- Warna kulit: Merah dengan semburat kekuningan yang terlihat sangat tradisional dan alami.
- Bentuk buah: Bulat sedang dengan ukuran yang sangat pas untuk sekali makan dalam satu suapan tanpa terasa terlalu penuh di mulut.
- Ciri rambut: Rambutnya halus, panjangnya sedang, dan biasanya tumbuh rapat menyelimuti seluruh permukaan kulit buah secara merata.
- Karakter daging: Daging buahnya berwarna putih bening, memiliki tekstur kenyal yang familiar di lidah, dan mengandung kadar air yang cukup melimpah namun tidak berlebihan.
- Rasa & sifat: Rasa manisnya segar dan sangat standar, menjadikannya pencuci mulut favorit karena sifatnya yang cukup nglotok meskipun terkadang ada sedikit kulit biji tipis yang masih menempel.
9 Jenis Rambutan dan Ciri-Cirinya yang Unik!

Rambutan Aceh (Si Klasik yang Melegenda): Warna kulit merah dengan semburat kekuningan.
Rambutan Antalagi (Si Tebal Penawar Rindu): Warna kulit merah merata dengan tekstur tebal.
Rambutan Binjai (Si Merah Primadona): Warna kulit merah cerah merona yang sangat mencolok.
Pernahkah Mama dan Papa kebingungan saat berdiri di depan tumpukan ikatan rambutan di pasar, bertanya-tanya mana yang isinya manis dan mana yang dagingnya benar-benar nglotok?
Memilih rambutan memang gampang-gampang susah, karena sering kali tampilan kulit yang merah merona belum tentu menjamin rasa yang legit di dalamnya.
Berikut, Popmama.com akan membahas tentang 9 jenis Rambutan dan ciri-cirinya yang unik. Yuk simak pembahasannya di bawah ini.
Table of Content
1. Rambutan Aceh

Varietas Aceh, khususnya tipe Aceh Lebak, adalah jenis yang paling akrab di telinga kita sejak dulu karena persebarannya yang merata di hampir seluruh pelosok Nusantara.
Jenis ini memiliki ketersediaan yang melimpah dan harganya yang cenderung paling ekonomis, sehingga sering kali menjadi pilihan utama Mama untuk sajian dalam jumlah besar saat acara kumpul keluarga.
2. Rambutan Antalagi

Berasal dari tanah Kalimantan, Antalagi merupakan varietas yang sangat dibanggakan oleh para petani karena proporsi daging buahnya yang sangat dominan dibandingkan bijinya.
Nama "Antalagi" sendiri secara harfiah mencerminkan kualitasnya; siapa pun yang mencoba sekali pasti akan ketagihan dan merasa ingin menikmatinya lagi secara terus-menerus karena kepuasan yang didapatkan dari ketebalan dagingnya.
- Warna kulit: Merah merata dengan tekstur kulit yang terasa sedikit lebih tebal, kaku, dan kokoh sehingga memberikan perlindungan ekstra bagi daging buah di dalamnya.
- Bentuk buah: Bulat sedikit lonjong dengan ukuran biji yang justru sangat kecil, sehingga setiap gigitan terasa sangat padat dengan daging buah yang melimpah.
- Ciri rambut: Rambutnya pendek, kaku, namun tumbuh dengan sangat rapat dan padat, memberikan tampilan buah yang terlihat sangat "berisi" dan kuat.
- Karakter daging: Tekstur daging buahnya sangat kering, tebal, dan padat, sehingga tidak mudah hancur saat Mama mencoba memisahkannya dari biji menggunakan jari.
- Rasa & sifat: Memiliki rasa manis yang kuat dengan aroma harum yang tajam dan khas, serta sifat nglotok-nya yang juara membuat sesi makan Papa menjadi lebih praktis dan bersih dari sisa serat.
3. Rambutan Binjai

Jenis ini sering dianggap sebagai "ratu" rambutan di Indonesia karena tampilannya yang sangat cantik dan menggugah selera saat dipajang di rak-rak buah.
Kulitnya memiliki daya tahan yang sangat baik terhadap perubahan cuaca, sehingga tidak cepat menghitam atau layu meskipun telah dipetik beberapa hari dari pohonnya.
- Warna kulit: Merah cerah merona yang sangat mencolok dan selalu terlihat segar serta bersih, sangat menggoda mata setiap orang yang melihatnya.
- Bentuk buah: Bulat agak lonjong dengan ukuran yang tergolong besar serta terasa mantap dan cukup berat saat Mama menggenggamnya di tangan.
- Ciri rambut: Memiliki rambut yang panjang, tekstur agak kasar, namun letaknya tumbuh jarang-jarang atau tidak terlalu rapat satu sama lain.
- Karakter daging: Berwarna putih bersih yang elegan, teksturnya sangat kenyal, dan cenderung kering sehingga Papa tidak perlu khawatir tangan akan lengket terkena tetesan air buah saat mengupasnya.
- Rasa & sifat: Memiliki rasa manis yang murni dan kuat tanpa ada jejak rasa asam sedikit pun, serta sifatnya yang dikenal sangat nglotok atau terlepas sempurna tanpa sisa dari bijinya.
4. Rambutan Garuda

