Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install
For
You

10 Oleh-oleh Khas Jambi yang Sering Jadi Favorit Wisatawan

10 Oleh-oleh Khas Jambi yang Sering Jadi Favorit Wisatawan
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI
Intinya Sih
  • Artikel memperkenalkan Jambi sebagai destinasi wisata yang kaya budaya, kuliner, dan sejarah, termasuk Sungai Batanghari serta situs percandian terbesar di Asia Tenggara.
  • Disebutkan sepuluh oleh-oleh khas Jambi seperti tempoyak, lempok durian, kopi AAA, dodol kentang Kerinci, hingga batik Jambi dengan keunikan rasa dan nilai tradisionalnya.
  • Melalui ragam oleh-oleh tersebut, artikel menyoroti kekayaan lokal Jambi yang mencerminkan identitas masyarakatnya sekaligus menarik minat wisatawan untuk mengenal lebih dalam daerah ini.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jambi mungkin belum banyak dikunjungi wisatawan untuk berlibur dibandingkan kota lainnya. Padahal, kota ini menyimpan kuliner, budaya, serta destinasi beragam yang sayang untuk dilewatkan.

Dari sungai terpanjang di Sumatera hingga situs percandian terluas di Asia Tenggara, semuanya berlokasi di Jambi. Jadi, tidak ada salahnya memasukkan Jambi ke daftar destinasi wisata kamu selanjutnya.

Namun, tidak lengkap rasanya jika berlibur tanpa membeli oleh-oleh untuk kerabat dan keluarga. Jika berlibur ke Jambi, kira-kira apa saja oleh-oleh yang bisa membekas untuk dibagikan kepada orang tersayang?

Nah kali ini Popmama.com akan merangkum 10 oleh-oleh khas Jambi yang sering menjadi incaran wisatawan. Simak berikut ini, ya.

Table of Content

1. Tempoyak

1. Tempoyak

Oleh-oleh Khas Jambi 2.jpg
Pinterest.com/Widya

Tempoyak memang sangat identik dengan budaya Melayu, salah satunya di Jambi.

Terbuat dari daging buah durian yang difermentasi selama beberapa hari, tempoyak memiliki cita rasa asam dan gurih yang sangat unik, dengan aroma durian yang tetap tajam namun lebih “matang”. Biasanya, tempoyak digunakan sebagai bahan dasar sambal atau dimasak bersama ikan patin dari Sungai Batanghari.

Kamu bisa membawa pulang tempoyak dalam kemasan botol sebagai oleh-oleh, atau menggunakannya sebagai pelengkap masakan untuk menghadirkan cita rasa Jambi di dapur sendiri.

2. Lempok Durian

Oleh-oleh Khas Jambi 3.jpg
Rri.co.id

Bagi kamu yang memiliki kerabat atau keluarga pecinta durian, lempok durian bisa menjadi pilihan oleh-oleh yang pas.

Berbeda dengan dodol durian pada umumnya yang menggunakan banyak campuran tepung, lempok Jambi didominasi oleh daging durian asli yang dimasak bersama gula merah hingga mengental dan kenyal. Proses memasaknya yang memakan waktu berjam-jam menghasilkan warna cokelat gelap yang berkilau.

Rasanya yang manis alami dengan aroma durian yang kuat, menjadikannya camilan yang tahan lama untuk dibawa bepergian jauh.

3. Kopi AAA

Oleh-oleh Khas Jambi 4.jpg
Popbela.com

Jika bertanya tentang kopi paling ikonik di Jambi, nama Kopi AAA hampir selalu disebut.

Kopi ini merupakan produk legendaris yang sudah menemani masyarakat Jambi selama puluhan tahun. Aromanya yang tajam dengan karakter rasa yang kuat, berasal dari biji kopi pilihan hasil perkebunan lokal. Kemasannya yang klasik juga memberikan kesan nostalgia tersendiri.

Membawa pulang kopi ini bisa jadi cara sederhana untuk menghadirkan suasana ngopi ala kedai tradisional Jambi di rumah.

4. Dodol Kentang Kerinci

Oleh-oleh Khas Jambi 5.jpg
Pinterest.com/S Suryawan

Selain lempok, Jambi juga memiliki dodol kentang yang khas.

Berasal dari dataran tinggi Kerinci yang subur, dodol ini memiliki tekstur lebih lembut dan halus dibandingkan dodol berbahan tepung ketan. Kentang berkualitas dihaluskan lalu dimasak bersama santan dan gula hingga menghasilkan adonan yang kenyal namun tetap mudah digigit.

Tersedia dalam berbagai varian rasa seperti original, cokelat, dan pandan, dodol ini menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan.

5. Kue Padamaran

Oleh-oleh Khas Jambi 6.jpg
Sajiansedap.grid.id

Kue padamaran merupakan salah satu kue tradisional Jambi yang banyak dicari karena tampilannya yang unik dalam wadah daun pisang.

Terbuat dari campuran tepung beras dan santan, kue ini diberi warna hijau alami dari daun suji dan pandan. Keistimewaannya terletak pada lapisan gula merah di bagian dasar dan atas yang meleleh saat dikukus.

