Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Peringati Hari Anak Sedunia, PT Heinz ABC Indonesia bersama Yayasan Helping Hands (YHH) kembali mengadakan program INSPIRE Mentorship bagi pelajar disabilitas, dengan kelulusan yang digelar pada Kamis (5/1//2026) (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)
  • Data BPS menunjukkan hanya 5,5 persen penyandang disabilitas melanjutkan ke perguruan tinggi, meski 22,71 persen telah menuntaskan pendidikan SMA atau sederajat.

  • PT Heinz ABC Indonesia dan Yayasan Helping Hands mendampingi 10 siswa tunanetra SMA melalui INSPIRE Mentorship, program personal selama tiga bulan dengan pertemuan daring mingguan.

  • Program menggunakan analisis SWOT untuk mengasah kepercayaan diri, minat, keterampilan interaksi, serta persiapan pendidikan atau karier; mentor juga mengembangkan empati dan kepemimpinan inklusif.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    PT Heinz ABC Indonesia dan Yayasan Helping Hands menggelar Graduation Day INSPIRE Mentorship untuk siswa tunanetra tingkat SMA dan sederajat setelah pendampingan personal selama tiga bulan.
  • Who?
    Sepuluh siswa tunanetra SLB Pembina Tingkat Nasional, karyawan PT Heinz ABC Indonesia sebagai mentor, serta Yayasan Helping Hands terlibat dalam program tersebut.
  • Where?
    Graduation Day berlangsung di Senayan, Jakarta. Pertemuan mentoring mingguan selama program dilaksanakan secara daring.
  • When?
    Graduation Day digelar pada Kamis, 5 November 2026. Program mentorship berlangsung tiga bulan dan telah dijalankan sejak 2021.
  • Why?
    Program ditujukan untuk menggali potensi, meningkatkan kepercayaan diri, membantu eksplorasi minat dan bakat, serta mengenalkan siswa disabilitas pada lingkungan profesional.
  • How?
    Mentor mendampingi siswa secara satu lawan satu melalui diskusi daring mingguan, termasuk analisis SWOT, latihan interaksi, persiapan setelah lulus sekolah, dan pembuatan video.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
PT Heinz ABC Indonesia dan Yayasan Helping Hands mengajak 10 siswa tunanetra ikut belajar selama tiga bulan. Kakak mentor membantu mereka percaya diri, mengenal kelebihan, dan memikirkan cita-cita. Mereka belajar bicara dengan orang lain dan membuat video. Sekarang para siswa lebih siap memilih lanjut sekolah atau bekerja nanti.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
INSPIRE Mentorship menunjukkan bagaimana pendampingan personal dapat membuka ruang yang lebih setara bagi siswa disabilitas untuk mengenali kekuatan, minat, dan arah masa depan mereka. Pertukaran pengalaman antara siswa dan mentor juga menumbuhkan kepercayaan diri, empati, serta pemahaman bahwa inklusivitas dapat menjadi kekuatan dalam lingkungan pendidikan maupun profesional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keterbatasan fisik seharusnya bukan jadi batasan untuk meraih cita-cita dan mencapai kesuksesan. Namun, data Badan Pusat Statistik mencatat dari 22,71 persen penyandang disabilitas yang menyelesaikan jenjang SMA atau sederajat, hanya 5,5 persen yang melanjutkan pendidikannya hingga perguruan tinggi.

Fakta ini memantik banyak pihak untuk berupaya memberikan pembekalan mengenai potensi diri, pengembangan rasa percaya diri, dan keterampilan yang relevan bagi masa depan para siswa disabilitas.

Menyoroti hal ini, PT Heinz ABC Indonesia bersama Yayasan Helping Hands (YHH) menghadirkan INSPIRE Mentorship bagi siswa difabel yang berada di jenjang SMA dan sederajat yang telah memasuki tahap Graduation Day sekaligus merayakan Hari Anak Sedunia pada Kamis (5/11/2026).

Yuk simak informasi dari Popmama.com selengkapnya mengenai INSPIRE Mentorship berdayakan siswa disabilitas untuk raih impian!

Kuatkan Inklusivitas Perusahaan dengan ‘We Demand Diversity’

Peringati Hari Anak Sedunia, PT Heinz ABC Indonesia bersama Yayasan Helping Hands (YHH) kembali mengadakan program INSPIRE Mentorship bagi pelajar disabilitas, dengan kelulusan yang digelar pada Kamis (5/1//2026) (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Prinsip inklusivitas dari nilai ‘We Demand Diversity” yang dimiliki PT Heinz ABC Indonesia mengajak karyawannya untuk menjadi mentor, dengan menanamkan keyakinan bahwa setiap orang memiliki potensi yang bisa digali, apapun keterbatasannya.

“Kami melakukan ini sebenarnya untuk memperkuat inklusivitas di dalam organisasi kami, yang mana kami percaya bahwa setiap orang itu memiliki potensi yang bisa kita gali bersama,” ungkap Dina Sitopu, People & Performance Director PT Heinz ABC Indonesia dalam Graduation Day Inspire Mentorship di Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).

Melibatkan 10 siswa tunanetra dari SLB Pembina Tingkat Nasional yang berada di jenjang SMA dan sederajat, para mentor melakukan pendampingan secara personal untuk menumbuhkan kepercayaan diri, menginspirasi, dan meyakinkan bahwa mereka (anak-anak difabel) juga punya peran di masyarakat.

