Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Intinya Sih
  • Gas air mata dan water cannon sama-sama digunakan untuk pengendalian massa, namun berbeda dari segi bahan dasar, mekanisme kerja, serta dampak yang ditimbulkan pada tubuh manusia.
  • Gas air mata berbentuk senyawa kimia iritan dengan efek sensorik kuat, sedangkan water cannon menggunakan tekanan air tinggi yang menimbulkan dorongan fisik tanpa zat kimia berbahaya.
  • Dalam penggunaannya, gas air mata lebih praktis namun kurang akurat karena faktor angin, sementara water cannon memerlukan kendaraan khusus tapi memiliki kontrol arah semprotan yang lebih presisi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Gas air mata dan water cannon kerap digunakan dalam pengendalian massa, tapi keduanya memiliki karakteristik yang berbeda. Alat ini menjadi sorotan karena efek dan cara penggunaannya yang unik, sehingga penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaannya.

Perbedaan mencakup aspek penggunaan, mekanisme kerja, dan dampak yang ditimbulkan, yang membuat masing-masing alat memiliki keunggulan dan batasan tersendiri. Hal ini juga memengaruhi efektivitasnya dalam berbagai situasi kerumunan.

Untuk lebih memahaminya, Popmama.com telah merangkum 7 perbedaan gas air mata dan water cannon yang perlu diketahui.

Table of Content

1. Bahan dasar dan kandungan kimia

1. Bahan dasar dan kandungan kimia

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202052_0001.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Gas air mata bukanlah gas murni, melainkan senyawa kimia padat atau cair yang diubah menjadi aerosol. Bahan yang paling sering digunakan adalah 2-chlorobenzalmalononitrile (CS) atau gas merica (OC). 

Berbeda jauh dengan itu, water cannon atau meriam air utamanya hanya menggunakan air bersih dalam jumlah besar. Air ini disimpan dalam tangki kendaraan taktis khusus yang kapasitasnya bisa mencapai ribuan liter. 

2. Mekanisme kerja

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202053_0002.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Cara kerja gas air mata biasanya melibatkan proyektil atau kaleng (canister). Alat ini ditembakkan dari peluncur khusus atau dilemparkan dengan tangan ke tengah kerumunan. Saat menyentuh tanah atau masih di udara, kaleng tersebut akan memicu reaksi panas yang mengeluarkan asap pekat berisi zat iritan ke segala arah.

Di sisi lain, water cannon bekerja menggunakan sistem pompa mekanis yang sangat kuat. Air disemprotkan melalui moncong atau nozzle yang terpasang di atas kendaraan taktis. Petugas mengendalikan arah semprotan menggunakan joystick dari dalam kabin yang terlindungi dengan aman.

3. Mobilitas dan persiapan penggunaan

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202053_0003.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Perbedaan utama antara gas air mata dan meriam air terlihat dari bentuk dan cara penggunaannya. Gas air mata biasanya dikemas dalam tabung kecil atau granat, sehingga mudah dibawa dan cepat digunakan di berbagai titik kerumunan tanpa memerlukan peralatan tambahan yang besar.

Sementara itu, meriam air membutuhkan kendaraan khusus yang dilengkapi tangki air berkapasitas besar. Karena itu, penggunaannya lebih terbatas pada lokasi tertentu dan memerlukan persiapan yang lebih kompleks.

4. Dampak fisik pada tubuh

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202053_0004.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Dampak gas air mata sangat spesifik menyerang sistem sensorik. Begitu terkena asapnya, mata akan terasa sangat perih hingga sulit dibuka, hidung akan mengeluarkan lendir berlebih, dan tenggorokan terasa tercekik. 

Sementara itu, water cannon memberikan dampak fisik berupa tekanan kinetik yang besar. Semprotan air dengan tekanan tinggi ini bisa menjatuhkan orang dewasa, mendorong massa hingga mundur beberapa meter, atau bahkan menyebabkan memar jika terkena dalam jarak dekat.

5. Akurasi dan target sasaran

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202053_0005.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Akurasi gas air mata sangat rendah karena sangat dipengaruhi oleh faktor alam, terutama arah dan kecepatan angin. Seringkali asap gas air mata justru masuk ke area pemukiman warga, sekolah, atau rumah sakit yang sebenarnya tidak terlibat dalam aksi massa, sehingga menimbulkan korban salah sasaran.

Sebaliknya, water cannon memiliki akurasi yang jauh lebih tinggi dan terukur. Karena air memiliki massa yang berat, arah semprotannya cenderung stabil dan tidak mudah terbawa angin. Petugas bisa memilih untuk menyemprotkan air ke arah kaki untuk membubarkan massa. 

6. Durasi dan cara membersihkan

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202053_0006.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Setelah terpapar gas air mata, efeknya tidak akan langsung hilang meski kita sudah menjauh. Partikel kimianya bisa menempel di baju, rambut, hingga permukaan kulit selama berjam-jam. Untuk membersihkannya, diperlukan air mengalir dalam jumlah banyak dan sabun, serta pakaian harus segera dicuci secara terpisah agar tidak mengontaminasi orang lain.

Untuk paparan water cannon, masalah utamanya adalah kondisi tubuh yang basah kuyup. Jika tidak segera mengganti pakaian, seseorang berisiko mengalami hipotermia atau kedinginan yang ekstrem. Namun, karena dasarnya adalah air, proses pembersihan pada tubuh jauh lebih sederhana dan tidak memerlukan prosedur medis yang rumit.

7. Legalitas dan aturan pemakaian

7 Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon yang Perlu Kamu Tahu_20260325_202053_0007.jpg
Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI

Menurut hukum internasional, penggunaan gas air mata dalam konflik bersenjata dilarang oleh Konvensi Senjata Kimia 1993. Meski begitu, pemakaian gas air mata dalam situasi sipil masih diperbolehkan, asalkan mengikuti regulasi yang ketat.

Begitu pula dengan water cannon, penggunaannya harus dikendalikan dengan tekanan yang aman agar tidak menimbulkan luka serius, dan hanya digunakan terhadap kerumunan yang berpotensi mengancam keamanan atau ketertiban.

Nah, itulah 7 perbedaan utama antara gas air mata dan water cannon yang perlu diketahui.

FAQ Seputar Perbedaan Gas Air Mata dan Water Cannon

Bisakah water cannon menyebabkan cedera serius?

Jika digunakan dengan tekanan terlalu tinggi atau jarak terlalu dekat, water cannon bisa menimbulkan memar, patah tulang ringan, atau cedera karena terpental saat tersiram.

Dalam kondisi apa biasanya alat ini digunakan?

Kedua alat digunakan untuk pengendalian kerumunan: gas air mata untuk membubarkan massa cepat, water cannon untuk mendorong kerumunan sambil menjaga jarak aman petugas.

Seberapa cepat efek gas air mata hilang?

Efeknya bisa berlangsung beberapa jam. Meskipun sudah menjauh dari area terpapar, iritasi mata dan kulit bisa bertahan sampai dibersihkan dengan air dan sabun.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Denisa Permataningtias
EditorDenisa Permataningtias
Follow Us

Latest in Life

See More