Dengan adanya kasus ini membuat kita sebagai orangtua yang memiliki anak di pesantren mungkin jadi was-was. Oleh karenanya penting sekali untuk memperhatikan protokol kesehatan dan mengedukasi anak Mama jika saat ini berada di pondok pesantren.
Sempat disinggung oleh Ridwan Kamil, mayoritas klaster pondok pesantren tercipta karena tertular dari mereka mereka yang keluar masuk ke komplek pesantren.
Jika Mama berencana akan berkunjung ke pondok pesantren maka harap perhatikan hal-hal berikut ini:
- Pastikan dalam keadaan sehat dan kondisi tubuh prima
- Tidak ada riwayat bepergian jauh sebelum mengunjungi pesantren
- Lebih baik melakukan tes terlebih dahulu sebelum berkunjung
- Menjaga kebersihan (mencuci tangan) dan selalu memakai masker di lingkungan pesantren
- Tetap menjaga jarak aman dengan orang lain selama di sana
- Isolasi mandiri di rumah ketika kembali dari pesantren
- Melakukan tes ulang sekembalinya dari pesantren
Sekali lagi, bagi Mama sebagai orangtua juga wajib mengingatkan anak untuk menjaga kesehatan selama berada di pesantren.
Penerapan protokol kesehatan ketat (masker dan menjaga kebersihan), pembatasan aktivitas keluar-masuk, pemberlakuan one-gate system dan tes massal secara berkala bagi penghuni pesantren bisa jadi opsi mencegah terjadinya klaster pondok pesantren.