Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
8 Kuliner Non Halal Terdekat di Semarang, Jadi Incaran Wisatawan
Freepik/jcomp

  • Bakmi Hap Kie: Bakmi spesial dengan kekian, ayam, bakso, dan siomay disajikan dengan rasa gurih ringan.

  • Depot Kowloon: Populer dengan bakmi Makassar berukuran besar dan mie goreng Hokkian.

  • Mie Titee Grajen: Mi kering khas dengan topping babi kecap dan udang, disajikan renyah dengan saus kental bercita rasa manis gurih.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Semarang dikenal sebagai kota persilangan budaya, termasuk dalam urusan kuliner non halal yang sudah bertahan lintas generasi. Dari bakmi pagi hingga lapo Batak, pilihannya beragam dan punya basis pelanggan setia.

Keunikan kuliner non halal di Semarang terletak pada resep turun-temurun, porsi jujur, serta rasa yang tidak ikut tren. Banyak tempat justru mempertahankan gaya lama, sederhana, namun konsisten menggoda lidah.

Berikut Popmama.com rangkum 8 kuliner non halal legendaris di Semarang yang masih eksis dan layak masuk daftar wisata rasa, baik untuk pencinta bakmi, nasi campur, hingga olahan babi khas. 

1. Bakmi Hap Kie

Google maps/Boo's Dream Toys

Bakmi Hap Kie dikenal sebagai destinasi sarapan favorit warga Semarang. Menu bakmi spesial berisi kekian, ayam, bakso, dan siomay disajikan dengan rasa gurih ringan yang konsisten sejak bertahun-tahun lalu.

Tekstur mi kenyal berpadu kuah sederhana membuatnya nyaman disantap pagi hari. Suasananya klasik dan ramai sejak pagi, didominasi pelanggan setia yang menjadikan tempat ini rutinitas sebelum memulai aktivitas harian.

Lokasi: Jl. Beteng No.117, Kranggan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 

Harga: Mulai Rp30.000 

Jam operasional: 07.30 - 16.00 WIB

2. Depot Kowloon

Google maps/Budi Prabowo Lukieto

Depot Kowloon populer dengan bakmi Makassar berukuran besar dan mengenyangkan. Mie tebal berpadu bumbu gurih menjadi ciri khas utama, menjadikannya pilihan sarapan hingga makan siang favorit di kawasan sekitarnya.

Selain bakmi, mie goreng Hokkian juga sering dipesan pelanggan. Porsinya besar dengan rasa kuat dan konsisten, membuat depot ini tetap ramai meski hanya buka hingga siang hari.

Lokasi: Jl. Kuala Mas Raya No.CB 23, Panggung Lor, Kec. Semarang Utara, Kota Semarang, Jawa Tengah

Harga: Mulai Rp35.000

Jam operasional: 07.00 - 14.30 WIB

3. Mie Titee Grajen

Google maps/Francisca Xaveria

Mie Titee Grajen menyajikan mi kering khas dengan topping babi kecap dan udang. Mienya disajikan renyah dengan saus kental bercita rasa manis gurih yang menjadi identitas utama tempat ini.

Meski tampil sederhana, rasa yang konsisten membuat pelanggan datang berulang. Tempat ini kerap dipadati pencinta bakmi klasik yang mencari menu sarapan atau makan siang dengan karakter kuat. 

Lokasi: Jl. Gajahmada No.63 A, Kembangsari, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 

Harga: Mulai Rp30.000 

Jam operasional: 07.00 - 15.00 WIB

4. Nasi Campur Kencana

Google maps/Setyawan Antono, MBA

Nasi Campur Kencana dikenal dengan isian lengkap seperti chasiu, siobak, ngohiang, dan sate babi. Setiap lauk disajikan proporsional dengan nasi hangat yang mengenyangkan.

Cita rasanya cenderung gurih klasik ala Chinese food Semarang. Tempat ini cocok untuk makan siang keluarga maupun makan malam awal, dengan suasana sederhana yang fokus pada kualitas rasa.

