Namun, rasanya belum lengkap jika pulang tanpa membawa oleh-oleh untuk keluarga atau teman. Selain sebagai buah tangan, oleh-oleh khas juga bisa jadi pengobat rindu saat ingin kembali ke Manado.
12 Oleh-oleh Khas Manado yang Wajib Dibawa Pulang

- Manado dikenal sebagai destinasi wisata populer di Indonesia Timur dengan keindahan laut Bunaken dan beragam kuliner khas yang cocok dijadikan oleh-oleh.
- Terdapat 12 oleh-oleh khas seperti klappertaart, sambal roa, panada, hingga cakalang fufu yang mencerminkan perpaduan budaya lokal dan pengaruh luar.
- Oleh-oleh Manado menawarkan cita rasa unik mulai dari manis, gurih, hingga pedas, serta memiliki daya tahan lama sehingga cocok dibawa pulang untuk keluarga atau teman.
Manado merupakan salah satu destinasi wisata favorit di wilayah Indonesia Timur. Keindahan bawah lautnya, seperti di Bunaken, bahkan berhasil menarik perhatian wisatawan lokal hingga mancanegara. Berlibur ke sini tidak hanya sekadar menyegarkan pikiran, tetapi juga menjadi cara untuk melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Kalau kamu masih bingung harus membeli apa, tidak perlu khawatir. Berikut Popmama.com telah menyiapkan 12 oleh-oleh khas Manado yang bisa kamu masukkan ke daftar belanjaanmu.
Table of Content
1. Klappertaart

Namanya memang terdengar memiliki sentuhan Eropa. Bukan tanpa alasan, klappertaart merupakan hasil perpaduan budaya lokal dengan Belanda.
Hidangan ini dibuat dari daging kelapa muda yang melimpah di Sulawesi Utara, dipadukan dengan susu, mentega, tepung, dan telur. Teksturnya sangat lembut, mirip puding atau custard yang dipanggang hingga matang.
Aroma kayu manis dengan taburan kismis dan kenari memberikan rasa yang hangat dan menenangkan. Disajikan saat dingin, klappertaart pasti menjadi dessert yang sulit dilupakan.
2. Sambal Roa

Tidak ada yang lebih menggambarkan Manado yang berani dan kuat selain sambal roa. Sambal ini dibuat melalui proses yang cukup panjang, dimulai dari pemilihan ikan roa segar yang kemudian diasapi hingga kering sempurna. Ikan yang sudah kering tersebut dihancurkan hingga halus dan dimasak bersama cabai rawit merah, bawang putih, serta rempah-rempah rahasia lainnya.
Hasilnya adalah sambal dengan aroma asap yang khas dan rasa gurih yang kuat. Sambal ini bukan sekadar pelengkap lauk makan, tapi bisa jadi “bintang utama” yang membuat nasi hangat terasa jauh lebih nikmat.
3. Halua Kenari

Halua kenari merupakan camilan manis yang memanfaatkan kacang kenari sebagai bahan utama.
Kacang kenari dimasak bersama gula merah hingga mengental, lalu didinginkan hingga membentuk lapisan karamel yang membungkus kacang. Teksturnya renyah dengan sedikit lengket di luar.
Perpaduan rasa manis dan gurih membuat camilan ini cocok dijadikan oleh-oleh yang tahan lama.
4. Panada

Sekilas, panada mungkin terlihat seperti pastel, namun perbedaan utamanya terletak pada adonan kulitnya yang lebih menyerupai roti yang empuk daripada kulit gorengan biasa.
Pengaruh kuliner Spanyol sangat terasa pada hidangan ini, di mana isiannya berupa suwiran ikan cakalang yang dimasak pedas dengan bumbu panaitan yang kaya akan bawang merah dan daun jeruk. Kelembutan roti yang digoreng garing di luar berpadu dengan isian ikan yang sangat gurih dan pedas, menjadikan panada sebagai camilan yang sangat mengenyangkan sekaligus memanjakan lidah.
5. Cakalang Fufu

Cakalang fufu adalah ikan cakalang yang diasapi hingga kering. Proses ini membuat daging ikan memiliki warna kemerahan dan aroma asap yang khas.
Karena sudah diawetkan, cakalang fufu bisa bertahan lama dan mudah dibawa sebagai oleh-oleh. Nantinya, ikan ini bisa diolah kembali menjadi berbagai hidangan lezat di rumah.
6. Kacang Goyang

Nama kacang goyang memang terdengar cukup unik. Bukan tanpa alasan, nama ini lahir karena proses pembuatannya yang juga tidak kalah unik, di mana kacang tanah disangrai dalam sebuah wadah besar yang terus digoyang-goyangkan di atas api agar matangnya merata. Sambil terus digoyang, kacang tersebut disiram dengan adonan gula cair warna-warni hingga membentuk lapisan kulit yang keras dan renyah.
Tampilannya yang berwarna-warni sangat menarik perhatian, sementara rasa manisnya yang pas dan tekstur kacangnya yang garing membuat siapapun tidak akan bisa berhenti untuk terus mengunyahnya.
7. Pia Manado