Teksturnya yang lembut menyerupai bubur sumsum namun lebih padat dengan perpaduan rasa manis dan gurih sangat cocok dinikmati hangat maupun dingin.

6. Duku Kumpeh

Oleh-oleh Khas Jambi 7.jpg
Popbela.com

Jika kamu mencari buah sebagai oleh-oleh, Jambi punya duku kumpeh yang terkenal.

Duku Kumpeh merupakan duku unggulan yang berasal dari daerah Kumpeh, Jambi. Buah ini sangat terkenal karena ukurannya yang relatif lebih besar dengan biji yang sangat kecil, bahkan terkadang tidak berbiji sama sekali. Daging buahnya bening, tebal, dan memiliki rasa manis yang sangat segar tanpa rasa asam yang mengganggu. 

Kulit buahnya yang cenderung tipis dan tidak mudah menghitam, menjadikannya buah tangan yang sangat cantik untuk dibagikan kepada kerabat atau keluarga tercinta.

7. Kerupuk Kayu Api

Oleh-oleh Khas Jambi 8.jpg
Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Nama "kayu api" berasal dari proses penggorengannya yang masih menggunakan tungku kayu bakar tradisional untuk menjaga kestabilan suhu dan aroma. 

Kerupuk ini terbuat dari campuran daging ikan air tawar pilihan dan tepung tapioka. Bentuknya yang memanjang dengan tekstur yang sangat renyah menjadikannya camilan yang sering membuat ketagihan. Rasa ikannya sangat terasa di setiap gigitan tanpa aroma amis yang menyengat. 

Kerupuk ini sangat cocok dijadikan teman makan nasi atau sekadar camilan saat sedang berkumpul bersama teman-teman.

8. Bolu Kojo

Oleh-oleh Khas Jambi 9.jpg
Orami.co.id

Walaupun disebut bolu, bolu kojo memiliki tekstur yang berbeda dari bolu pada umumnya. 

Bolu satu ini cenderung lebih padat, lembap, dan berminyak karena penggunaan santan yang cukup banyak. Namanya diambil dari kata "kamboja" karena bentuk cetakannya yang menyerupai bunga. Rasa manisnya yang pas berpadu dengan gurihnya santan menciptakan perpaduan rasa yang autentik, sangat pas dan berkesan untuk keluarga.

9. Teh Kayu Aro

Oleh-oleh Khas Jambi 9 (2).jpg
Dietpartner.id

Jambi memiliki perkebunan teh tertua dan tertinggi kedua di dunia yang terletak di Kayu Aro, Kerinci. Teh yang dihasilkan dari perkebunan ini dikenal memiliki kualitas premium yang bahkan sering diekspor ke luar negeri. 

Teh Kayu Aro memiliki warna seduhan yang jernih dengan aroma yang sangat wangi dan rasa yang mantap. Jika kamu penyuka teh, teh khas Jambi satu ini sangat wajib kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh.

10. Batik Jambi

Oleh-oleh Khas Jambi 11.jpg
Shopee.co.id

Ingin oleh-oleh yang berkesan dan tahan lama? Batik Jambi adalah jawabannya. Sama halnya dengan batik daerah lain, batik Jambi juga memiliki ciri khasnya tersendiri. 

Batik Jambi memiliki keunikan yang sangat mencolok pada motif dan pemilihan warnanya yang cenderung berani namun tetap terlihat elegan. Motif-motif klasik seperti Durian Pecah, Angso Duo, dan Kapur Sirih biasanya diaplikasikan di atas kain dengan pewarnaan alami yang berasal dari kayu dan tumbuh-tumbuhan. 

Dengan membelinya, kamu tidak hanya membawa oleh-oleh, tetapi juga turut mengapresiasi karya para pengrajin lokal yang masih mempertahankan teknik tradisional.

Itulah 10 oleh-oleh khas Jambi yang bisa kamu pertimbangkan untuk dibawa pulang. Kira-kira mana yang paling menarik untuk kamu beli lebih dulu? 

FAQ Tentang Oleh-Oleh Jambi

1. Apa yang terkenal dari kota Jambi?

Jambi terkenal dengan Kompleks Candi Muaro Jambi (situs percandian terluas di Asia Tenggara), Sungai Batanghari, dan ikon jembatan Gentala Arasy. Provinsi ini juga unggul dalam hasil perkebunan kelapa sawit dan karet, kuliner khas Tempoyak, serta keindahan alam seperti Gunung Kerinci dan Danau Kaco.

2. Berapa harga tempoyak 1 kg?

1 kg tempoyak Jambi biasanya dibandrol dengan harga Rp30.000-Rp35.000. Harga ini bukanlah harga tetap dan kemungkinan berbeda-beda di setiap toko.

3. Apa julukan kota Jambi?

Kota Jambi memiliki beberapa julukan khas, yang utama adalah Tanah Pilih Pesako Betuah (tanah yang dipilih raja, pusaka bertuah). Kota ini juga dikenal sebagai Bumi Melayu Jambi, yang menekankan perannya sebagai pusat kebudayaan dan peradaban Melayu. Jambi juga dijuluki sebagai Kota Beradat.

Share
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Related Articles

See More