesia Summit 2026 by IDN Times resmi digelar selama dua hari pada 17-18 Juni 2026 di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Jakarta Selatan. Mengusung tema The Next Us: Indonesia’s Leap in the Algorithmic Age, forum tahunan ini menjadi ruang bertemunya para pemimpin, pelaku industri, kreator, hingga generasi muda untuk membahas masa depan Indonesia di era yang semakin dipengaruhi teknologi dan kecerdasan buatan.
Dalam pidato pembukaannya, Founder & CEO IDN, Winston Utomo, menyampaikan pesan tentang pentingnya optimisme di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa. Pasalnya, Indonesia membutuhkan keberanian untuk menghadapi realitas yang ada sekaligus keyakinan bahwa bangsa ini mampu melangkah lebih jauh.
Simak pembahasan selengkapnya telah Popmama.com siapkan.
Table of Content
1. Perlunya optimisme dengan generasi muda Indonesia

Berdasarkan riset IDN bersama Badan Pusat Statistik (BPS), generasi Milenial dan Gen Z saat ini menjadi kelompok demografi terbesar di Indonesia dengan mayoritas berada pada usia produktif. Kondisi tersebut merupakan modal penting bagi Indonesia untuk terus berkembang.
Jumlah generasi muda yang besar tidak hanya menjadi keuntungan dari sisi demografi, tetapi juga menjadi sumber energi dan inovasi yang dapat mendorong kemajuan bangsa di berbagai sektor.
“Pertama, kita harus optimis dengan generasi muda indonesia. Berdasarkan riset IDN dan Badan Pusat Statistik, Generasi Millenial dan Gen z adalah generasi yang terbesar di indonesia. Rata rata umurnya ada di usia produktif,” kata Winston Utomo, Founder & CEO IDN, saat opening speech Indonesia Summit 2026 di The Tribrata Darmawangsa Jakarta, Rabu (17/6/2026).
Generasi Milenial dan Gen Z bukan sekadar penonton dalam perjalanan bangsa. Mereka memiliki peran sebagai pihak yang akan menentukan arah masa depan Indonesia melalui ide, karya, dan kontribusi nyata yang mereka berikan.
Kekuatan terbesar Indonesia sesungguhnya bukan hanya terletak pada sumber daya alam atau luas wilayahnya. Lebih dari itu, masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas dan semangat generasi mudanya.
“Generasi Millenial dan Gen Z bukan hanya penonton, kita adalah penulis untuk masa depan itus endiri. Pada akhirnya kekuatan di indonesia bukan pada kekayaan alam atau luas wilayahnya, tapi pada anak anak muda kita semua di sini,” lanjutnya.
2. Kreativitas dinilai menjadi kekuatan besar Indonesia di masa depan

Indonesia memiliki banyak cerita, talenta, dan karya yang kualitasnya tidak kalah dari negara lain. Dengan dukungan teknologi dan akses digital yang semakin luas, berbagai karya anak bangsa memiliki kesempatan untuk menjangkau audience global.
“Kita harus optimis terhadap kekuatan kreativitas. Di IDN, kami optimis media, entertainment, dan industri kreatif dapat berkembang ke depannya. Indonesia memiliki banyak cerita yang tidak kalah hebat untuk dunia,” ujar Winston Utomo.
Harapannya, Indonesia tidak hanya menjadi konsumen dari berbagai tayangan atau tren dunia. Sebaliknya, Indonesia bisa menjadi negara yang aktif menciptakan tren baru dan memengaruhi perkembangan budaya populer di tingkat internasional.
“Bayangkan indonesia tidak hanya menikmati konten, tapi juga menciptakan tren tersebut,” sambungnya.
3. Nasionalisme generasi muda menjadi alasan untuk tetap percaya diri

Winston juga menyoroti tingginya rasa cinta tanah air yang dimiliki generasi muda Indonesia. Menurutnya, optimisme terhadap masa depan bangsa semakin kuat karena banyak anak muda yang memiliki kepedulian terhadap isu-isu sosial dan kebangsaan.
Bahkan, hampir 70 persen generasi muda aktif menyuarakan dan membagikan hal-hal yang mereka anggap benar. Angka tersebut menunjukkan bahwa anak muda Indonesia tidak apatis terhadap lingkungan sekitarnya dan tetap memiliki semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat.
“Kita juga perlu optimis bahwa generasi muda Indonesia itu cinta dengan indonesia dengan rasa nasionalisme yang tinggi. Hampir 70 persen dari mereka aktif untuk menyuarakan dan membagikan apa yang benar,” ucap Winston Utomo.
Faktanya, tidak ada mimpi besar yang dapat diwujudkan seorang diri. Semangat gotong royong yang menjadi identitas bangsa Indonesia perlu terus dipertahankan untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Melalui Indonesia Summit 2026, ia berharap lahir lebih banyak kolaborasi, pertukaran gagasan, serta kerja sama lintas sektor. Dengan mempertemukan berbagai pemikiran dan visi yang berbeda, Indonesia diyakini mampu melompat lebih jauh menuju masa depan yang lebih baik.
“Tidak ada mimpi besar yang dapat diwujudkan sendirian, gotong raya adalah dna dari bangsa kita. Indonesia Summit hadir untuk mempertemukan ide, gagasan, dan mimpi agar kita dapat melompat lebih jauh,” lanjutnya.
4. Tanyakan pada diri sendiri apa yang telah kamu berikan untuk negara

Di akhir pidatonya, Winston mengutip salah satu pernyataan paling ikonis dari Presiden Amerika Serikat ke-35, John F. Kennedy. Alih-alih mempertanyakan apa yang telah negara berikan, ada baiknya tanyakan pada diri sendiri apa yang telah kamu berikan pada negara.
“Jangan tanyakan apa yang negara ini berikan kepadamu tapi tanyakan apa yang telah kamu berikan kepada negaramu,” kata Winston mengutip ucapan ikonis milik John F. Kennedy (JFK).
Itu dia opening speech dari Founder & CEO IDN di Indonesia Summit. Sungguh menginspirasi, ya?



















