Menikmati segelas susu mungkin sudah jadi bagian dari rutinitas banyak orang, apalagi di pagi hari. Itu karena susu memang punya rasa yang cocok untuk berbagai kalangan dan mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh.
4 Penyebab Sakit Perut setelah Minum Susu, Waspada Alergi!

- Intoleransi laktosa terjadi karena tubuh kekurangan enzim laktase, menyebabkan gas berlebih di usus dan menimbulkan kembung serta kram setelah minum susu.
- Alergi susu muncul saat sistem imun salah mengenali protein susu sebagai ancaman, memicu peradangan yang bisa menyebabkan sakit perut, muntah, diare, hingga reaksi serius.
- Susu dapat meningkatkan produksi asam lambung atau memicu refleks gastrokolik berlebihan pada usus sensitif, membuat sebagian orang merasa perih, begah, atau ingin buang air besar segera.
Tapi, pernah tidak setelah minum susu justru perut terasa tidak nyaman? Ada yang langsung mulas, kembung, atau bahkan buru-buru mencari toilet.
Kondisi ini sebenarnya bukan kebetulan. Di balik keluhan tersebut, ada beberapa penjelasan medis yang berkaitan dengan cara tubuh mencerna kandungan yang ada di dalam susu.
Nah kali ini, Popmama.com akan membahas 4 penyebab sakit perut setelah minum susu selengkapnya. Simak sampai habis ya!
Table of Content
1. Intoleransi laktosa

Intoleransi laktosa menjadi penyebab yang paling sering ditemui ketika gejala ini muncul. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup enzim laktase untuk memecah laktosa, gula alami yang terdapat di dalam susu.
Mengutip dari EMC Healthcare, laktosa yang tidak berhasil dicerna akan terus masuk ke usus besar. Di sana, bakteri usus akan memfermentasi laktosa tersebut dan menghasilkan banyak gas.
Penumpukan gas inilah yang membuat perut terasa penuh, kembung, dan menimbulkan kram yang cukup mengganggu setelah minum susu.
2. Alergi susu

Kalau intoleransi laktosa terjadi karena kurangnya enzim, lain halnya dengan alergi susu.
Berdasarkan penjelasan dari WebMD, alergi susu terjadi ketika sistem kekebalan tubuh salah mengenali protein dalam susu, seperti kasein dan whey, sebagai zat berbahaya.
Akibatnya, tubuh memicu reaksi pertahanan yang memengaruhi berbagai bagian tubuh, seperti pencernaan. Peradangan yang terjadi pada saluran cerna dapat menyebabkan sakit perut, muntah, hingga diare.
Gejalanya juga tidak selalu terbatas pada perut. Sebagian orang bisa mengalami ruam kulit, wajah membengkak, bahkan sesak napas yang membutuhkan penanganan medis secepatnya.
3. Peningkatan asam lambung

Pernah mendengar kalau susu bisa membantu meredakan perut yang terasa perih?
Dikutip dari BBC Future, efek nyaman tersebut biasanya hanya berlangsung sementara. Setelah itu, kandungan tertentu dalam susu justru dapat memicu lambung menghasilkan lebih banyak asam.
Kandungan susu seperti kalsium dan protein diketahui dapat merangsang produksi asam lambung. Kondisi ini bisa membuat keluhan bertambah parah pada orang yang memang sudah memiliki masalah lambung, seperti gastritis atau tukak lambung.
Selain itu, susu dengan kandungan lemak tinggi juga membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga sebagian orang dapat merasakan perut perih, begah, atau mual setelah mengonsumsinya.
4. Saluran pencernaan yang sensitif

Pada beberapa orang, sakit perut setelah minum susu bukan hanya disebabkan oleh laktosa atau alergi.
Menurut Ubie Health, susu dapat memicu refleks gastrokolik yang terlalu aktif, terutama pada orang yang memiliki usus sensitif atau sindrom iritasi usus besar (Irritable Bowel Syndrome/IBS).
Saat refleks tersebut bekerja terlalu kuat, otot-otot usus bisa berkontraksi secara mendadak dan tidak beraturan sehingga berujung pada rasa mulas atau nyeri yang menusuk di bagian bawah perut.
Tidak sedikit orang yang kemudian langsung merasa ingin buang air besar sesaat setelah minum susu, meskipun makanan atau minuman yang masuk sebenarnya belum selesai dicerna sepenuhnya.
Itulah 4 penyebab sakit perut setelah minum susu. Kalau kamu mengalami gejala sakit perut setelah mengonsumsi susu, coba perhatikan apa yang menjadi faktor pemicunya dan konsultasikan pada tenaga ahli.


