Jika Papa menyukai buah dengan ukuran yang fantastis dan mengenyangkan, Rambutan Garuda dari Kalimantan Selatan adalah jawara sejati yang tak tertandingi.
Ukurannya yang jumbo sering kali membuat orang terpana karena terlihat sangat menonjol dan berbeda jauh jika dibandingkan dengan ikatan rambutan jenis biasa yang sering kita temui di pasar induk.
- Warna kulit: Merah cerah dengan ujung rambut yang sering kali terlihat berwarna kekuningan atau hijau muda saat buah mencapai tingkat kematangan sempurna.
- Bentuk buah: Cenderung lonjong besar dan ukurannya bisa mencapai hampir dua kali lipat dari ukuran rata-rata buah rambutan pada umumnya di pasar.
- Ciri rambut: Rambutnya kasar, panjang, kaku, dan terlihat sangat lebat menyelimuti buahnya, memberikan kesan gagah layaknya bulu burung garuda.
- Karakter daging: Sangat tebal dan padat, teksturnya kenyal cenderung sedikit keras, serta tidak banyak mengeluarkan sari air yang bisa mengotori baju Papa saat mengupasnya.
- Rasa & sifat: Memiliki rasa manis legit dengan aroma buah yang sangat kuat dan khas, serta sifatnya yang sangat nglotok sehingga memberikan kenyamanan maksimal saat dikunyah.
5. Rambutan Lebak Bulus

Rambutan ini adalah sahabat terbaik keluarga saat cuaca sedang panas-panasnya karena kadar airnya yang melimpah mampu memberikan efek pelepas dahaga instan.
Setiap gigitannya seolah memberikan sensasi meminum sari buah asli yang manis, menjadikannya favorit utama Mama untuk dinikmati sebagai camilan sore hari yang menyegarkan.
- Warna kulit: Merah tua yang pekat dan gelap merata saat buah sudah mencapai tingkat kematangan yang paling optimal di dahan pohonnya.
- Bentuk buah: Bulat sempurna dengan ukuran yang biasanya sangat seragam dan konsisten dalam satu ikatan tangkai, sehingga terlihat sangat rapi.
- Ciri rambut: Rambutnya halus, berwarna merah menyala dengan bagian ujung yang sering kali berwarna sedikit kekuningan seperti pantulan cahaya matahari.
- Karakter daging: Daging buahnya dikenal sangat berair (juicy) dengan tekstur yang sedikit lebih lunak dan lembut, memberikan sensasi dingin yang nikmat di tenggorokan Mama.
- Rasa & sifat: Perpaduan rasa manis yang dominan dengan sedikit aksen asam segar yang sangat pas, serta cukup nglotok meskipun terkadang ada sedikit selaput biji tipis yang menempel.
6. Rambutan Narmada

Narmada sering menjadi pilihan utama Mama untuk anak-anak karena tekstur daging buahnya yang sangat lembut dan sangat mudah untuk dikunyah oleh si kecil.
Berasal dari Nusa Tenggara Barat, varietas ini kian populer karena tampilannya yang eksotis dengan warna jingga yang tidak biasa serta rasanya yang sangat bersahabat di lidah.
- Warna kulit: Sangat khas dengan gradasi warna merah kekuningan hingga jingga cerah yang terlihat sangat ceria dan berbeda dari rambutan jenis lainnya.
- Bentuk buah: Bulat proporsional dengan kulit buah yang relatif lebih tipis sehingga Papa bisa dengan mudah mengupasnya hanya menggunakan sedikit tekanan jari.
- Ciri rambut: Memiliki rambut yang halus, pendek, dan tersusun dengan sangat rapi menyelimuti seluruh permukaan kulit buahnya secara beraturan.
- Karakter daging: Berwarna putih bening sedikit transparan, teksturnya sangat lembut di mulut, dan memiliki kandungan air yang sangat seimbang (tidak terlalu basah).
- Rasa & sifat: Rasa manisnya sangat stabil dan tidak meninggalkan sisa rasa sepat di tenggorokan, serta memiliki sifat nglotok yang sangat baik untuk kenyamanan Mama saat makan.
7. Rambutan Parakan