Lokasi: Jl. Brumbungan No.86, Brumbungan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

Harga: Mulai Rp45.000

Jam operasional: 08.00 - 19.30 WIB

5. Kedai Beringin

Google maps/review resto budget terbatas

Kedai Beringin menyajikan nasi campur Jakarta dengan sentuhan lokal. Menu seperti mie babi dan samcan panggang menjadi favorit karena porsinya besar dan bumbu yang meresap hingga ke dalam.

Suasana kedai cenderung santai dan ramai hingga malam. Tempat ini sering dipilih untuk makan bersama keluarga atau rekan, tanpa konsep berlebihan namun tetap mengutamakan rasa.

Lokasi: Jl. Imam Bonjol No.114A, Sekayu, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah 

Harga: Mulai Rp35.000 

Jam operasional: 08.00 - 21.30 WIB

6. WM Kelengan Sate Babi

Google maps/Bernard Ferdinand

Rumah makan ini dikenal lewat sate babi berukuran besar dengan tekstur empuk. Daging dibakar matang merata dan disajikan dengan bumbu manis gurih yang tidak terlalu tajam.

Selain sate, garang asem babi juga cukup diminati. Perpaduan rasa asam segar dan rempah ringan menjadikannya alternatif menu yang berbeda dari olahan babi pada umumnya.

Lokasi: Jl. Wotgandul Barat No.18-20, Kranggan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

Harga: Mulai Rp40.000 

Jam operasional: 08.00 - 21.00 WIB

7. Warung Makan Asem-Asem Koh Liem

Google maps/Nedy Lutfi

Asem-Asem Koh Liem merupakan salah satu kuliner non halal legendaris di Semarang. Menu seperti babi kecap, sate babi, dan kekian babi tetap mempertahankan resep lama.

Rasa masakannya cenderung rumahan dan bersih. Tempat ini sering dikunjungi pelanggan lama yang datang untuk bernostalgia sekaligus menikmati konsistensi rasa yang jarang berubah.

Lokasi: Jl. Karang Anyar No.28 / C4, Gabahan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang, Jawa Tengah

Harga: Mulai Rp30.000 

Jam operasional: 07.00 - 17.00 WIB

8. Miss Piggy

Google maps/boentoro kamara

Miss Piggy hadir dengan konsep lebih modern dan kasual. Menu babi goreng cabe garam menjadi andalan berkat tekstur renyah dan rasa gurih pedas yang seimbang.

Penyajiannya rapi dengan suasana nyaman untuk makan bersama. Tempat ini cocok bagi pencinta kuliner non halal yang ingin pengalaman makan lebih kekinian tanpa meninggalkan cita rasa utama.

Lokasi: Jl. Anjasmoro Raya No.B1/4, Tawangmas, Kec. Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah

Harga: Mulai Rp40.000

Jam operasional: 10.00 - 21.00 WIB

Nah, itulah 8 kuliner non halal terdekat di Semarang yang legendaris inceran wisatawan. 

Yuk, jadikan daftar ini sebagai panduan wisata rasa, dan rasakan sendiri kelezatan kuliner non halal legendaris Semarang!

FAQ tentang Kuliner Non Halal di Semarang

Mengapa kuliner non halal di Semarang jadi incaran wisatawan?

Semarang dikenal sebagai kota dengan akulturasi budaya Tionghoa, Jawa, dan Peranakan yang kuat. Hal ini membuat kuliner non halal di Semarang punya cita rasa khas, autentik, dan sudah melegenda.

Apakah harga kuliner non halal di Semarang ramah di kantong?

Sebagian besar kuliner non halal di Semarang dibanderol dengan harga terjangkau. Kisaran harga umumnya mulai dari Rp30.000 hingga Rp80.000 per porsi, tergantung jenis menu dan tempat makannya.

Apakah kuliner non halal di Semarang aman untuk dicoba?

Selama memilih tempat makan yang terpercaya dan ramai pengunjung, kuliner non halal di Semarang umumnya aman untuk dikonsumsi. Pastikan juga kondisi tubuh dalam keadaan fit dan tidak memiliki alergi terhadap bahan tertentu.

Editorial Team