Setiap generasi punya kondisi dan tantangan finansial yang berbeda. Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan dunia kerja, cara seseorang mendapatkan penghasilan hingga membangun kekayaan juga ikut berubah.
Gen Z Diprediksi Jadi Generasi Terkaya pada Tahun 2035, Kok Bisa?

Gen Z, kelahiran 1997–2012, diproyeksikan memiliki kekuatan ekonomi besar; Bank of America memperkirakan pendapatannya mencapai US$36 triliun pada 2030 dan US$74 triliun pada 2040.
Perpindahan kekayaan besar dari Baby Boomers kepada generasi muda berpotensi menambah kemampuan finansial Gen Z melalui warisan antargenerasi.
Kedekatan dengan teknologi digital dan akses fintech membuka peluang penghasilan serta pembangunan aset, meski banyak Gen Z masih menghadapi biaya hidup tinggi, kerja terbatas, dan sulit membeli rumah.
Gen Z menjadi salah satu generasi yang tumbuh di tengah perubahan tersebut. Generasi yang lahir pada 1997–2012 ini ternyata punya prospek finansial yang cukup besar di masa depan.
Bahkan, Gen Z diprediksi dapat menjadi salah satu generasi dengan kekayaan terbesar pada 2035 lho. Penasaran apa penyebabnya? Yuk simak penjelasan Popmama.com terkait hal tersebut!
Table of Content
1. Pendapatannya diprediksi tembus Rp1.200 triliun

Pexels.com/Mikhail Nilov Laporan terbaru Bank of America memproyeksikan pendapatan Gen Z akan mencapai US$36 triliun atau sekitar Rp591,6 triliun pada 2030.
Jumlah tersebut diperkirakan terus meningkat hingga US$74 triliun atau sekitar Rp1.214,8 triliun pada 2040. Pertumbuhan pendapatan ini menjadi salah satu faktor yang membuat Gen Z diprediksi memiliki kekuatan ekonomi semakin besar.
2. Bakal menerima warisan besar

Pexels.com/Pavel Danilyuk Salah satu faktor yang dapat mendorong kekayaan Gen Z adalah Great Wealth Transfer atau perpindahan kekayaan antargenerasi.
Triliunan dolar dari generasi Baby Boomers diperkirakan akan berpindah kepada generasi yang lebih muda dan bisa berpotensi menambah kemampuan finansial Gen Z.
3. Terbiasa dengan dunia digital

Pexels.com/Tima Miroshnichenko Gen Z tumbuh ketika internet dan teknologi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Kondisi ini membuat mereka lebih familiar dengan berbagai peluang ekonomi berbasis digital.
E-commerce, pekerjaan digital, hingga bisnis melalui media sosial dapat menjadi sumber penghasilan yang semakin mudah diakses oleh generasi ini.
4. Punya akses ke berbagai peluang keuangan

Pexels.com/Tima Miroshnichenko Perkembangan fintech juga membuat akses terhadap layanan keuangan menjadi semakin luas. Gen Z dapat menemukan berbagai pilihan untuk mengelola uang, mengembangkan bisnis, hingga mulai membangun aset.
Jika dimanfaatkan dengan bijak, kemudahan tersebut dapat membantu Gen Z mempersiapkan kondisi finansial untuk jangka panjang.
5. Kondisi finansialnya saat ini belum mudah

Pexels.com/Thirdman Meski punya prospek besar, bukan berarti Gen Z saat ini sudah hidup serba berkecukupan. Sebagian bahkan masih hidup dari gaji ke gaji untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Banyak dari mereka masih harus menghadapi biaya hidup tinggi, kesempatan kerja yang terbatas, hingga kesulitan memiliki rumah.
Itu dia alasan Gen Z diprediksi menjadi generasi terkaya pada 2035. Meski masih menghadapi tantangan finansial, peluang ekonomi dan transfer kekayaan dapat memperkuat kondisi keuangan mereka di masa depan.






