Untuk Mama yang lebih menyukai tekstur buah yang padat dan renyah seperti sensasi memakan buah apel, jenis Parakan asli Tangerang ini adalah pemenangnya.
Rasanya yang khas memberikan pengalaman makan yang unik karena ada sensasi suara "kriuk" renyah yang terdengar saat daging buahnya digigit oleh gigi Mama.
- Warna kulit: Merah tua cenderung keunguan yang eksotis saat buah sudah mencapai puncak kematangan yang optimal di musim panen.
- Bentuk buah: Bulat kecil cenderung mungil namun isinya sangat padat, berisi, dan terasa berat secara solid untuk ukuran buah sekecil itu.
- Ciri rambut: Rambutnya pendek, sangat kaku, dan terasa sedikit kasar serta tajam jika Mama menyentuhnya dengan telapak tangan secara langsung.
- Karakter daging: Daging buahnya sangat padat, bersifat sangat renyah (crunchy), dan memiliki kadar air yang sangat minim sehingga tidak belepotan saat dimakan.
- Rasa & sifat: Manis dengan sedikit sensasi getir segar yang unik di ujung lidah, serta cukup mudah dipisahkan dari bijinya meski tidak se-nglotok varietas Binjai.
8. Rambutan Rapiah

Jangan pernah Papa menilai rambutan ini hanya dari "tampang" atau ukuran luarnya saja, karena Rapiah adalah bukti nyata bahwa rasa premium tidak selalu dibalut kemasan cantik.
Meskipun ukurannya mungil dan warnanya kusam, para pecinta sejati rambutan selalu menempatkan Rapiah di kasta tertinggi karena kemanisan dan aromanya yang tiada tara.
- Warna kulit: Cenderung hijau kekuningan atau merah kusam yang terlihat kurang menarik, sehingga sering kali dikira sebagai buah yang belum matang oleh orang awam.
- Bentuk buah: Bulat kecil dan memiliki ciri khas sangat unik berupa garis pelat atau alur melingkar yang nyata di bagian tengah kulit buahnya.
- Ciri rambut: Rambutnya sangat pendek, tumbuh jarang-jarang, bahkan di beberapa bagian permukaan kulit sering terlihat botak atau gundul.
- Karakter daging: Daging buahnya sangat tebal jika dibandingkan dengan ukuran bijinya, teksturnya sangat padat, renyah, kering, dan memiliki aroma harum yang menggoda.
- Rasa & sifat: Memiliki rasa manis yang paling intens dan legit di antara semuanya, serta sifatnya sangat nglotok tanpa meninggalkan selaput biji sedikit pun pada dagingnya.
9. Rambutan Zainal Mahang

Jenis ini mungkin jarang terdengar namun menjadi varietas yang sangat direkomendasikan untuk Mama yang mencari rambutan kualitas ekspor untuk sajian istimewa di meja tamu.
Karakteristiknya sangat elegan dengan cita rasa yang bersih dan tampilan buah yang selalu terlihat premium serta eksklusif dibandingkan jenis rambutan pasar lainnya.
- Warna kulit: Merah tua yang gelap, tampak mengkilap, dan permukaannya terlihat sangat bersih tanpa adanya kotoran alami yang menempel pada bulunya.
- Bentuk buah: Bulat sempurna dengan ukuran yang cukup besar dan berat yang terasa solid serta padat saat Papa menimbangnya di telapak tangan.
- Ciri rambut: Rambutnya halus, tidak terlalu panjang, dan tersusun sangat rapi mengikuti pola melingkar alami pada permukaan kulit buahnya.
- Karakter daging: Berwarna putih sangat bersih laksana salju, teksturnya renyah, sangat kering, dan sama sekali tidak meninggalkan sisa serat yang mengganggu di lidah Mama.
- Rasa & sifat: Rasa manis yang sangat bersih tanpa ada jejak rasa asam sama sekali, serta memiliki biji yang mungil dan memiliki kemampuan nglotok sempurna.
Nah, itulah pembahasan 9 jenis Rambutan dan ciri-cirinya yang unik. Ternyata di balik kulitnya yang penuh rambut, setiap varietas rambutan menyimpan rahasia rasa dan tekstur yang sangat unik ya, Ma.
Kira-kira, Mama dan Papa favoritnya yang mana nih?


