Jika Jogja punya bakpia, Manado punya yang namanya pia.
Meskipun banyak daerah di Indonesia memiliki hidangan dengan jenis serupa, pia Manado memiliki karakteristik yang sangat berbeda, terutama pada bagian kulitnya. Kulit pia Manado dibuat sangat tipis dan berlapis-lapis sehingga memberikan tekstur yang sangat renyah saat digigit. Isiannya pun sangat beragam, mulai dari pasta kacang hijau hingga cokelat dan keju.
8. Pala Manis

Jika kamu selama ini mengira pala hanya merupakan rempah pelengkap masakan, di tangan masyarakat Manado buah ini diolah menjadi manisan yang sangat menyegarkan.
Pala yang sudah diiris tipis direndam dalam larutan gula yang pekat hingga gula menyelimuti seluruh permukaannya. Saat dinikmati, rasa manis yang dominan akan diikuti oleh sedikit sensasi getir dan hangat khas pala yang mampu memberikan rasa nyaman di tenggorokan.
Selain rasanya yang enak, manisan ini juga bermanfaat untuk mengatasi masalah pencernaan dan memberikan efek relaksasi. Cocok bagi kamu yang ingin membawa rasa tenang dan rileks khas Manado kembali ke kota asal.
9. Kue Bagea

Kue bagea adalah biskuit tradisional yang terbuat dari tepung sagu berkualitas tinggi. Teksturnya yang cukup keras saat pertama kali digigit sering kali memberikan kejutan, karena kue ini akan segera lumer dan menghilang begitu menyentuh lidah.
Biasanya, kue bagea Manado juga mengandung campuran kacang kenari cincang dan aroma rempah seperti pala atau kayu manis yang membuatnya semakin harum. Kue ini akan sangat cocok dijadikan teman minum kopi atau teh di sore hari.
10. Dodol Kenari

Bukan hanya Garut, Manado pun juga punya dodol. Manado memiliki varian dodol yang sangat istimewa karena penggunaan kacang kenari sebagai bahan pelengkap utamanya.
Terbuat dari campuran tepung ketan, gula merah, dan santan kelapa kental, dodol ini dimasak dengan cara diaduk terus-menerus selama berjam-jam hingga mencapai tingkat kekenyalan yang sempurna. Keistimewaan dodol kenari terletak pada potongan kacang kenari yang berlimpah di dalam adonan kenyalnya, memberikan perpaduan yang kontras antara kenyalnya dodol dan renyahnya kacang yang memberikan rasa gurih alami.
11. Keripik Pisang Goroho

Pisang goroho merupakan jenis pisang ikonik Sulawesi Utara yang memiliki kandungan gula sangat rendah, sehingga sering kali dijadikan pengganti karbohidrat bagi penderita diabetes di sana. Saat diolah menjadi keripik, pisang ini diiris tipis saat masih mentah dan digoreng hingga sangat garing.
Berbeda dengan keripik pisang pada umumnya yang cenderung manis, keripik pisang goroho memiliki rasa yang cenderung gurih dan asin, sering kali ditambahkan aroma bawang putih untuk meningkatkan cita rasanya.
12. Ikan Roa Kering

Bagi kamu yang ingin mencoba memasak masakan khas Manado sendiri di rumah, membawa pulang ikan roa kering adalah pilihan yang sangat cerdas.
Ikan ini memiliki bentuk yang sangat unik dengan moncong yang panjang meruncing dan tubuh yang ramping. Ikan roa yang dijual sebagai oleh-oleh biasanya sudah melalui proses pengeringan maksimal sehingga ringan dan mudah dibawa.
Ikan ini adalah kunci utama untuk menciptakan rasa autentik pada sambal roa atau bubur Manado, di mana aroma asapnya yang tajam tidak akan bisa digantikan oleh jenis ikan lainnya.
Nah, itu tadi 12 oleh-oleh khas Manado yang bisa kamu masukkan ke dalam daftar. Dari banyaknya oleh-oleh, mana yang menarik perhatianmu lebih dulu?
FAQ Tentang Oleh-oleh Manado
| 1. Apa yang terkenal dari Manado? | Manado, ibu kota Sulawesi Utara, terkenal dengan keindahan bawah laut Bunaken, kuliner pedas khas seperti Tinutuan (bubur Manado) dan sambal roa serta ikon religi Monumen Yesus Memberkati. |
| 2. Apa yang membuat makanan Manado unik? | Makanan Manado yang unik berasal dari kombinasi dan penggunaan rempah-rempah yang lezat dan tepat, seperti bawang putih, jahe, lengkuas, daun kemangi, dan serai. |
| 3. Apa minuman khas Manado? | Minuman khas Manado menawarkan perpaduan rasa segar dan hangat, seperti Es Manado (campuran sirsak, buah, dan jeli), Es Kacang Merah/Brenebon, serta Sarabba yang hangat. Pilihan lainnya termasuk Sari Buah Pala, Saguer (fermentasi nira), dan Cap Tikus (minuman alkohol tradisional Minahasa). |




-6miZYM6b7WCfYIzYnDkyJJR3LjdzRAtU.jpg)













