Popmama.com/Shalsabhilla Putri/AI
Meski sama-sama berkaitan dengan kesehatan jantung, kolesterol tinggi dan darah tinggi memiliki penyebab yang tidak sepenuhnya sama.
Kolesterol umumnya dipicu oleh pola makan yang mengandung lemak jenuh berlebihan, seperti gorengan dan makanan olahan yang sering dikonsumsi sehari-hari. Kebiasaan ini dapat menyebabkan penumpukan lemak di dalam pembuluh darah.
Selain faktor makanan, kurangnya aktivitas fisik, faktor keturunan atau genetik, serta kondisi obesitas atau berat badan berlebih juga berperan dalam meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.
Sementara itu, darah tinggi atau hipertensi sering berkaitan dengan kebiasaan mengonsumsi garam secara berlebihan dalam menu sehari-hari. Asupan garam yang tinggi dapat membuat tekanan darah meningkat karena tubuh menahan lebih banyak cairan.
Selain pola makan, gaya hidup yang tidak sehat, tingkat stres yang tinggi, kurang bergerak, serta faktor usia dan genetik juga berperan dalam meningkatkan risiko hipertensi.