Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Manfaat Dengkuran Kucing bagi Tubuh Manusia, Dapat Membantu Proses Penyembuhan

3 Manfaat Dengkuran Kucing bagi Tubuh Manusia, Dapat Membantu Proses Penyembuhan
Pexels/onbro studio
Intinya Sih
  • Dengkuran kucing terbukti menurunkan stres dan meningkatkan hormon oksitosin, sekaligus menekan kadar kortisol yang berdampak positif bagi kesehatan jantung serta kesejahteraan emosional pemiliknya.
  • Frekuensi getaran 20–150 Hz dari dengkuran kucing dapat merangsang regenerasi sel, membantu pemulihan otot dan tulang, mirip dengan efek terapi getaran dalam dunia medis.
  • Getaran lembut dengkuran kucing berpotensi memperlancar sirkulasi darah, mengurangi peradangan ringan, serta menenangkan sistem pernapasan dengan menciptakan ritme napas yang lebih stabil dan rileks.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Bagi para pencinta kucing, suara dengkuran atau purring tentu menjadi salah satu hal yang paling menenangkan. Saat anabul bersandar di pangkuan sambil mengeluarkan suara lembut yang ritmis, suasana hati sering kali ikut terasa lebih nyaman dan rileks. 

Tidak heran jika banyak orang merasa lebih tenang ketika menghabiskan waktu bersama kucing peliharaan mereka. Menariknya, dengkuran kucing ternyata tidak hanya menjadi tanda bahwa mereka sedang merasa aman dan bahagia. 

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa getaran yang dihasilkan saat kucing mendengkur dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan manusia, mulai dari membantu meredakan stres hingga mendukung proses pemulihan tubuh. 

Berikut Popmama.com siap membahas informasi lebih lanjut mengenai dengkuran kucing dapat menyembuhkan tubuh manusia.

Table of Content

1. Membantu mengurangi stres dan mendukung kesehatan jantung

1. Membantu mengurangi stres dan mendukung kesehatan jantung

kucing
Pexels/Aytac Talıblı

Di tengah padatnya aktivitas sehari-hari, tidak sedikit orang yang mengalami tekanan mental maupun kelelahan emosional. Berinteraksi dengan kucing yang sedang mendengkur dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk membantu tubuh lebih rileks. 

Suara dan getaran lembut yang dihasilkan kucing diketahui mampu memberikan efek menenangkan, sehingga pikiran terasa lebih nyaman. Saat seseorang mengelus atau memeluk kucing yang mendengkur, tubuh dapat merespons dengan meningkatkan produksi hormon oksitosin yang berkaitan dengan rasa bahagia dan kedekatan emosional. 

Di saat yang sama, kadar hormon stres seperti kortisol cenderung menurun. Kombinasi inilah yang membuat perasaan cemas, tegang, dan lelah berangsur mereda. Manfaat tersebut tidak hanya berdampak pada kondisi psikologis, tetapi juga kesehatan fisik. 

Sebuah penelitian yang dipimpin oleh Dr. Adnan Qureshi dari University of Minnesota Stroke Institute menemukan bahwa pemilik kucing memiliki risiko lebih rendah mengalami kematian akibat penyakit jantung maupun stroke dibandingkan mereka yang tidak memelihara kucing. 

Temuan ini menunjukkan bahwa keberadaan anabul di rumah berpotensi memberikan manfaat positif bagi kesehatan jantung dalam jangka panjang.

2. Berpotensi membantu pemulihan tulang dan otot

kucing
Pexels/J.D. Books

Salah satu hal yang membuat dengkuran kucing begitu menarik untuk diteliti adalah frekuensi getarannya. Kucing domestik umumnya mendengkur pada rentang frekuensi sekitar 20 hingga 150 Hz. 

Dalam dunia medis, frekuensi tertentu dalam rentang tersebut telah lama dikaitkan dengan stimulasi perbaikan jaringan tubuh dan peningkatan kesehatan tulang.Konsep ini juga memiliki kemiripan dengan terapi getaran (vibration therapy) yang digunakan dalam berbagai bidang kesehatan. 

Bahkan, teknologi serupa pernah dimanfaatkan untuk membantu menjaga kepadatan tulang pada astronot yang berada dalam kondisi gravitasi rendah. Karena itulah, para peneliti mulai tertarik menelusuri kemungkinan manfaat biologis dari dengkuran kucing.

Penelitian bioakustik yang dilakukan oleh Elizabeth von Muggenthaler dari Fauna Communications Research Institute mengungkapkan bahwa dengkuran kucing berfungsi sebagai mekanisme penyembuhan alami. 

Getaran yang dihasilkan dapat membantu merangsang proses regenerasi dan perbaikan sel. Meski tidak dapat menggantikan pengobatan medis, kehadiran kucing yang mendengkur saat kita beristirahat bisa mendukung proses pemulihan setelah tubuh merasa lelah atau mengalami nyeri otot ringan.

3. Membantu meredakan peradangan dan menenangkan sistem pernapasan

kucing
Pexels/大 董

Selain dikaitkan dengan kesehatan tulang dan otot, getaran dengkuran kucing juga dipercaya dapat memberikan manfaat pada jaringan lunak tubuh. 

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa frekuensi getaran tertentu berpotensi membantu meningkatkan sirkulasi darah pada area yang mengalami ketegangan atau peradangan ringan. 

Dengan aliran darah yang lebih baik, proses pemulihan jaringan dapat berlangsung lebih optimal. Karena alasan tersebut, banyak ahli meyakini bahwa paparan getaran lembut dari dengkuran kucing dapat membantu mengurangi rasa tidak nyaman akibat cedera ringan pada otot, tendon, maupun ligamen. 

Meski efeknya tidak bersifat instan, sensasi relaksasi yang muncul dapat membantu tubuh merasa lebih nyaman selama masa pemulihan. Tak hanya berdampak pada kondisi fisik, suara dengkuran yang stabil dan berulang juga diketahui memiliki efek menenangkan pada sistem pernapasan. 

Saat seseorang merasa cemas atau panik, ritme dengkuran kucing dapat membantu menciptakan suasana yang lebih tenang, sehingga pola napas menjadi lebih teratur.

Itu dia studi mengenai dengkuran kucing dapat menyembuhkan tubuh manusia. Siapa di antara kalian yang sudah merasakan manfaatnya?

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias

Related Articles

See More