Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
6 Perbedaan BCA dan BLU by BCA Digital yang Sering Salah Diartikan
Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI
  • BCA beroperasi sebagai bank konvensional dengan layanan digital pelengkap, sedangkan blu by BCA Digital sepenuhnya berbasis aplikasi tanpa kantor cabang, menawarkan pengalaman perbankan serba online.
  • Dalam hal biaya, BCA mengenakan biaya administrasi bulanan sesuai jenis tabungan, sementara blu menawarkan bebas biaya administrasi yang menarik bagi pengguna muda dan digital savvy.
  • Keduanya diawasi OJK dan dijamin LPS, namun BCA unggul pada kelengkapan produk serta jaringan cabang luas, sedangkan blu fokus pada efisiensi transaksi digital dan kemudahan penggunaan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Di tengah berkembangnya layanan perbankan digital, banyak orang mulai membandingkan bank konvensional dengan bank digital.

Salah satu yang paling sering jadi pertanyaan adalah perbedaan antara Bank Central Asia (BCA) dan blu by BCA Digital.

Keduanya memang berada dalam satu grup yang sama, tetapi menawarkan pendekatan berbeda dalam melayani kebutuhan finansial nasabah.

Perbedaan ini bukan hanya soal ada atau tidaknya kantor cabang, tetapi juga menyangkut gaya hidup, kebiasaan transaksi, hingga preferensi dalam mengelola keuangan.

Nah, Popmama.com telah merangkum 6 perbedaan BCA dan BLU by BCA digital yan sering salah diartikan. Yuk simak perbedaannya berikut ini.

1. Entitas dan aplikasi

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

BCA sebagai bank konvensional menyediakan layanan digital melalui aplikasi seperti BCA Mobile dan myBCA.

Aplikasi ini berfungsi sebagai pelengkap dari layanan utama yang juga tersedia secara offline, sehingga nasabah tetap memiliki fleksibilitas dalam memilih cara bertransaksi.

Sistem ini cocok bagi mereka yang ingin kombinasi antara layanan digital dan konvensional. Sementara itu, blu hadir sebagai bank digital yang seluruh aktivitasnya terpusat dalam satu aplikasi.

Nasabah blu terdaftar di PT Bank Digital BCA, sehingga pengalaman yang ditawarkan sejak awal memang dirancang untuk serba online.

Hal ini membuat proses transaksi terasa lebih simpel, cepat, dan minim langkah dibandingkan sistem perbankan tradisional.

2. Kantor cabang

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

BCA memiliki jaringan kantor cabang yang sangat luas dan tersebar di berbagai daerah di Indonesia.

Keberadaan cabang ini menjadi nilai tambah bagi nasabah yang membutuhkan layanan langsung, seperti konsultasi finansial, pengajuan kredit, atau penyelesaian masalah yang lebih kompleks.

Di sisi lain, blu tidak menyediakan kantor cabang fisik sama sekali. Semua layanan dilakukan melalui aplikasi atau kanal digital lainnya, termasuk pembukaan rekening dan layanan pelanggan.

Pendekatan ini membuat blu lebih efisien dan praktis, meski mungkin kurang cocok bagi mereka yang masih mengandalkan interaksi tatap muka.

3. Biaya administrasi

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Dalam hal biaya, BCA menerapkan biaya administrasi bulanan yang bervariasi tergantung jenis tabungan yang digunakan.

Biaya ini umumnya berkisar antara Rp14.000 hingga Rp19.000, dan menjadi bagian dari layanan yang diberikan, termasuk akses ke jaringan luas dan berbagai fitur perbankan.

Sebaliknya, blu menawarkan keunggulan berupa bebas biaya administrasi bulanan. Hal ini menjadi daya tarik utama, terutama bagi pengguna yang ingin menabung tanpa adanya potongan rutin.

Dengan konsep ini, saldo tabungan bisa lebih terjaga dan cocok untuk generasi muda yang mulai belajar mengatur keuangan.

4. Fasilitas transaksi

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

BCA dikenal memiliki layanan yang sangat lengkap, mencakup berbagai kebutuhan finansial mulai dari kartu kredit, kredit pemilikan rumah (KPR), kredit kendaraan, hingga produk investasi seperti reksa dana dan obligasi.

Kelengkapan ini membuat BCA menjadi pilihan yang kuat untuk kebutuhan jangka panjang. Sementara itu, blu lebih fokus pada layanan dasar seperti tabungan, deposito, dan transaksi digital harian.

Meskipun belum menyediakan produk kredit secara langsung, blu tetap memberikan akses ke investasi melalui integrasi dengan BCA Sekuritas.

Ini menjadikannya pilihan praktis bagi pengguna yang ingin mulai berinvestasi dengan cara yang lebih sederhana.

5. Tarik dan setor tunai

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Untuk transaksi tunai, BCA memberikan kemudahan melalui jaringan ATM yang luas di seluruh Indonesia.

Nasabah dapat melakukan tarik maupun setor tunai tanpa biaya tambahan, sehingga sangat mendukung kebutuhan transaksi sehari-hari yang masih melibatkan uang fisik.

Di sisi lain, blu juga memanfaatkan jaringan ATM BCA untuk layanan tarik dan setor tunai. Namun, biaya yang dikenakan bisa berbeda tergantung pada level blu Loyalty yang dimiliki pengguna.

Dalam beberapa kondisi transaksi bisa gratis, tetapi pada level tertentu dikenakan biaya sekitar Rp3.500, sehingga pengguna perlu menyesuaikan dengan kebutuhannya.

6. Keamanan dan penjaminan

Popmama.com/Nita Ayu Amalia/AI

Dari segi keamanan, baik BCA maupun blu berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Hal ini memastikan bahwa seluruh operasional perbankan berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku dan memberikan perlindungan bagi nasabah.

Selain itu, simpanan nasabah di kedua bank juga dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Dengan adanya jaminan ini, nasabah tidak perlu khawatir terkait keamanan dana, baik saat menggunakan layanan bank konvensional maupun digital.

Pada akhirnya, pilihan antara BCA dan blu sangat bergantung pada kebutuhan dan gaya hidup masing-masing. Itulah 6 perbedaan BCA dan BLU by BCA digital yan sering salah diartikan.

Jika kamu membutuhkan layanan lengkap, akses ke kantor cabang, serta berbagai produk kredit, maka BCA adalah pilihan yang lebih tepat.

Namun, jika kamu mengutamakan kemudahan, kepraktisan, dan ingin menghindari biaya administrasi bulanan, blu BCA bisa menjadi solusi yang lebih relevan.

Terutama bagi kamu yang sudah terbiasa dengan layanan digital dan ingin mengelola keuangan secara lebih efisien.

Editorial Team