“Mungkin mereka sangat jarang atau mungkin nggak pernah ada kesempatan seperti ini. Jadi bahwa kakak mentor itu meluangkan waktu, energi, atensi 1-on-1 kepada adik mentee dengan banyak diskusi itu pasti menumbuhkan rasa bahwa mereka itu berharga,” kata Wendy Kusumowidagdo, Direktur Yayasan Helping Hands, Kamis (5/11/2026).

Inspire Mentorship Digelar selama 3 Bulan

Peringati Hari Anak Sedunia, PT Heinz ABC Indonesia bersama Yayasan Helping Hands (YHH) kembali mengadakan program INSPIRE Mentorship bagi pelajar disabilitas, dengan kelulusan yang digelar pada Kamis (5/1//2026) (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Program mentorship ini berlangsung selama tiga bulan yang setiap minggunya digelar dengan pertemuan daring. Mentorship ini dilakukan secara personal untuk meyakinkan potensi diri para siswa dengan lebih fokus. 

Selama tiga bulan tersebut, diskusi utama yang mengantarkan siswa dalam menggapai masa depan mereka lewat SWOT sebagai upaya meningkat kepercayaan diri dan mengarahkan mereka dalam mengejar impian.

“Mereka membicarakan tentang SWOT, analisa, jadi ada Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat. Intinya adalah menggali kemampuan adik-adik bersama kakak-kakak mentor dan bagaimana kakak mentor itu memupuk rasa percaya diri dari adik-adik mentor,” tutur Dina. 

Dari diskusi dengan analisis SWOT ini, para siswa difabel akhirnya semakin jelas dan terarah saat membahas masa depan mereka. Kemauan untuk melanjutkan pendidikan atau melanjutkan bakat profesional mereka juga semakin jelas berkat sering berdiskusi dengan para mentor.

Membantu Eksplorasi Kelebihan Siswa Disabilitas

Peringati Hari Anak Sedunia, PT Heinz ABC Indonesia bersama Yayasan Helping Hands (YHH) kembali mengadakan program INSPIRE Mentorship bagi pelajar disabilitas, dengan kelulusan yang digelar pada Kamis (5/1//2026) (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Sesi diskusi yang digelar selama program mentorship ini tak hanya meningkatkan rasa percaya diri siswa, tetapi juga membantu eksplorasi minat dan bakat siswa yang akan ditekuni kedepan.

“Ini sangat membantu mereka sebenarnya untuk mengeksplorasi kelebihan mereka. Jadi selama ini kan mereka (anak-anak) jarang berkegiatan dengan pihak luar, ini kan diajarkan bagaimana mereka berinteraksi, bagaimana mereka mempersiapkan setelah mereka lulus sekolah,” kata Drs. Agus Adjar Budijanto, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan yang ikut mendampingi siswa dalam Graduation Day program Inspire Mentorship di Jakarta kepada Popmama.com, Kamis (5/11/2026).

Meskipun hanya sebentar, program yang telah berlangsung sejak 2021 ini berkontribusi terhadap kepercayaan diri siswa difabel untuk berkontribusi di dunia industri, termasuk juga ikut program internship di perusahaan.

INSPIRE Mentorship ini membuka kesempatan bagi para siswa difabel untuk mengenal lingkungan luar yang berbeda dari biasanya, khususnya pada lingkungan profesional untuk memotivasi mereka kedepannya.

“Anak-anak dari SLB itu jarang bertemu, berinteraksi dengan dunia luar, dunia yang non-disabilitas, dunia profesional dengan kakak-kakak yang sudah luar biasa, yang sudah sukses,” tambah Wendy.

Ikut Terinspirasi, Mentor Juga Melatih Kepemimpinan yang Inklusif

Peringati Hari Anak Sedunia, PT Heinz ABC Indonesia bersama Yayasan Helping Hands (YHH) kembali mengadakan program INSPIRE Mentorship bagi pelajar disabilitas, dengan kelulusan yang digelar pada Kamis (5/1//2026) (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

Tak hanya memotivasi siswa difabel saja, program ini juga memberikan timbal balik yang serupa pada para karyawan yang bertindak sebagai mentor. Lewat diskusi dan kebersamaan yang telah berlangsung selama tiga bulan belakangan, pengalaman ini juga ikut menumbuhkan empati mereka.

“Mereka menjadi manusia yang bisa melihat inklusivitas sebagai sumber kekuatan dan mereka merasa bahwa empati mereka lebih terasah dan bagaimana mereka bisa bawa itu dalam pekerjaan mereka dan mengaktualisasikan hal itu di peran mereka dalam masyarakat,” tutur Dina.

Salah satu mentor, Baiq Rahmi menyampaikan kesan bahwa program ini juga membuatnya lebih memahami tantangan yang dihadapi siswa disabilitas dan juga menginspirasinya untuk belajar dari ketekunan mereka.

Itu dia penjelasan mengenai INSPIRE Mentorship berdayakan siswa disabilitas untuk rayakan Hari Anak Sedunia! Menginspirasi, ya, Ma.

Curated For You

Editorial Team

Related Article