Enamel gigi yang sudah rusak atau terkikis parah tidak dapat tumbuh kembali karena tidak memiliki sel hidup untuk memperbaiki diri secara alami.
7 Jenis Makanan dan Minuman yang Bisa Merusak Enamel Gigi

- Enamel gigi adalah lapisan pelindung terluar yang tidak bisa tumbuh kembali, sehingga penting dijaga agar tidak terkikis oleh makanan dan minuman tertentu.
- Tujuh penyebab utama kerusakan enamel meliputi buah tinggi asam, sports drink, permen asam, buah kering, minuman asam, soda, serta makanan berbahan dasar cuka.
- Konsumsi secukupnya dan kebiasaan menjaga kebersihan gigi seperti berkumur atau menyikat gigi setelah makan dapat membantu mencegah pengikisan enamel.
Pernah merasa ngilu setelah menikmati es krim atau menyeruput minuman panas? Selain karena gigi sensitif, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa enamel gigi mulai terkikis. Enamel merupakan lapisan terluar gigi yang berfungsi melindungi gigi dari berbagai kerusakan.
Maka dari itu, penting untuk menjaga agar enamel gigi tidak rusak dengan menghindari mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.
Berikut Popmama.com telah merangkum daftar makanan dan minuman apa saja. Yuk, simak artikelnya!
Table of Content
1. Buah tinggi asam

Buah seperti jeruk, lemon, limau, dan nanas memang kaya akan vitamin C yang baik untuk tubuh. Namun buah-buahan ini juga memiliki kadar asam yang cukup tinggi dan meningkatkan risiko pengikisan enamel.
Asam pada buah dapat melunakkan lapisan enamel, terutama jika dikonsumsi terlalu sering. Untuk mengurangi risikonya, coba berkumur dengan air putih untuk menghilangkan residu asam yang mungkin masih menempel pada gigi. Setelah berkumur, tunggu selama 30-60 menit kemudian gosok gigi.
2. Minuman olahraga (sports drink)

Minuman olahraga atau sports drink dirancang untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang saat berolahraga.
Dilansir dari MouthHealthy, sports drink mengandung banyak gula dan asam yang dapat merusak kesehatan gigi. Mulai dari meningkatkan risiko gigi berlubang, hipersensitivitas hingga mempercepat pengikisan enamel gigi.
3. Permen asam

Permen asam memang menyegarkan, tapi juga berbahaya untuk kesehatan gigi. Rasa asam pada permen berasal dari tambahan asam sitrat atau asam malat yang memiliki tingkat keasaman rendah dan bersifat mengikis.
Senyawa dalam permen asam dapat menyebabkan erosi enamel sehingga mengekspos dentin, yakni lapisan berwarna kekuningan yang berada di bawah enamel.
4. Buah-buahan kering

Buah-buahan kering sering dianggap sebagai camilan yang lebih sehat dibandingkan makanan manis lainnya. Meski begitu, camilan ini tetap perlu dikonsumsi dengan bijak karena bisa berdampak pada kesehatan gigi.
Buah kering mengandung gula alami yang lebih pekat dibandingkan dengan buah segar.
Selain itu, Healthline menyebutkan bahwa tekstur buah kering yang lengket dan kenyal membuat sisa buah lebih mudah menempel di permukaan atau sela-sela gigi. Jika tidak segera dibersihkan, bakteri di mulut akan mengubah gula tersebut menjadi asam yang dapat mengikis enamel gigi.
5. Minuman asam

Minuman asam seperti jus jeruk, iced lemon tea, atau minuman dengan perasa lemon lainnya terasa menyegarkan sebagai pelepas dahaga di cuaca panas. Namun, ada baiknya minuman tersebut tidak selalu dikonsumsi karena mengandung asam yang cukup tinggi.
Paparan asam secara terus-menerus membuat enamel lebih rentan terkikis.Dikutip dari laman Colgate, minuman asam dapat melemahkan lapisan enamel dan menyebabkan erosi gigi jangka panjang. Erosi gigi bersifat permanen dan tidak dapat diperbaiki.
Agar lebih aman, kamu bisa menggunakan sedotan untuk mengurangi kontak langsung cairan minuman dengan gigi. Setelahnya, jangan lupa minum air putih agar sisa asam ikut terbilas.
6. Minuman bersoda

Soda menjadi salah satu minuman favorit banyak orang karena rasanya yang manis dan memiliki sensasi gelembung yang khas. Di balik rasa nikmatnya, minuman bersoda terkenal akan kandungan gula dan asam yang cukup tinggi untuk merusak gigi.
Minuman bersoda setidaknya memiliki 3 macam asam, yakni asam sitrat, asam fosfat, dan asam karbonat. Kombinasi ketiga asam tersebut disertai kandungan gula yang tinggi dapat membuat lapisan pelindung gigi lebih mudah terkikis. Tidak hanya itu, mengonsumsi minuman bersoda juga dapat meningkatkan terkikisnya lapisan gigi secara permanen.
7. Makanan berbahan dasar cuka

Asinan, acar, kimchi, dan pickles khas Barat merupakan makanan berbahan dasar cuka yang tidak asing lagi di telinga. Meski menyegarkan dan nikmat, makanan tersebut sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sering karena tingginya kandungan asam di dalamnya.
Rasa asam dari makanan tersebut datang dari proses fermentasi alami melalui perendaman air garam dan juga melalui perendaman cairan cuka yang mengandung asam asetat. Asam asetat berdampak menipiskan enamel dan membuat gigi lebih sensitif.
Itulah daftar jenis makanan dan minuman yang dapat merusak enamel gigi. Daftar di atas bukan berarti kamu harus berhenti mengonsumsi makanan dan minuman yang disebutkan. Selama dinikmati secukupnya dan diimbangi dengan kebiasaan menjaga kebersihan gigi, risiko kerusakan enamel bisa dikurangi.






















